alexametrics
30.2 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Posisi Arema FC Tertahan di Peringkat Dua, Ini Ketentuan Regulasinya

BALI – Saat ini, tiga tim papan atas BRI Liga 1, sama-sama mengumpulkan 37 poin. Baik Arema FC, Bhayangkara FC, dan Persib Bandung juga sudah melakoni 18 laga. Karena terbentur regulasi liga, posisi Singo Edan masih tertahan di peringkat dua. Untuk memperjelas regulasi penentuan peringkat tersebut, kemarin (10/1) Jawa Pos Radar Malang mengonfirmasi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyebut bila pihaknya tetap mengacu pada pasal 9 poin ke 4 regulasi BRI Liga 1. Dari ketentuan itu, diketahui jika ada dua tim atau lebih yang memiliki poin sama, maka cara penentuan peringkat di klasemen didasarkan pada head to head terlebih dahulu. Namun saat ini dasar itu belum bisa digunakan. Alasannya karena belum semua tim memenuhi kriteria tersebut.

”Sesuai regulasi, (dasarnya) memang head to head dulu. Tapi, saat ini belum equal (setara). Alhasil, sistem itu di-skip dulu,” jelas Sudjarno. Dasar berupa head to head baru bisa diberlakukan ketika dua tim sudah bertemu dua kali. Alasan itulah yang membuat Arema FC berada di atas Bhayangkara FC. Sebab keduanya sudah bertemu dua kali. Pada putaran pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. Sementara di pertemuan Minggu lalu (9/1), Arema FC unggul 1-0. Kemenangan tersebut membuat mereka unggul secara head to head atas The Guardians – julukan Bhayangkara FC.

Sementara dengan Persib Bandung, tim Singo Edan baru bertemu sekali saja. Meski Arema FC menang 1-0 di putaran pertama, namun dasar penentuan head to head belum bisa diterapkan. Alasan itulah yang posisi keduanya ditentukan dari selisih gol. Saat ini, Maung Bandung- julukan Persib, mencatatkan 26 gol dan 12 kalo kebobolan. Dari perbandingan itu, mereka masih surplus 14 gol. Sedangkan Arema FC mencatatkan 25 gol dan 13 kebobolan, dan hanya surplus 12 gol.

Terpisah, menanggapi timnya yang belum berada di puncak klasemen, manajemen Singo Edan memilih untuk santai. Yang terpenting bagi mereka, yakni tetap berada di papan atas. Di sisi lain, manajemen juga mengerti bila ke depan masih banyak laga yang harus dilakoni. ”Arema FC fokusnya yakni setiap pertandingan adalah final,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji. (gp/by)

 

BALI – Saat ini, tiga tim papan atas BRI Liga 1, sama-sama mengumpulkan 37 poin. Baik Arema FC, Bhayangkara FC, dan Persib Bandung juga sudah melakoni 18 laga. Karena terbentur regulasi liga, posisi Singo Edan masih tertahan di peringkat dua. Untuk memperjelas regulasi penentuan peringkat tersebut, kemarin (10/1) Jawa Pos Radar Malang mengonfirmasi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menyebut bila pihaknya tetap mengacu pada pasal 9 poin ke 4 regulasi BRI Liga 1. Dari ketentuan itu, diketahui jika ada dua tim atau lebih yang memiliki poin sama, maka cara penentuan peringkat di klasemen didasarkan pada head to head terlebih dahulu. Namun saat ini dasar itu belum bisa digunakan. Alasannya karena belum semua tim memenuhi kriteria tersebut.

”Sesuai regulasi, (dasarnya) memang head to head dulu. Tapi, saat ini belum equal (setara). Alhasil, sistem itu di-skip dulu,” jelas Sudjarno. Dasar berupa head to head baru bisa diberlakukan ketika dua tim sudah bertemu dua kali. Alasan itulah yang membuat Arema FC berada di atas Bhayangkara FC. Sebab keduanya sudah bertemu dua kali. Pada putaran pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. Sementara di pertemuan Minggu lalu (9/1), Arema FC unggul 1-0. Kemenangan tersebut membuat mereka unggul secara head to head atas The Guardians – julukan Bhayangkara FC.

Sementara dengan Persib Bandung, tim Singo Edan baru bertemu sekali saja. Meski Arema FC menang 1-0 di putaran pertama, namun dasar penentuan head to head belum bisa diterapkan. Alasan itulah yang posisi keduanya ditentukan dari selisih gol. Saat ini, Maung Bandung- julukan Persib, mencatatkan 26 gol dan 12 kalo kebobolan. Dari perbandingan itu, mereka masih surplus 14 gol. Sedangkan Arema FC mencatatkan 25 gol dan 13 kebobolan, dan hanya surplus 12 gol.

Terpisah, menanggapi timnya yang belum berada di puncak klasemen, manajemen Singo Edan memilih untuk santai. Yang terpenting bagi mereka, yakni tetap berada di papan atas. Di sisi lain, manajemen juga mengerti bila ke depan masih banyak laga yang harus dilakoni. ”Arema FC fokusnya yakni setiap pertandingan adalah final,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/