alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Kratingdaeng Hengkang dari Arema FC, Indofood Masuk

MALANG KOTA – Ada yang berubah di sponsorship tim Arema FC. Salah satu perusahaan minuman berenergi, Kratingdaeng, dipastikan tak akan jadi sponsor tim Singo Edan di musim 2021/2022.

Sebelumnya, ada perusahaan investasi luar negeri Joseph Revo Investment Inc (JRII) yang terlebihi dahulu menyudahi kerja sama dengan Arema FC.

Kontrak dengan perusahaan itu sudah habis pada tahun 2020 lalu. Sementara untuk alasan pemberhentian kerja sama dengan Kratingdaeng, Manager Bisnis Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menyebut karena alasan strategis/

Ia mengungkapkan, alasan utama keduanya berpisah adalah jalannya kompetisi Liga 1 musim depan, yang kemungkinan besar tak akan dihadiri penonton di stadion. Sebelumnya, Kratingdaeng telah menjadi sponsorship Arema pada 2020 lalu.

”Kratingdaeng tidak meneruskan karena alasannya strategis. Mereka fokus ke hard selling,” jelas pria kerap disapa Inal itu.

Meski ditinggal salah satu sponsornya, Arema FC tidak terlalu risau. Sebab, terpilihnya Gilang Widya Pramana sebagai presiden baru klub berpotensi membuat minat pihak sponsor lainnya meningkat.

”Yang jelas J99 Crop masuk ke kami (Arema FC),” sebut pria asal Malang itu.

Perusahaan itu adalah induk usaha milik Gilang yang bergerak di banyak sektor. Mulai dari transportasi, kosmetik, manufaktur, vape, minuman, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, satu anak usaha dari J99 Crop yang sudah jadi sponsor Arema FC sejak musim lalu adalah MS Glow For Men. Kerja sama terjadi di awal kompetisi musim 2020. Lebih lanjut, dikatakan Inal, untuk sementara ada satu sponsor yang dipastikan bakal jadi bagian tim untuk kompetisi mendatang. Sponsor itu yakni Indomie. Perusahaan tersebut bakal terikat kerja sama dengan Arema FC tidak hanya di musim ini.

”Kontrak Arema FC dengan Indofood selama 3 tahun,” tambah pria berkacamata itu. Kabarnya ada peningkatan untuk nilai kerja samanya keduanya. Sayangnya, Inal enggan untuk membeberkannya.

Periode kontrak yang cukup panjang menurut Inal akan memberikan efek positif. Terlebih di tengah momen pandemi seperti ini. ”Saat ini dari divisi bisnis akan terus bekerja. Artinya, tidak leha-leha meski Mas Gilang sudah jadi bagian Arema FC,” kata Inal. (gp/by/rmc)

MALANG KOTA – Ada yang berubah di sponsorship tim Arema FC. Salah satu perusahaan minuman berenergi, Kratingdaeng, dipastikan tak akan jadi sponsor tim Singo Edan di musim 2021/2022.

Sebelumnya, ada perusahaan investasi luar negeri Joseph Revo Investment Inc (JRII) yang terlebihi dahulu menyudahi kerja sama dengan Arema FC.

Kontrak dengan perusahaan itu sudah habis pada tahun 2020 lalu. Sementara untuk alasan pemberhentian kerja sama dengan Kratingdaeng, Manager Bisnis Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menyebut karena alasan strategis/

Ia mengungkapkan, alasan utama keduanya berpisah adalah jalannya kompetisi Liga 1 musim depan, yang kemungkinan besar tak akan dihadiri penonton di stadion. Sebelumnya, Kratingdaeng telah menjadi sponsorship Arema pada 2020 lalu.

”Kratingdaeng tidak meneruskan karena alasannya strategis. Mereka fokus ke hard selling,” jelas pria kerap disapa Inal itu.

Meski ditinggal salah satu sponsornya, Arema FC tidak terlalu risau. Sebab, terpilihnya Gilang Widya Pramana sebagai presiden baru klub berpotensi membuat minat pihak sponsor lainnya meningkat.

”Yang jelas J99 Crop masuk ke kami (Arema FC),” sebut pria asal Malang itu.

Perusahaan itu adalah induk usaha milik Gilang yang bergerak di banyak sektor. Mulai dari transportasi, kosmetik, manufaktur, vape, minuman, dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, satu anak usaha dari J99 Crop yang sudah jadi sponsor Arema FC sejak musim lalu adalah MS Glow For Men. Kerja sama terjadi di awal kompetisi musim 2020. Lebih lanjut, dikatakan Inal, untuk sementara ada satu sponsor yang dipastikan bakal jadi bagian tim untuk kompetisi mendatang. Sponsor itu yakni Indomie. Perusahaan tersebut bakal terikat kerja sama dengan Arema FC tidak hanya di musim ini.

”Kontrak Arema FC dengan Indofood selama 3 tahun,” tambah pria berkacamata itu. Kabarnya ada peningkatan untuk nilai kerja samanya keduanya. Sayangnya, Inal enggan untuk membeberkannya.

Periode kontrak yang cukup panjang menurut Inal akan memberikan efek positif. Terlebih di tengah momen pandemi seperti ini. ”Saat ini dari divisi bisnis akan terus bekerja. Artinya, tidak leha-leha meski Mas Gilang sudah jadi bagian Arema FC,” kata Inal. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru