alexametrics
18.5 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Arema FC Sukses Jaga Rekor di Laga Pembuka 

RADAR MALANG – Hasil imbang 1-1 dari PSM Makassar memperpanjang rekor positif Arema FC di laga pembuka. Dalam dua tahun belakangan, tim Singo Edan tidak pernah kalah ketika menjalani pertandingan pertama di liga sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut.
Musim 2020/2021 lalu, mereka juga memulai laga pembuka dengan kemenangan. Tim Singo Edan mengalahkan Tira-Persikabo dengan  skor 2-0. Ketika itu, gol-gol Arema FC  diciptakan penyerang asli Kabupaten Malang Kushedya Hari Yudo.
Hasil pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, petang tadi (5/9) imbang. Stadion tersebut menjadi venue yang acap kali bertuah untuk Arema. Sejak 2019 lalu atau putaran kedua Liga 1, mereka tidak pernah kalah ketika tampil di sana. Arema juga sempat menjadi juara Piala Presiden di Stadion berkapasitas 30.000 penonton tersebut.
Dalam pertandingan melawan Juku Eja, Arema patut bersyukur mengakhiri laga dengan bermain imbang 1-1. Pasalnya, sejak menit awal pertandingan mereka terpaksa harus bermain dengan 10 orang saja pasca Jayus Hariono ditarik keluar karena mendapatkan kartu merah.
Kondisi tersebut bisa dibilang membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan. Meskipun mereka sempat menciptakan gol terlebih dahulu dan membuat beberapa peluang. “Bermain dengan 10 orang membuat kami kesulitan untuk bermain nyaman,” kata pelatih Eduardo Almeida.
Almeida menyebut, Hanif Sjahbandi dan kawan-kawan jadi kurang enak dalam membangun serangan. Lalu, juga tidak mudah ketika memegang bola. Rencana tim juga terpaksa berubah. “Kami juga jadi menyesuaikan kondisi yang ada,” papar pelatih 43 tahun itu.
Karena itulah, hasil imbang 1-1 dinilai Presiden Klub Arema FC menjadi capaian yang baik. Apalagi juga bermain dengan 10 orang saja. “Super Bangga dengan perjuangan kalian,” tulis Gilang Widya Pramana dalam akun instagramnya.
Pewarta: Galih R P
RADAR MALANG – Hasil imbang 1-1 dari PSM Makassar memperpanjang rekor positif Arema FC di laga pembuka. Dalam dua tahun belakangan, tim Singo Edan tidak pernah kalah ketika menjalani pertandingan pertama di liga sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut.
Musim 2020/2021 lalu, mereka juga memulai laga pembuka dengan kemenangan. Tim Singo Edan mengalahkan Tira-Persikabo dengan  skor 2-0. Ketika itu, gol-gol Arema FC  diciptakan penyerang asli Kabupaten Malang Kushedya Hari Yudo.
Hasil pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, petang tadi (5/9) imbang. Stadion tersebut menjadi venue yang acap kali bertuah untuk Arema. Sejak 2019 lalu atau putaran kedua Liga 1, mereka tidak pernah kalah ketika tampil di sana. Arema juga sempat menjadi juara Piala Presiden di Stadion berkapasitas 30.000 penonton tersebut.
Dalam pertandingan melawan Juku Eja, Arema patut bersyukur mengakhiri laga dengan bermain imbang 1-1. Pasalnya, sejak menit awal pertandingan mereka terpaksa harus bermain dengan 10 orang saja pasca Jayus Hariono ditarik keluar karena mendapatkan kartu merah.
Kondisi tersebut bisa dibilang membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan. Meskipun mereka sempat menciptakan gol terlebih dahulu dan membuat beberapa peluang. “Bermain dengan 10 orang membuat kami kesulitan untuk bermain nyaman,” kata pelatih Eduardo Almeida.
Almeida menyebut, Hanif Sjahbandi dan kawan-kawan jadi kurang enak dalam membangun serangan. Lalu, juga tidak mudah ketika memegang bola. Rencana tim juga terpaksa berubah. “Kami juga jadi menyesuaikan kondisi yang ada,” papar pelatih 43 tahun itu.
Karena itulah, hasil imbang 1-1 dinilai Presiden Klub Arema FC menjadi capaian yang baik. Apalagi juga bermain dengan 10 orang saja. “Super Bangga dengan perjuangan kalian,” tulis Gilang Widya Pramana dalam akun instagramnya.
Pewarta: Galih R P

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/