alexametrics
22.9 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Begini Cara Coach Eduardo Almeida Tambah Energi Sebelum Pertandingan

SOLO – Jauh dari keluarga bukan alasan bagi Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida untuk tidak menjaga komunikasi intens dengan keluarganya di kampung halaman. Setiap harinya, Eduardo selalu menghubungi keluarganya yang berada di Portugal. Tidak sekedar komunikasi, jalan tersebut juga dia pilih untuk melepas ketegangan jelang pertandingan timnya.

Menurut pria berusia 43 tahun itu, sebelum melakukan meeting untuk melawan Persebaya, dia menyempatkan diri berkomunikasi dengan anaknya yang akan berangkat sekolah. Selain itu, dia juga berkabar kepada istrinya, yang kini berada di Portugal. ”Pukul 14.00 WIB di Indonesia adalah jam 8 di Portugal, waktu di mana anak-anak pergi sekolah. Sebelum berangkat, biasanya aku menemani mereka,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Umumnya, Eduardo memanfaatkan layanan video call yang ada di WhatsApp (WA) untuk melakukan hal tersebut. Usai anak-anak pergi ke sekolah, biasanya pelatih asal Portugal itu akan kembali menghubungi keluarganya saat malam hari. ”Setelah jam 10 malam di sini (Indonesia) adalah waktu mereka untuk pulang (sekolah),” kata Eduardo.

Disebut dia, rutinitas tersebut tidak hanya dilakukan dia saat di Arema FC saja. Namun juga dilakukannya ketika masih melatih tim Semen Padang, 2019 lalu. Meski aktivitas tersebut cukup sederhana, namun dia menyebut bila itu selalu menjadi momen istimewa. ”Bertemu mereka adalah penambah energi untuk terus bekerja keras di sini,” papar pria asal Portugal itu. (gp/by/rmc)

SOLO – Jauh dari keluarga bukan alasan bagi Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida untuk tidak menjaga komunikasi intens dengan keluarganya di kampung halaman. Setiap harinya, Eduardo selalu menghubungi keluarganya yang berada di Portugal. Tidak sekedar komunikasi, jalan tersebut juga dia pilih untuk melepas ketegangan jelang pertandingan timnya.

Menurut pria berusia 43 tahun itu, sebelum melakukan meeting untuk melawan Persebaya, dia menyempatkan diri berkomunikasi dengan anaknya yang akan berangkat sekolah. Selain itu, dia juga berkabar kepada istrinya, yang kini berada di Portugal. ”Pukul 14.00 WIB di Indonesia adalah jam 8 di Portugal, waktu di mana anak-anak pergi sekolah. Sebelum berangkat, biasanya aku menemani mereka,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Umumnya, Eduardo memanfaatkan layanan video call yang ada di WhatsApp (WA) untuk melakukan hal tersebut. Usai anak-anak pergi ke sekolah, biasanya pelatih asal Portugal itu akan kembali menghubungi keluarganya saat malam hari. ”Setelah jam 10 malam di sini (Indonesia) adalah waktu mereka untuk pulang (sekolah),” kata Eduardo.

Disebut dia, rutinitas tersebut tidak hanya dilakukan dia saat di Arema FC saja. Namun juga dilakukannya ketika masih melatih tim Semen Padang, 2019 lalu. Meski aktivitas tersebut cukup sederhana, namun dia menyebut bila itu selalu menjadi momen istimewa. ”Bertemu mereka adalah penambah energi untuk terus bekerja keras di sini,” papar pria asal Portugal itu. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/