alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Rahasia PSIS di Tangan Arema FC

SEMARANG-  Para penggawa Arema FC sedang percaya diri tinggi. Menjelang menghadapi tuan rumah PSIS Semarang pada leg pertama babak semifinal sore nanti (7/7), tak membuat Dendi Santoso dan kawan-kawan ciut nyali. Mereka begitu yakin poin akan dibawa pulang ke Malang.

Sikap percaya diri para pemain Arema FC tersebut menurut Muhammad Rafli tidaklah muncul dengan sendirinya. Penggawa Singo Edan bisa pede, disebutnya karena sudah kantongi kekuatan lawan. Ibaratnya, rahasia luar-dalam PSIS sudah di tangan Arema FC. Alhasil, sudah mengerti harus melakukan apa di lapangan untuk bisa mengalahkan PSIS Semarang nantinya. “Pelatih sudah memberikan semuanya. Termasuk apa yang harus kami ekploitasi dari tim lawan,”jelas pemain asal Jakarta itu.

Bagi Rafli, modal tersebut sangat penting. Karena selain meningkatkan kepercayaan diri juga membuat para pemain tidak buta kekuatan lawan. Alhasil, diyakininya tim bisa bermain lebih maksimal lagi. Diibaratkannya layaknya berperang para pemain sudah memegang senjata masing-masing. “Nantinya tinggal bagaimana kita mengaplikasikannya di lapangan,”kata pemain jebolan Akademi Sepak Bola Asifa itu.

Karena itulah dinilainya para pemain juga tidak takut dengan para penggawa Laskar Mahesa Jenar yang saat ini tengah dalam perfoma bagus. Dinilainya semua telah disiapkan antisipasi oleh tim Singo Edan. “Kami ready 100 persen. Hal terkait taktik dan teknis sudah kami pegang,”jelas pemain yang mengidolakan bintang Argentina Lionel Messi tersebut.

Berkaca kondisi tersebut bisa dibilang menjadi kabar yang bagus untuk para Aremania. Sebab, memang dalam beberapa laga lini depan tim pujaan Snex dan Panser Biru terbilang on fire. Alhasil, membuat kran gol mereka tidak pernah berhenti. Tercatat sudah membuat 16 gol.

Di mana striker PSIS Carlos Fortes menjadi pemain paling banyak membobol gawang lawan dengan 5 gol. Lalu Wawan Febrianto menjadi pemain yang punya assist terbanyak dengan 4 kali. Sedangkan Taise Marukawa salah satu pemain dengan dribble sukses terbanyak. Karena itu patut untuk disiapkan bagaimana cara untuk meredam hal tersebut.

Selain itu mereka juga punya pemain supersub yang perlu diwaspadai. Seperti salah di antaranya adalah Oktafianus Fernando dan Jonathan Cantillana. Di mana mereka menjadi solusi gol untuk tim. Total dari kaki keduanya sudah tercipta 3 gol.

Lebih lanjut, Rafli mengaku kalau pemain juga dalam kondisi kebugaran yang bagus. Padahal hanya punya recovery yang minim. “Kondisi para pemain juga sangat baik,”jelasnya.

Senada dengan Rafli, pemain Arema FC asal Portugal Sergio Silva mengatakan kalau usai babak 8 besar lalu dia menilai tim lebih baik lagi. “Saya pikir kami bersama lebih kuat setelah laga sebelumnya,”katanya. Karenanya tim harus terus bersama-sama untuk mendapatkan hasil yang maksimal nantinya.

Menurutnya tidak ada yang impossible di lapangan sepak bola. Karenanya sebelum laga berakhir tim harus terus memperjuangkan targetnya. “Kami akan terus berusaha dan menunjukkan kualitas terbaik,”jelas pemain menggunakan nomor punggung empat tersebut.

Meski mempunyai semangat dan persiapan bagus, menang sendiri diprediksi bukan hal gampang. Itu karena para pemain PSIS Semarang dalam kondisi siap tempur dalam laga tersebut. “Tentunya kami ingin happy ending di laga besok (hari ini),”ujar Fredi Saputra, pemain PSIS. Apalagi akan tampil di hadapan pendukung sendiri.

Saat ini dinilai kondisi tim sangat positif. Di mana para pemain sangat enjoy pasca rentetan hasil positif PSIS Semarang.  “Dalam official kemarin semua senang dan suasana tim bagus,”katanya. Karenanya semua pemain ready memburu hasil maksimal.

