alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Arema FC Waspadai Energi Pemain Pelapis dari Persija

BALI – Meski tampil tanpa sejumlah pilar, Persija Jakarta tetap berpotensi menyulitkan Arema FC di laga nanti malam. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu terbilang punya kekuatan merata. Barisan pemain pengganti juga punya kemampuan yang tidak berbeda jauh dengan penggawa inti. Contohnya lini serang Persija Jakarta.

Meski Makan Konate harus absen, namun hadirnya pemain-pemain seperti Riko Simanjuntak, Osvaldo Hay, dan Marko Simic tetap akan membuat daya gedor tim Macan Kemayoran bertaji. Lalu absennya Maman Abdulrahman juga tak membawa masalah besar. Sebab Persija masih punya pelapis tangguh di posisi center back. Seperti Ikhwan Ciptady dan Toni Sucipto.

Berangkat dari hal tersebut, Dendi Santoso dan kawan-kawan mengaku bakal memberikan 100 persen kemampuan saat berhadapan dengan Persija. Bagi mereka, kemenangan akan datang saat bermain secara maksimal. ”Bagi saya Persija Jakarta adalah tim besar dan bagus. Semua pemain mereka wajib untuk diwaspadai,” jelas penyerang Arema FC Kushedya Hari Yudo.

Menurut pemain asli Malang tersebut, selain harus waspada, rekan-rekannya juga wajib menjaga konsentrasi. Sebab, selama ini pemain Persija selalu mampu membuat gol kapan pun. Baik itu saat interval kedua atau pertama. Dari catatan koran ini, sepanjang putaran kedua BRI Liga 1, Persija sudah membuat empat gol di babak kedua. Sementara di babak pertama, mereka sudah melesatkan dua gol.

Hebatnya gol-gol tersebut tidak hanya bersumber pada penyerang saja. Pemain yang berposisi sebagai gelandang dan pemain belakang juga sudah menyumbang gol. Contohnya tersaji di laga melawan Persita Tangerang, 26 Januari lalu. Pemain muda yang berposisi full back kanan, yakni Ilham Rohi Fahami membuat gol di babak pertama.

Lebih lanjut, untuk pertandingan nanti malam, Yudo mengaku kalau timnya sudah menyiapkan banyak hal. Salah satunya adalah mengasah kemampuan membobol gawang lawan. Ya, dalam beberapa laga, daya gedor para striker memang belum maksimal. Dari tiga pertandingan terakhir, para penyerang baru mengoleksi satu gol saja.

Satu-satunya gol itu diciptakan Carlos Fortes pada pertandingan Arema FC melawan Persipura. Pemain asal Portugal itu mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan bebas. ”Terkait itu (belum banyak mencetak gol, red) kami terus mencoba mengasahnya,” kata Yudo. Latihan shooting dan heading sudah digeber para penyerang Singo Edan. Begitu juga dengan mengasah skill satu lawan satu.

Dalam perjalanannya, dari lima penyerang yang dimiliki Arema FC, sudah ada empat nama yang telah pecah telur. Mereka adalah Yudo dengan 3 gol, Muhammad Rafli 4 gol, Carlos Fortes 11 gol, dan Dedik Setiawan satu gol.

Terpisah, para pemain Persija juga mengaku siap untuk memberikan kekalahan pertama bagi Arema FC di putaran kedua. Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, mereka bertekad untuk membawa pulang poin maksimal di laga nanti malam. ”Kami optimistis tim lebih baik lagi dibandingkan laga sebelumnya. Dan mendapatkan hasil lebih bagus,” jelas gelandang Persija Jakarta Braif Fatari.

