alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Misi Clean Sheet Berlanjut

Adilson Maringa mengusung misi khusus di laga Arema FC melawan PSIS Semarang nanti sore. Di mana kiper asal Brasil tersebut ingin terus melanjutkan rekor nirbobol yang telah dibuatnya selama gelaran Piala Presiden. Saat ini dia sudah menciptakan tiga kali clean sheet (tak kemasukan gol). Di mana jumlah menjadi salah satu tertinggi.

Apabila mampu terus membuat torehan tersebut, Adilson berpeluang menjadi kiper paling jarang kebobolan di ajang ini. Sebab, saat ini dirinya hanya butuh satu lagi nirbobol untuk menjadi terbanyak menorehkan catatan tersebut. Saingan Maringa saat ini terkait aspek tersebut ada dua penjaga gawang.

Pertama adalah kiper Borneo FC Angga Saputra. Eks kiper Persikabo 1973 itu kini menorehkan tiga kali nirbobol. Kedua adalah kiper PSS Sleman Muhammad Ridwan dengan jumlah clean sheet yang sama, yakni tiga.

“Tentunya ketika ada kesempatan untuk ke sana (terbanyak clean sheet) akan menyenangkan,”kata pesepakbola 31 tahun tersebut. Apalagi ini adalah kali pertama dia mengikuti turnamen ini. Alhasil, akan sangat menyenangkan bisa melakukannya. Sebab, dia bisa melanjutkan torehan nirbobol terbanyak di Liga 1 lalu di Piala Presiden kali ini.

Ya, pada BRI Liga 1 lalu kiper asal Brasil itu juga menorehkan rekor clean sheet terbanyak. Di mana Maringa membuat 14 kali  tidak kemasukan dalam satu pertandingan. Capaian tersebut didapatkannya dalam 30 pertandingan yang dia jalani.

Adilson sendiri  percaya dengan terus mampu menorehkan clean sheet juga akan membantu tim. “Dengan tidak kemasukan tentu kami punya peluang besar untuk menang di pertandingan,”jelasnya.

Berangkat dari hal itu, pesepakbola 31 tahun tersebut ingin menciptakan torehan tersebut sebanyak-banyak musim ini.

Salah satu contoh terbarunya adalah saat laga Arema FC melawan Barito Putera beberapa waktu yang lalu. Di mana berkat performa positif dia menjaga gawang tidak kemasukan, tim mampu lolos ke babak semifinal. Kondisi tersebut terbilang positif karena saat melawan PSIS Semarang nanti sore tim butuh pertahanan yang benar-benar solid.

Terpisah, terkait upaya Maringa tersebut asisten pelatih Arema FC Kuncoro menilai kalau eks kiper Vilafranquense  SAD itu wajib bekerjasama pemain lain. “Dia harus mempunyai komunikasi bagus para pemain belakang. Karena untuk tidak kebobolan diperlukan kekompakan pemain belakang,”jelasnya. Di mana saling menutup celah bisa dimanfaatkan lawan jadi gol. (gp/abm)

Adilson Maringa mengusung misi khusus di laga Arema FC melawan PSIS Semarang nanti sore. Di mana kiper asal Brasil tersebut ingin terus melanjutkan rekor nirbobol yang telah dibuatnya selama gelaran Piala Presiden. Saat ini dia sudah menciptakan tiga kali clean sheet (tak kemasukan gol). Di mana jumlah menjadi salah satu tertinggi.

Apabila mampu terus membuat torehan tersebut, Adilson berpeluang menjadi kiper paling jarang kebobolan di ajang ini. Sebab, saat ini dirinya hanya butuh satu lagi nirbobol untuk menjadi terbanyak menorehkan catatan tersebut. Saingan Maringa saat ini terkait aspek tersebut ada dua penjaga gawang.

Pertama adalah kiper Borneo FC Angga Saputra. Eks kiper Persikabo 1973 itu kini menorehkan tiga kali nirbobol. Kedua adalah kiper PSS Sleman Muhammad Ridwan dengan jumlah clean sheet yang sama, yakni tiga.

“Tentunya ketika ada kesempatan untuk ke sana (terbanyak clean sheet) akan menyenangkan,”kata pesepakbola 31 tahun tersebut. Apalagi ini adalah kali pertama dia mengikuti turnamen ini. Alhasil, akan sangat menyenangkan bisa melakukannya. Sebab, dia bisa melanjutkan torehan nirbobol terbanyak di Liga 1 lalu di Piala Presiden kali ini.

Ya, pada BRI Liga 1 lalu kiper asal Brasil itu juga menorehkan rekor clean sheet terbanyak. Di mana Maringa membuat 14 kali  tidak kemasukan dalam satu pertandingan. Capaian tersebut didapatkannya dalam 30 pertandingan yang dia jalani.

Adilson sendiri  percaya dengan terus mampu menorehkan clean sheet juga akan membantu tim. “Dengan tidak kemasukan tentu kami punya peluang besar untuk menang di pertandingan,”jelasnya.

Berangkat dari hal itu, pesepakbola 31 tahun tersebut ingin menciptakan torehan tersebut sebanyak-banyak musim ini.

Salah satu contoh terbarunya adalah saat laga Arema FC melawan Barito Putera beberapa waktu yang lalu. Di mana berkat performa positif dia menjaga gawang tidak kemasukan, tim mampu lolos ke babak semifinal. Kondisi tersebut terbilang positif karena saat melawan PSIS Semarang nanti sore tim butuh pertahanan yang benar-benar solid.

Terpisah, terkait upaya Maringa tersebut asisten pelatih Arema FC Kuncoro menilai kalau eks kiper Vilafranquense  SAD itu wajib bekerjasama pemain lain. “Dia harus mempunyai komunikasi bagus para pemain belakang. Karena untuk tidak kebobolan diperlukan kekompakan pemain belakang,”jelasnya. Di mana saling menutup celah bisa dimanfaatkan lawan jadi gol. (gp/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/