Pemain berposisi sebagai bek kanan itu menilai kalau pemain tidak buta akan kekuatan Arema FC. Sebab, sebelumnya juga beberapa kali bertemu tim Singo Edan. (gp/abm)

SEMARANG-  Para penggawa Arema FC sedang percaya diri tinggi. Menjelang menghadapi tuan rumah PSIS Semarang pada leg pertama babak semifinal sore nanti (7/7), tak membuat Dendi Santoso dan kawan-kawan ciut nyali. Mereka begitu yakin poin akan dibawa pulang ke Malang.

Sikap percaya diri para pemain Arema FC tersebut menurut Muhammad Rafli tidaklah muncul dengan sendirinya. Penggawa Singo Edan bisa pede, disebutnya karena sudah kantongi kekuatan lawan. Ibaratnya, rahasia luar-dalam PSIS sudah di tangan Arema FC. Alhasil, sudah mengerti harus melakukan apa di lapangan untuk bisa mengalahkan PSIS Semarang nantinya. “Pelatih sudah memberikan semuanya. Termasuk apa yang harus kami ekploitasi dari tim lawan,”jelas pemain asal Jakarta itu.

Bagi Rafli, modal tersebut sangat penting. Karena selain meningkatkan kepercayaan diri juga membuat para pemain tidak buta kekuatan lawan. Alhasil, diyakininya tim bisa bermain lebih maksimal lagi. Diibaratkannya layaknya berperang para pemain sudah memegang senjata masing-masing. “Nantinya tinggal bagaimana kita mengaplikasikannya di lapangan,”kata pemain jebolan Akademi Sepak Bola Asifa itu.

Karena itulah dinilainya para pemain juga tidak takut dengan para penggawa Laskar Mahesa Jenar yang saat ini tengah dalam perfoma bagus. Dinilainya semua telah disiapkan antisipasi oleh tim Singo Edan. “Kami ready 100 persen. Hal terkait taktik dan teknis sudah kami pegang,”jelas pemain yang mengidolakan bintang Argentina Lionel Messi tersebut.

Berkaca kondisi tersebut bisa dibilang menjadi kabar yang bagus untuk para Aremania. Sebab, memang dalam beberapa laga lini depan tim pujaan Snex dan Panser Biru terbilang on fire. Alhasil, membuat kran gol mereka tidak pernah berhenti. Tercatat sudah membuat 16 gol.

Di mana striker PSIS Carlos Fortes menjadi pemain paling banyak membobol gawang lawan dengan 5 gol. Lalu Wawan Febrianto menjadi pemain yang punya assist terbanyak dengan 4 kali. Sedangkan Taise Marukawa salah satu pemain dengan dribble sukses terbanyak. Karena itu patut untuk disiapkan bagaimana cara untuk meredam hal tersebut.

Selain itu mereka juga punya pemain supersub yang perlu diwaspadai. Seperti salah di antaranya adalah Oktafianus Fernando dan Jonathan Cantillana. Di mana mereka menjadi solusi gol untuk tim. Total dari kaki keduanya sudah tercipta 3 gol.

Lebih lanjut, Rafli mengaku kalau pemain juga dalam kondisi kebugaran yang bagus. Padahal hanya punya recovery yang minim. “Kondisi para pemain juga sangat baik,”jelasnya.

Senada dengan Rafli, pemain Arema FC asal Portugal Sergio Silva mengatakan kalau usai babak 8 besar lalu dia menilai tim lebih baik lagi. “Saya pikir kami bersama lebih kuat setelah laga sebelumnya,”katanya. Karenanya tim harus terus bersama-sama untuk mendapatkan hasil yang maksimal nantinya.

Menurutnya tidak ada yang impossible di lapangan sepak bola. Karenanya sebelum laga berakhir tim harus terus memperjuangkan targetnya. “Kami akan terus berusaha dan menunjukkan kualitas terbaik,”jelas pemain menggunakan nomor punggung empat tersebut.

Meski mempunyai semangat dan persiapan bagus, menang sendiri diprediksi bukan hal gampang. Itu karena para pemain PSIS Semarang dalam kondisi siap tempur dalam laga tersebut. “Tentunya kami ingin happy ending di laga besok (hari ini),”ujar Fredi Saputra, pemain PSIS. Apalagi akan tampil di hadapan pendukung sendiri.

Saat ini dinilai kondisi tim sangat positif. Di mana para pemain sangat enjoy pasca rentetan hasil positif PSIS Semarang.  “Dalam official kemarin semua senang dan suasana tim bagus,”katanya. Karenanya semua pemain ready memburu hasil maksimal.

Pemain berposisi sebagai bek kanan itu menilai kalau pemain tidak buta akan kekuatan Arema FC. Sebab, sebelumnya juga beberapa kali bertemu tim Singo Edan. (gp/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/