alexametrics
25.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Hadapi Arema FC, Sejumlah Pilar Persija Dipastikan Absen

BALI – Tak selalu yang dekat itu baik. Klasemen di BRI Liga 1 contohnya. Saat ini, lima tim papan atas tengah bersaing ketat. Jarak poin kelimanya begitu dekat. Arema FC yang untuk sementara jadi pemuncak klasemen hanya unggul satu poin dari Bhayangkara FC. Mereka mengumpulkan 47 poin. Sementara The Guardians-julukan Bhayangkara FC, mengemas 46 poin.

Nah, nanti malam Singo Edan punya kans untuk sedikit menjauh dari tim-tim papan atas lainnya. Syaratnya, harus menang saat meladeni Persija Jakarta. Bila mampu mewujudkan target itu, peluang memperlebar jarak bakal terbuka. Sebab di jadwal pertandingan lainnya, dua tim papan atas akan saling jegal. Mereka adalah Bhayangkara FC dan Persib Bandung, yang akan bersua besok malam (6/2).

Sadar dengan krusialnya laga nanti malam, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida memastikan bila timnya bakal mengerahkan kemampuan yang terbaik. ”Tentunya kami akan berusaha mendapatkan tiga poin untuk menjaga posisi kami di klasemen,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Malang, pelatih asal Portugal itu juga mengaku sudah menganalisis kekuatan tim lawan. ”Kami sudah melihat beberapa pertandingan mereka. Dari sana, kami mencari cara terbaik untuk bisa menang,” tambah eks pelatih Semen Padang itu. Peluang menang Arema FC atas tim asal ibukota itu cukup terbuka lebar. Asalkan, tim Singo Edan bisa menunjukkan kembali spirit meraih tiga poin seperti ketika mereka melawan Persela Lamongan, Selasa lalu (1/2). Saat itu, Carlos Fortes dan kawan-kawan terus berusaha keras meraih hasil maksimal sampai akhir pertandingan.

Alasan berikutnya yang membuat kans menang Arema FC terbuka lebar adalah kondisi dari Persija Jakarta. Tim yang identik dengan kostum berwarna orange itu bakal kehilangan beberapa pemain pilarnya. Di antaranya Samuel Christianson, Makan Konate, Andritany Ardhiyasa, dan kemungkinan besar masih belum bisa diperkuat Maman Abdulrahman. Nama-nama itu diketahui masih menjalani karantina mandiri. Selain itu, Persija juga tidak akan didampingi pelatih kepala mereka, Sudirman, yang positif Covid-19.

Kondisi berbeda tersaji di tim Arema FC. Mereka dipastikan bisa menurunkan pemain terbaiknya. Seperti Renshi Yamaguchi, yang di laga sebelumnya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Pemain asal Jepang itu jelas punya peran krusial untuk tim selama ini. Lewat tackletackle-nya, determinasi Persija bisa sedikit diredam.

Meski digadang-gadang lebih unggul, Eduardo Almeida meminta anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata Persija Jakarta. ”Saya pikir kami tetap harus bermain sebaik mungkin dengan apa pun kondisinya,” kata dia. Eduardo yakin kalau tim lawan pasti sudah menyiapkan solusi saat beberapa pemain berhalangan tampil.

Terpisah, Asisten Pelatih Persija Jakarta Ferdiansyah memastikan kalau Marko Simic dan kawan-kawan bakal tetap fight melawan Arema FC. Sebab, timnya ingin kembali ke jalur kemenangan lagi. ”Persiapan tim berjalan dengan baik. Pemain juga siap berusaha memberikan yang terbaik untuk Persija Jakarta,” kata dia. Lebih lanjut, eks pelatih Elite Pro Academy (EPA) itu mengaku bila timnya sudah mempunyai strategi khusus untuk melawan Arema FC. Salah satunya yakni mewaspadai serangan tim Singo Edan. ”Mereka (Arema FC) mempunyai pemain kompetitif di lini serang. Jadi kami harus mewaspadainya,” terangnya.

