alexametrics
21.3 C
Malang
Tuesday, 27 September 2022

Dua Laga Away Berjarak 1.489,2 Km, Lawan Singo Edan Mentereng di Kandangnya

MALANG KOTA – Tantangan berat sudah menanti Arema FC. Dua tim yang akan menjadi lawan mereka punya catatan mentereng saat tampil di kandangnya. Pertama Bali United, yang akan dihadapi 13 Agustus nanti. Dalam dua laga kandang awal, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu sukses mengumpulkan enam poin. Mereka menang saat berhadapan dengan Persija Jakarta, 23 Juli, dan Rans Nusantara, 4 Agustus lalu. 

Berikutnya ada PSM Makassar, yang akan menjadi lawan Singo Edan pada 20 Agustus nanti. Dari dua laga kandang awal, tim berjuluk Juku Eja itu berhasil mengoleksi empat poin. Hasil dari sekali menang dan sekali imbang. Rinciannya, saat menjamu Bali United, 29 Juli lalu, mereka menang 2-0. Sementara di laga menjamu Persija Jakarta, 5 Agustus, mereka ditahan imbang 1-1. 

Tantangan tak berhenti di situ saja. Sebab Jhon Alfrizi dan kawan-kawan juga akan melakoni perjalanan panjang. Pertama, mereka harus bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Setelah itu skuad Singo Edan harus menjalani pertandingan ke Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Markas dari tim PSM Makassar. Untuk tiba di Stadion B.J. Habibie itu, tim harus menggunakan dua jalur perjalanan. Yakni jalur udara dan darat. 

Dari sejumlah kabar, perjalanan darat dari Makassar menuju Pare-Pare paling cepat ditempuh selama 3.5 jam. Google Map menyebut bila jarak Malang ke tempat itu sejauh 1.058,5 km. Sedangkan jarak dari Malang ke Stadion Bali United adalah 430,7 km. Bila ditotal, untuk melakoni dua laga away tersebut mereka harus menempuh perjalanan sejauh 1.489,2 km. Berkaca dari itu, kesiapan fisik dan mental tentu penting bagi penggawa Singo Edan. ”Iya, tentunya harus siap. Tidak ada alasan mengeluh dengan kondisi itu,” Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki. 

Ali memastikan bila timnya tidak mengubah target. Dendi Santoso dan kawan-kawan tetap dituntut untuk mendapatkan poin maksimal. ”Keinginan kami tetap sama, yakni di setiap pertandingan bisa menang,” kata pria asal Pasuruan itu. Apalagi, di laga sebelumnya timnya sudah kehilangan poin. 

Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengaku cukup paham terkait jarak away tersebut. Meski begitu, dia memastikan bila fokus timnya bakal tetap terjaga. ”Kami memilih fokus dari satu laga ke laga lainnya,” kata dia. Berangkat dari hal tersebut, dia mengaku belum berpikir tentang PSM Makassar. 

Saat ini Eduardo memastikan kalau timnya berada dalam kondisi bagus. Hasil di laga sebelumnya tidak membuat mood pemain menjadi buruk. Malah, dia menyebut bila skuadnya kini termotivasi untuk mendapatkan hasil lebih baik di laga selanjutnya. ”Kami dalam situasi perasaan yang baik,” tambah pelatih asal Portugal tersebut. (gp/by)

MALANG KOTA – Tantangan berat sudah menanti Arema FC. Dua tim yang akan menjadi lawan mereka punya catatan mentereng saat tampil di kandangnya. Pertama Bali United, yang akan dihadapi 13 Agustus nanti. Dalam dua laga kandang awal, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu sukses mengumpulkan enam poin. Mereka menang saat berhadapan dengan Persija Jakarta, 23 Juli, dan Rans Nusantara, 4 Agustus lalu. 

Berikutnya ada PSM Makassar, yang akan menjadi lawan Singo Edan pada 20 Agustus nanti. Dari dua laga kandang awal, tim berjuluk Juku Eja itu berhasil mengoleksi empat poin. Hasil dari sekali menang dan sekali imbang. Rinciannya, saat menjamu Bali United, 29 Juli lalu, mereka menang 2-0. Sementara di laga menjamu Persija Jakarta, 5 Agustus, mereka ditahan imbang 1-1. 

Tantangan tak berhenti di situ saja. Sebab Jhon Alfrizi dan kawan-kawan juga akan melakoni perjalanan panjang. Pertama, mereka harus bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Setelah itu skuad Singo Edan harus menjalani pertandingan ke Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Markas dari tim PSM Makassar. Untuk tiba di Stadion B.J. Habibie itu, tim harus menggunakan dua jalur perjalanan. Yakni jalur udara dan darat. 

Dari sejumlah kabar, perjalanan darat dari Makassar menuju Pare-Pare paling cepat ditempuh selama 3.5 jam. Google Map menyebut bila jarak Malang ke tempat itu sejauh 1.058,5 km. Sedangkan jarak dari Malang ke Stadion Bali United adalah 430,7 km. Bila ditotal, untuk melakoni dua laga away tersebut mereka harus menempuh perjalanan sejauh 1.489,2 km. Berkaca dari itu, kesiapan fisik dan mental tentu penting bagi penggawa Singo Edan. ”Iya, tentunya harus siap. Tidak ada alasan mengeluh dengan kondisi itu,” Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki. 

Ali memastikan bila timnya tidak mengubah target. Dendi Santoso dan kawan-kawan tetap dituntut untuk mendapatkan poin maksimal. ”Keinginan kami tetap sama, yakni di setiap pertandingan bisa menang,” kata pria asal Pasuruan itu. Apalagi, di laga sebelumnya timnya sudah kehilangan poin. 

Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengaku cukup paham terkait jarak away tersebut. Meski begitu, dia memastikan bila fokus timnya bakal tetap terjaga. ”Kami memilih fokus dari satu laga ke laga lainnya,” kata dia. Berangkat dari hal tersebut, dia mengaku belum berpikir tentang PSM Makassar. 

Saat ini Eduardo memastikan kalau timnya berada dalam kondisi bagus. Hasil di laga sebelumnya tidak membuat mood pemain menjadi buruk. Malah, dia menyebut bila skuadnya kini termotivasi untuk mendapatkan hasil lebih baik di laga selanjutnya. ”Kami dalam situasi perasaan yang baik,” tambah pelatih asal Portugal tersebut. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/