alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Tiga Poin atau Turun Peringkat

MALANG KOTA – Kemenangan di laga malam nanti (20.30 WIB) tidak hanya memperpanjang dominasi Arema FC atas PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan. Tambahan tiga poin akan membuat posisi Singo Edan di klasemen semakin bagus. Ini karena selisih poin mereka dengan tim-tim yang berada papan atas tidak jauh.

Sampai kemarin (4/8), Arema FC berada di posisi ke-10. Mereka berselisih tiga poin dari Madura United, Persikabo 1973, sampai PSM Makassar yang berada di puncak klasemen. Alhasil, jika mampu menang, Singo Edan bakal menjaga peluang untuk naik posisi di klasemen BRI Liga 1 2022/2023.

Sebab jadwal tim-tim lain di pekan ketiga cukup berat. Misalnya Madura United, yang akan menjalani derby melawan Persik Kediri. Lalu, Persikabo 1973 bakal ditantang Persis Solo dan PSM Makassar akan berhadapan dengan Persija Jakarta. Lawan mereka terbilang punya motivasi besar untuk menang.

Namun bila hasil laga malam nanti kurang berpihak pada Jhon Alfarizi dan kawan-kawan, maka Arema FC harus bersiap untuk peringkat. Itu karena jarak poin mereka dengan tim-tim papan bawah cukup tipis. Contohnya dengan Persib Bandung, yang kini ada di zona merah, dan hanya berjarak dua poin.

Sadar mengenai pentingnya pertandingan malam nanti, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengatakan kalau timnya mengincar hasil maksimal. Bagi dia, pertandingan kandang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. ”Besok (hari ini) target kami adalah mendapatkan tiga poin dan mencoba bermain bagus,” kata pelatih asal Portugal tersebut.

Demi mewujudkan misi tersebut, eks pelatih Semen Padang itu mengatakan kalau timnya sudah mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Evan Dimas dan kawan-kawan sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi kelebihan PSS Sleman, yang disebut Eduardo sebagai kesebelasan berkualitas dan komplet. ”Kami selalu mempunyai rencana dan ide untuk mewujudkan target kami,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Salah satu hal yang akan dilakukan yakni bermain disiplin dan memanfaatkan peluang semaksimal mungkin. Menurutnya, kedua aspek penting karena bisa membawa tim mendapatkan hasil maksimal. Contoh terdekat yakni laga kontra PSIS Semarang, 30 Juli lalu. Meski sempat ketinggalan satu gol, mereka mampu menyudahi laga dengan kemenangan. Itu didapat setelah pemain bisa memanfaatkan peluang kecil di pengujung laga. ”Kami akan tetap memainkan sepak bola dengan cara kami dan memenangkan laga,” kata pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Arema FC sendiri dalam dalam beberapa laga terbilang tampil reaktif. Mereka akan memainkan strategi yang kontra dengan kekuatan lawan. Ibaratnya, strategi mereka menyesuaikan dengan kelemahan tim lawan.

Secara umum, peluang menang atas tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) memang cukup terbuka. Itu karena mereka datang ke Malang tidak dengan kekuatan penuh.

Sejumlah pilar di beberapa sektor berhalangan tampil. Seperti kiper Muhammad Ridwan, Bagus Nirwanto, sampai Kim Jeffrey Kurniawan. Sedangkan Komarudin dan Mychell Chagas yang kini dibawa ke Malang kondisinya masih terus dipantau. Tidak berhenti di situ, PSS juga belum dalam bentuk terbaik mereka. Dua laga tanpa kemenangan menjadi salah satu buktinya. Catatan tepatnya yakni satu kali kalah dan satu kali imbang.

Di tempat lain, Pelatih Kepala PSS Sleman Seto Nurdiantoro tidak menampik kalau timnya butuh waktu untuk mengeluarkan permainan terbaik. Ini karena cukup banyak perubahan yang terjadi di tim yang identik dengan kostum hijau tersebut. ”Kami memang masih butuh waktu untuk membangun chemistry,” kata eks pelatih PSIM Jogjakarta itu.

Meski begitu, Seto mengaku tidak akan menjadikan hal tersebut sebagai kambing hitam. Dia menyebut bila PSS Sleman datang ke Malang untuk mendapatkan poin. ”Harapan kami para pemain melupakan hasil dari dua laga sebelumnya. Dan termotivasi untuk mendapatkan hasil lebih bagus,” kata juru taktik asal Jogjakarta tersebut.

Seto menilai kalau laga melawan Arema FC tidak akan mudah. Pasalnya, tim Singo Edan tengah berada dalam tren positif. ”Karena itu kami harus bermain lepas dan tidak terbebani,” kata dia. Selain bermain lepas, Seto juga berharap pemainnya tidak banyak melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti. Ini karena dia menyebut Arema FC mempunyai kemampuan bagus dalam memanfaatkan set-piece atau bola mati. ”Kami tahu di laga sebelumnya gol mereka lahir dari sana,” kata dia.

Pada pertandingan malam nanti, mereka memang membutuhkan kemenangan. Sebab dengan hanya mengoleksi satu poin, mereka kini masih berada di posisi bawah. Bersama dengan Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persis Solo. Tambahan tiga poin juga bakal penting karena ke depan mereka akan memainkan dua laga kandang. Yakni melawan Barito Putera dan Persib Bandung. (gp/by)

MALANG KOTA – Kemenangan di laga malam nanti (20.30 WIB) tidak hanya memperpanjang dominasi Arema FC atas PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan. Tambahan tiga poin akan membuat posisi Singo Edan di klasemen semakin bagus. Ini karena selisih poin mereka dengan tim-tim yang berada papan atas tidak jauh.

