alexametrics
21.5 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Hadapi Kuda Hitam dan Dua Derby Jatim, Eduardo Target Poin Maksimal

MALANG KOTA – Jadwal pertandingan seri kedua Arema FC yang dirilis tadi malam (4/10). Tim Singo Edan dipastikan bakal bertemu tim-tim tangguh. Pada laga pertama yang digelar 17 Oktober nanti, tim besutan Eduardo Almeida akan bersua Persija Jakarta. Setelah itu, dua tim berlabel kuda hitam, yakni Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang, bakal menjadi lawan mereka.

Setelah melawan Persita, tim Singo Edan akan dihadapkan dengan dua derby Jatim. Pertama melawan Madura United, selanjutnya melawan Persebaya Surabaya. Laga pamungkas di seri kedua melawan tim Bajul Ijo-julukan Persebaya Surabaya, akan sarat makna bagi Arema FC. Sebab, dalam pertemuan di Liga 1 musim 2019, mereka harus mengakui keunggulan Persebaya.

Kala itu, keduanya bermain di tempat netral, yakni Stadion Batakan, Balikpapan. Arema FC akhirnya takluk dari Persebaya dengan skor 4-1. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala Gubernur Jatim 2020. Bermain di partai semifinal, tim Singo Edan juga kalah dengan skor 4-2. Beranjak dari catatan itulah laga keduanya diprediksi bakal berjalan ketat sejak menit-menit awal.

Dari jadwal yang sudah dirilis kubu Arema FC, diketahui bila di seri kedua nanti mereka akan banyak bermain pada jam malam. Rata-rata laga yang mereka jalani berlangsung pukul 20.30 WIB. Hanya satu saja laga yang tidak digelar larut malam, tepatnya ketika mereka menjalani pertandingan pertama di seri 2. Melawan Persija Jakarta, mereka akan tampil pada pukul 18.15.

Sementara untuk venue pertandingan, skuad Arema FC akan bolak-balik antara Jogjakarta dan Solo. Dari informasi yang diterima koran ini, ada tiga stadion yang akan digunakan mereka bertanding. Di antaranya yakni Stadion Manahan Solo, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Maguwoharjo Sleman. Venue-venue itu terbilang tidak asing bagi tim besutan Eduardo Almeida.

Seperti contohnya Manahan Solo. Sebelumnya, pada turnamen Piala Menpora bulan Maret lalu, mereka juga tampil di sana. Sedangkan Stadion Sultan Agung dan Maguwoharjo sempat jadi venue pertandingan tim Singo Edan di Liga 1 musim 2019 lalu. Menanggapi jadwal yang sudah diterima, Media Officer Arema FC Sudarmaji memastikan bila mereka bakal terus berbenah. ”Kami akan melakukan evaluasi terkait strategi, peningkatan fisik, dan terus memberi motivasi (kepada pemain, red) supaya tim bisa terus mendapatkan poin,” jelas dia.

Dia juga meminta doa dari masyarakat Malang Raya dan pendukung Arema FC supaya langkah tim ke depannya lebih lancar. Sementara itu, pelatih Arema FC Eduardo Almeida enggan berkomentar lebih lanjut terkait jadwal di seri kedua. Yang pasti menurutnya, tim akan terus berusaha untuk mendapatkan poin maksimal di setiap pertandingan. ”Kami ingin bermain bagus, dan mencoba memenangkan semua pertandingan,” jelas pria asal Portugal kepada koran ini.

Seperti kebiasaan yang mereka lakukan di seri pertama, sesi evaluasi dan persiapan intensif akan dilakukan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Untuk tahap persiapan, umumnya tim pelatih akan menganalisis kekuatan calon tim lawan dari rekaman pertandingan sebelum-sebelumnya. ”Yang pasti, kami akan terus meningkat dan tidak berhenti untuk bekerja keras,” katanya. (gp/by/rmc)

MALANG KOTA – Jadwal pertandingan seri kedua Arema FC yang dirilis tadi malam (4/10). Tim Singo Edan dipastikan bakal bertemu tim-tim tangguh. Pada laga pertama yang digelar 17 Oktober nanti, tim besutan Eduardo Almeida akan bersua Persija Jakarta. Setelah itu, dua tim berlabel kuda hitam, yakni Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang, bakal menjadi lawan mereka.

Setelah melawan Persita, tim Singo Edan akan dihadapkan dengan dua derby Jatim. Pertama melawan Madura United, selanjutnya melawan Persebaya Surabaya. Laga pamungkas di seri kedua melawan tim Bajul Ijo-julukan Persebaya Surabaya, akan sarat makna bagi Arema FC. Sebab, dalam pertemuan di Liga 1 musim 2019, mereka harus mengakui keunggulan Persebaya.

Kala itu, keduanya bermain di tempat netral, yakni Stadion Batakan, Balikpapan. Arema FC akhirnya takluk dari Persebaya dengan skor 4-1. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala Gubernur Jatim 2020. Bermain di partai semifinal, tim Singo Edan juga kalah dengan skor 4-2. Beranjak dari catatan itulah laga keduanya diprediksi bakal berjalan ketat sejak menit-menit awal.

Dari jadwal yang sudah dirilis kubu Arema FC, diketahui bila di seri kedua nanti mereka akan banyak bermain pada jam malam. Rata-rata laga yang mereka jalani berlangsung pukul 20.30 WIB. Hanya satu saja laga yang tidak digelar larut malam, tepatnya ketika mereka menjalani pertandingan pertama di seri 2. Melawan Persija Jakarta, mereka akan tampil pada pukul 18.15.

Sementara untuk venue pertandingan, skuad Arema FC akan bolak-balik antara Jogjakarta dan Solo. Dari informasi yang diterima koran ini, ada tiga stadion yang akan digunakan mereka bertanding. Di antaranya yakni Stadion Manahan Solo, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Maguwoharjo Sleman. Venue-venue itu terbilang tidak asing bagi tim besutan Eduardo Almeida.

Seperti contohnya Manahan Solo. Sebelumnya, pada turnamen Piala Menpora bulan Maret lalu, mereka juga tampil di sana. Sedangkan Stadion Sultan Agung dan Maguwoharjo sempat jadi venue pertandingan tim Singo Edan di Liga 1 musim 2019 lalu. Menanggapi jadwal yang sudah diterima, Media Officer Arema FC Sudarmaji memastikan bila mereka bakal terus berbenah. ”Kami akan melakukan evaluasi terkait strategi, peningkatan fisik, dan terus memberi motivasi (kepada pemain, red) supaya tim bisa terus mendapatkan poin,” jelas dia.

Dia juga meminta doa dari masyarakat Malang Raya dan pendukung Arema FC supaya langkah tim ke depannya lebih lancar. Sementara itu, pelatih Arema FC Eduardo Almeida enggan berkomentar lebih lanjut terkait jadwal di seri kedua. Yang pasti menurutnya, tim akan terus berusaha untuk mendapatkan poin maksimal di setiap pertandingan. ”Kami ingin bermain bagus, dan mencoba memenangkan semua pertandingan,” jelas pria asal Portugal kepada koran ini.

Seperti kebiasaan yang mereka lakukan di seri pertama, sesi evaluasi dan persiapan intensif akan dilakukan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Untuk tahap persiapan, umumnya tim pelatih akan menganalisis kekuatan calon tim lawan dari rekaman pertandingan sebelum-sebelumnya. ”Yang pasti, kami akan terus meningkat dan tidak berhenti untuk bekerja keras,” katanya. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/