alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Bos Juragan 99 Jadi Presiden Arema FC

MALANG – Kejutan diumumkan Arema FC malam ini (6/6). Gilang Widya Pramana didaulat menjadi Presiden Arema FC. Sebelumnya, posisi ini dipegang Rendra Kresna.

Masuknya Gilang sebagai bos baru itu melengkapi kesuksesan Arema FC pada laga uji coba lawan Rans Cilegon FC di Stadion Kanjuruhan malam ini. Arema FC menang telak 6-2.

Penunjukan Gilang sebagai Presiden Klub Arema FC itu disampaikan Iwan Budianto, salah satu konsorsium pengelola Arema FC. Dia menyebut, pada Minggu siang setelah mendapatkan izin dari pemegang saham Arema FC menunjuk pria asal Probolinggo menjadi Presiden klub yang baru.

“Beliau (Gilang) sudah memaparkan program-programnya kepada saya sebagai wakil konsorsium keseluruhan. Menurut saya program-programnya terkait pengembangan bisnis dan teknis klub sangat baik di sisi pembinaan dan profesionalitas tim untuk kompetisi mendatang,”katanya. Iwan berharap apa yang menjadi target Gilang membawa Arema FC juara bisa terwujud.
Gilang sendiri mematok hasil maksimal pada kompetisi mendatang untuk Arema FC. Dimana, bos Juragan 99 ini ingin mengantarkan tim mencapai prestasi tertinggi. “Ini awal yang baik (menang). Semoga bisa membawa Arema FC juara,”katanya.

Gilang yang juga berjuluk Crazy Rich Malang ini juga mengaku tidak mau menunda untuk segera bekerja. Semua rancangan yang dipaparkan kepada konsorsium tim akan segera untuk dikerjakan. Bahkan malam setelah pertandingan Arema FC melawan Rans Cilegon FC. “Ada banyak program kerja yang akan dikerjakan. Salah satu yang utama adalah menyelesaikan masalah dualisme. Lalu segera mendatangkan pemain asing,” katanya.

Sebagaimana diketahui kedua hal itu terbilang masih mengganjal tim. Malah untuk, pemain asing sampai saat ini Arema FC belum punya. Sedangkan untuk dualisme memang menjadi sebuah hal yang sudah lama.

Gilang mengaku kalau tidak takut untuk mematok target tinggi di kompetisi mendatang. Dimana memasang target untuk juara. “Kita memang harus punya mimpi besar. Dan berusaha keras untuk mewujudkannya,”tuturnya.

Sementara dalam laga tadi malam, Arema FC yang bermain dengan hampir semua pilar lokalnya seperti Jhon Alfarizi, Bagas Adi Nugroho, Dedik Setiawan, Dendi Santoso, sampai Feby Eka. Hasil itu menjadi modal bagus untuk menatap kompetisi mendatang. Dimana waktunya sudah tidak lama lagi.

Pewarta: Galih P

MALANG – Kejutan diumumkan Arema FC malam ini (6/6). Gilang Widya Pramana didaulat menjadi Presiden Arema FC. Sebelumnya, posisi ini dipegang Rendra Kresna.

Masuknya Gilang sebagai bos baru itu melengkapi kesuksesan Arema FC pada laga uji coba lawan Rans Cilegon FC di Stadion Kanjuruhan malam ini. Arema FC menang telak 6-2.

Penunjukan Gilang sebagai Presiden Klub Arema FC itu disampaikan Iwan Budianto, salah satu konsorsium pengelola Arema FC. Dia menyebut, pada Minggu siang setelah mendapatkan izin dari pemegang saham Arema FC menunjuk pria asal Probolinggo menjadi Presiden klub yang baru.

“Beliau (Gilang) sudah memaparkan program-programnya kepada saya sebagai wakil konsorsium keseluruhan. Menurut saya program-programnya terkait pengembangan bisnis dan teknis klub sangat baik di sisi pembinaan dan profesionalitas tim untuk kompetisi mendatang,”katanya. Iwan berharap apa yang menjadi target Gilang membawa Arema FC juara bisa terwujud.
Gilang sendiri mematok hasil maksimal pada kompetisi mendatang untuk Arema FC. Dimana, bos Juragan 99 ini ingin mengantarkan tim mencapai prestasi tertinggi. “Ini awal yang baik (menang). Semoga bisa membawa Arema FC juara,”katanya.

Gilang yang juga berjuluk Crazy Rich Malang ini juga mengaku tidak mau menunda untuk segera bekerja. Semua rancangan yang dipaparkan kepada konsorsium tim akan segera untuk dikerjakan. Bahkan malam setelah pertandingan Arema FC melawan Rans Cilegon FC. “Ada banyak program kerja yang akan dikerjakan. Salah satu yang utama adalah menyelesaikan masalah dualisme. Lalu segera mendatangkan pemain asing,” katanya.

Sebagaimana diketahui kedua hal itu terbilang masih mengganjal tim. Malah untuk, pemain asing sampai saat ini Arema FC belum punya. Sedangkan untuk dualisme memang menjadi sebuah hal yang sudah lama.

Gilang mengaku kalau tidak takut untuk mematok target tinggi di kompetisi mendatang. Dimana memasang target untuk juara. “Kita memang harus punya mimpi besar. Dan berusaha keras untuk mewujudkannya,”tuturnya.

Sementara dalam laga tadi malam, Arema FC yang bermain dengan hampir semua pilar lokalnya seperti Jhon Alfarizi, Bagas Adi Nugroho, Dedik Setiawan, Dendi Santoso, sampai Feby Eka. Hasil itu menjadi modal bagus untuk menatap kompetisi mendatang. Dimana waktunya sudah tidak lama lagi.

Pewarta: Galih P

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru