alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Pertahankan ”Ritual” Menonton Tayangan Ulang

MALANG KOTA – Ada beragam ”ritual” yang dilakukan tim pelatih Arema FC untuk membuat para pemainnya lebih siap di pertandingan. Selain latihan, salah satu hal yang rutin dilakukan yakni menonton tayangan ulang laga calon lawan. Itu umumnya dilakukan saat meeting tim beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung. 

Tujuannya untuk memberikan sebuah informasi lebih banyak kepada Jhon Alfarizi dan kawan-kawan terkait bagaimana karakter lawan mereka. Alhasil, saat di lapangan para pemain mempunyai gambaran soal bagaimana karakteristik, sampai permainan calon lawan. 

Mengenai ritual yang sudah dimulai sejak musim lalu itu, para pemain Arema FC menyambutnya dengan positif. ”Dari situ kami para pemain jadi mengerti apa-apa yang harus diwaspadai dari tim lawan,” kata Muhammad Rafli. Dari sesi tersebut, rekan-rekannya juga lebih paham apa yang perlu dieksplorasi dari tim lawan. 

Senada dengan Rafli, Adam Alis juga menyebut bila sesi melihat video tim lawan sebelum pertandingan membuat pemain lebih siap. ”Pemain juga tidak kesulitan membaca perubahan yang dilakukan tim lawan,” kata dia. Kondisi itulah membuat respons Arema FC cukup bagus saat terjadi perubahan strategi dari tim lawan. 

Contohnya tersaji pada pertandingan melawan PSIS Semarang, beberapa waktu lalu. Pergantian yang dilakukan berbuah manis untuk tim. Karena pemain pengganti Ilham Udin Armaiyn sukses membuat gol. Terpisah, mengenai kegiatan menonton video sebelum pertandingan itu, Asisten Pelatih F.X. Yanuar Wahyu menyebut bila itu menjadi permintaan Eduardo Almeida. Dari situ, selain menganalisis lawan, pelatih kepala juga memaparkan rencananya. ”Selalu ada rencana dan ide yang dipersiapkan,” kata dia. 

Karena itu, dia menyebut bila tayangan video dibuat sangat detail. Editing dilakukan ke dalam beberapa part, yang menunjukkan kelebihan dam kelemahan lawan. (gp/by)

MALANG KOTA – Ada beragam ”ritual” yang dilakukan tim pelatih Arema FC untuk membuat para pemainnya lebih siap di pertandingan. Selain latihan, salah satu hal yang rutin dilakukan yakni menonton tayangan ulang laga calon lawan. Itu umumnya dilakukan saat meeting tim beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung. 

Tujuannya untuk memberikan sebuah informasi lebih banyak kepada Jhon Alfarizi dan kawan-kawan terkait bagaimana karakter lawan mereka. Alhasil, saat di lapangan para pemain mempunyai gambaran soal bagaimana karakteristik, sampai permainan calon lawan. 

Mengenai ritual yang sudah dimulai sejak musim lalu itu, para pemain Arema FC menyambutnya dengan positif. ”Dari situ kami para pemain jadi mengerti apa-apa yang harus diwaspadai dari tim lawan,” kata Muhammad Rafli. Dari sesi tersebut, rekan-rekannya juga lebih paham apa yang perlu dieksplorasi dari tim lawan. 

Senada dengan Rafli, Adam Alis juga menyebut bila sesi melihat video tim lawan sebelum pertandingan membuat pemain lebih siap. ”Pemain juga tidak kesulitan membaca perubahan yang dilakukan tim lawan,” kata dia. Kondisi itulah membuat respons Arema FC cukup bagus saat terjadi perubahan strategi dari tim lawan. 

Contohnya tersaji pada pertandingan melawan PSIS Semarang, beberapa waktu lalu. Pergantian yang dilakukan berbuah manis untuk tim. Karena pemain pengganti Ilham Udin Armaiyn sukses membuat gol. Terpisah, mengenai kegiatan menonton video sebelum pertandingan itu, Asisten Pelatih F.X. Yanuar Wahyu menyebut bila itu menjadi permintaan Eduardo Almeida. Dari situ, selain menganalisis lawan, pelatih kepala juga memaparkan rencananya. ”Selalu ada rencana dan ide yang dipersiapkan,” kata dia. 

Karena itu, dia menyebut bila tayangan video dibuat sangat detail. Editing dilakukan ke dalam beberapa part, yang menunjukkan kelebihan dam kelemahan lawan. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/