Lebih lanjut, untuk mewujudkan misi tersebut, dia menyebut bila timnya sudah menyiapkan antisipasi untuk meredam kelebihan-kelebihan pemain Singo Edan. Baik ketika bertahan atau menyerang. ”Kami sudah tahu bagaimana cara menghadapi mereka,” tuturnya. (gp/by)

 

BALI – Meski tampil tanpa sejumlah pilar, Persija Jakarta tetap berpotensi menyulitkan Arema FC di laga nanti malam. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu terbilang punya kekuatan merata. Barisan pemain pengganti juga punya kemampuan yang tidak berbeda jauh dengan penggawa inti. Contohnya lini serang Persija Jakarta.

Meski Makan Konate harus absen, namun hadirnya pemain-pemain seperti Riko Simanjuntak, Osvaldo Hay, dan Marko Simic tetap akan membuat daya gedor tim Macan Kemayoran bertaji. Lalu absennya Maman Abdulrahman juga tak membawa masalah besar. Sebab Persija masih punya pelapis tangguh di posisi center back. Seperti Ikhwan Ciptady dan Toni Sucipto.

Berangkat dari hal tersebut, Dendi Santoso dan kawan-kawan mengaku bakal memberikan 100 persen kemampuan saat berhadapan dengan Persija. Bagi mereka, kemenangan akan datang saat bermain secara maksimal. ”Bagi saya Persija Jakarta adalah tim besar dan bagus. Semua pemain mereka wajib untuk diwaspadai,” jelas penyerang Arema FC Kushedya Hari Yudo.

Menurut pemain asli Malang tersebut, selain harus waspada, rekan-rekannya juga wajib menjaga konsentrasi. Sebab, selama ini pemain Persija selalu mampu membuat gol kapan pun. Baik itu saat interval kedua atau pertama. Dari catatan koran ini, sepanjang putaran kedua BRI Liga 1, Persija sudah membuat empat gol di babak kedua. Sementara di babak pertama, mereka sudah melesatkan dua gol.

Hebatnya gol-gol tersebut tidak hanya bersumber pada penyerang saja. Pemain yang berposisi sebagai gelandang dan pemain belakang juga sudah menyumbang gol. Contohnya tersaji di laga melawan Persita Tangerang, 26 Januari lalu. Pemain muda yang berposisi full back kanan, yakni Ilham Rohi Fahami membuat gol di babak pertama.

Lebih lanjut, untuk pertandingan nanti malam, Yudo mengaku kalau timnya sudah menyiapkan banyak hal. Salah satunya adalah mengasah kemampuan membobol gawang lawan. Ya, dalam beberapa laga, daya gedor para striker memang belum maksimal. Dari tiga pertandingan terakhir, para penyerang baru mengoleksi satu gol saja.

Satu-satunya gol itu diciptakan Carlos Fortes pada pertandingan Arema FC melawan Persipura. Pemain asal Portugal itu mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan bebas. ”Terkait itu (belum banyak mencetak gol, red) kami terus mencoba mengasahnya,” kata Yudo. Latihan shooting dan heading sudah digeber para penyerang Singo Edan. Begitu juga dengan mengasah skill satu lawan satu.

Dalam perjalanannya, dari lima penyerang yang dimiliki Arema FC, sudah ada empat nama yang telah pecah telur. Mereka adalah Yudo dengan 3 gol, Muhammad Rafli 4 gol, Carlos Fortes 11 gol, dan Dedik Setiawan satu gol.

Terpisah, para pemain Persija juga mengaku siap untuk memberikan kekalahan pertama bagi Arema FC di putaran kedua. Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, mereka bertekad untuk membawa pulang poin maksimal di laga nanti malam. ”Kami optimistis tim lebih baik lagi dibandingkan laga sebelumnya. Dan mendapatkan hasil lebih bagus,” jelas gelandang Persija Jakarta Braif Fatari.

Lebih lanjut, untuk mewujudkan misi tersebut, dia menyebut bila timnya sudah menyiapkan antisipasi untuk meredam kelebihan-kelebihan pemain Singo Edan. Baik ketika bertahan atau menyerang. ”Kami sudah tahu bagaimana cara menghadapi mereka,” tuturnya. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/