Selain itu, pada laga melawan Arema FC, Ferdiansyah berharap kalau pemainnya bisa memanfaatkan peluang yang didapatkan menjadi gol. Sebab, selama ini dia melihat bila tim Singo Edan punya pertahanan tangguh. ”Mereka cukup baik dalam bertahan. Jadi kami harus efektif dalam maksimalkan kesempatan membuat gol,” jelasnya. (gp/by)

BALI – Tak selalu yang dekat itu baik. Klasemen di BRI Liga 1 contohnya. Saat ini, lima tim papan atas tengah bersaing ketat. Jarak poin kelimanya begitu dekat. Arema FC yang untuk sementara jadi pemuncak klasemen hanya unggul satu poin dari Bhayangkara FC. Mereka mengumpulkan 47 poin. Sementara The Guardians-julukan Bhayangkara FC, mengemas 46 poin.

Nah, nanti malam Singo Edan punya kans untuk sedikit menjauh dari tim-tim papan atas lainnya. Syaratnya, harus menang saat meladeni Persija Jakarta. Bila mampu mewujudkan target itu, peluang memperlebar jarak bakal terbuka. Sebab di jadwal pertandingan lainnya, dua tim papan atas akan saling jegal. Mereka adalah Bhayangkara FC dan Persib Bandung, yang akan bersua besok malam (6/2).

Sadar dengan krusialnya laga nanti malam, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida memastikan bila timnya bakal mengerahkan kemampuan yang terbaik. ”Tentunya kami akan berusaha mendapatkan tiga poin untuk menjaga posisi kami di klasemen,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Kepada Jawa Pos Radar Malang, pelatih asal Portugal itu juga mengaku sudah menganalisis kekuatan tim lawan. ”Kami sudah melihat beberapa pertandingan mereka. Dari sana, kami mencari cara terbaik untuk bisa menang,” tambah eks pelatih Semen Padang itu. Peluang menang Arema FC atas tim asal ibukota itu cukup terbuka lebar. Asalkan, tim Singo Edan bisa menunjukkan kembali spirit meraih tiga poin seperti ketika mereka melawan Persela Lamongan, Selasa lalu (1/2). Saat itu, Carlos Fortes dan kawan-kawan terus berusaha keras meraih hasil maksimal sampai akhir pertandingan.

Alasan berikutnya yang membuat kans menang Arema FC terbuka lebar adalah kondisi dari Persija Jakarta. Tim yang identik dengan kostum berwarna orange itu bakal kehilangan beberapa pemain pilarnya. Di antaranya Samuel Christianson, Makan Konate, Andritany Ardhiyasa, dan kemungkinan besar masih belum bisa diperkuat Maman Abdulrahman. Nama-nama itu diketahui masih menjalani karantina mandiri. Selain itu, Persija juga tidak akan didampingi pelatih kepala mereka, Sudirman, yang positif Covid-19.

Kondisi berbeda tersaji di tim Arema FC. Mereka dipastikan bisa menurunkan pemain terbaiknya. Seperti Renshi Yamaguchi, yang di laga sebelumnya harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Pemain asal Jepang itu jelas punya peran krusial untuk tim selama ini. Lewat tackletackle-nya, determinasi Persija bisa sedikit diredam.

Meski digadang-gadang lebih unggul, Eduardo Almeida meminta anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata Persija Jakarta. ”Saya pikir kami tetap harus bermain sebaik mungkin dengan apa pun kondisinya,” kata dia. Eduardo yakin kalau tim lawan pasti sudah menyiapkan solusi saat beberapa pemain berhalangan tampil.

Terpisah, Asisten Pelatih Persija Jakarta Ferdiansyah memastikan kalau Marko Simic dan kawan-kawan bakal tetap fight melawan Arema FC. Sebab, timnya ingin kembali ke jalur kemenangan lagi. ”Persiapan tim berjalan dengan baik. Pemain juga siap berusaha memberikan yang terbaik untuk Persija Jakarta,” kata dia. Lebih lanjut, eks pelatih Elite Pro Academy (EPA) itu mengaku bila timnya sudah mempunyai strategi khusus untuk melawan Arema FC. Salah satunya yakni mewaspadai serangan tim Singo Edan. ”Mereka (Arema FC) mempunyai pemain kompetitif di lini serang. Jadi kami harus mewaspadainya,” terangnya.

Selain itu, pada laga melawan Arema FC, Ferdiansyah berharap kalau pemainnya bisa memanfaatkan peluang yang didapatkan menjadi gol. Sebab, selama ini dia melihat bila tim Singo Edan punya pertahanan tangguh. ”Mereka cukup baik dalam bertahan. Jadi kami harus efektif dalam maksimalkan kesempatan membuat gol,” jelasnya. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/