Sampai kemarin (4/8), Arema FC berada di posisi ke-10. Mereka berselisih tiga poin dari Madura United, Persikabo 1973, sampai PSM Makassar yang berada di puncak klasemen. Alhasil, jika mampu menang, Singo Edan bakal menjaga peluang untuk naik posisi di klasemen BRI Liga 1 2022/2023.

Sebab jadwal tim-tim lain di pekan ketiga cukup berat. Misalnya Madura United, yang akan menjalani derby melawan Persik Kediri. Lalu, Persikabo 1973 bakal ditantang Persis Solo dan PSM Makassar akan berhadapan dengan Persija Jakarta. Lawan mereka terbilang punya motivasi besar untuk menang.

Namun bila hasil laga malam nanti kurang berpihak pada Jhon Alfarizi dan kawan-kawan, maka Arema FC harus bersiap untuk peringkat. Itu karena jarak poin mereka dengan tim-tim papan bawah cukup tipis. Contohnya dengan Persib Bandung, yang kini ada di zona merah, dan hanya berjarak dua poin.

Sadar mengenai pentingnya pertandingan malam nanti, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengatakan kalau timnya mengincar hasil maksimal. Bagi dia, pertandingan kandang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. ”Besok (hari ini) target kami adalah mendapatkan tiga poin dan mencoba bermain bagus,” kata pelatih asal Portugal tersebut.

Demi mewujudkan misi tersebut, eks pelatih Semen Padang itu mengatakan kalau timnya sudah mempersiapkan semuanya dengan maksimal. Evan Dimas dan kawan-kawan sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi kelebihan PSS Sleman, yang disebut Eduardo sebagai kesebelasan berkualitas dan komplet. ”Kami selalu mempunyai rencana dan ide untuk mewujudkan target kami,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Salah satu hal yang akan dilakukan yakni bermain disiplin dan memanfaatkan peluang semaksimal mungkin. Menurutnya, kedua aspek penting karena bisa membawa tim mendapatkan hasil maksimal. Contoh terdekat yakni laga kontra PSIS Semarang, 30 Juli lalu. Meski sempat ketinggalan satu gol, mereka mampu menyudahi laga dengan kemenangan. Itu didapat setelah pemain bisa memanfaatkan peluang kecil di pengujung laga. ”Kami akan tetap memainkan sepak bola dengan cara kami dan memenangkan laga,” kata pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Arema FC sendiri dalam dalam beberapa laga terbilang tampil reaktif. Mereka akan memainkan strategi yang kontra dengan kekuatan lawan. Ibaratnya, strategi mereka menyesuaikan dengan kelemahan tim lawan.

Secara umum, peluang menang atas tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) memang cukup terbuka. Itu karena mereka datang ke Malang tidak dengan kekuatan penuh.

Sejumlah pilar di beberapa sektor berhalangan tampil. Seperti kiper Muhammad Ridwan, Bagus Nirwanto, sampai Kim Jeffrey Kurniawan. Sedangkan Komarudin dan Mychell Chagas yang kini dibawa ke Malang kondisinya masih terus dipantau. Tidak berhenti di situ, PSS juga belum dalam bentuk terbaik mereka. Dua laga tanpa kemenangan menjadi salah satu buktinya. Catatan tepatnya yakni satu kali kalah dan satu kali imbang.

Di tempat lain, Pelatih Kepala PSS Sleman Seto Nurdiantoro tidak menampik kalau timnya butuh waktu untuk mengeluarkan permainan terbaik. Ini karena cukup banyak perubahan yang terjadi di tim yang identik dengan kostum hijau tersebut. ”Kami memang masih butuh waktu untuk membangun chemistry,” kata eks pelatih PSIM Jogjakarta itu.

Meski begitu, Seto mengaku tidak akan menjadikan hal tersebut sebagai kambing hitam. Dia menyebut bila PSS Sleman datang ke Malang untuk mendapatkan poin. ”Harapan kami para pemain melupakan hasil dari dua laga sebelumnya. Dan termotivasi untuk mendapatkan hasil lebih bagus,” kata juru taktik asal Jogjakarta tersebut.

Seto menilai kalau laga melawan Arema FC tidak akan mudah. Pasalnya, tim Singo Edan tengah berada dalam tren positif. ”Karena itu kami harus bermain lepas dan tidak terbebani,” kata dia. Selain bermain lepas, Seto juga berharap pemainnya tidak banyak melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti. Ini karena dia menyebut Arema FC mempunyai kemampuan bagus dalam memanfaatkan set-piece atau bola mati. ”Kami tahu di laga sebelumnya gol mereka lahir dari sana,” kata dia.

Pada pertandingan malam nanti, mereka memang membutuhkan kemenangan. Sebab dengan hanya mengoleksi satu poin, mereka kini masih berada di posisi bawah. Bersama dengan Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persis Solo. Tambahan tiga poin juga bakal penting karena ke depan mereka akan memainkan dua laga kandang. Yakni melawan Barito Putera dan Persib Bandung. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/