alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Realistis, Arema FC Alihkan Bidikan ke Kompetisi Asia

BALI – Kekalahan melawan Persib Bandung Rabu malam (9/3) turut mengubah target Arema FC musim ini. Bila sebelumnya bidikan mengarah pada juara BRI Liga 1, saat ini misi terbesar mereka adalah mengakhiri laga dengan sempurna. Ya, di sisa empat laga musim ini, Carlos Fortes dan kawan-kawan ingin sapu bersih dengan kemenangan.

Menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida, meski peluang juara semakin tipis, namun timnya tidak boleh menyerah. Semua penggawa harus tampil layaknya kesatria yang terus berjuang sampai akhir. ”Kesempatan itu (juara) memang semakin kecil. Tapi, kami punya kewajiban untuk menyelesaikan kompetisi ini dengan sebaik mungkin,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Menurut dia, semua elemen tim harus mempunyai sebuah kebanggaan untuk memenangi satu laga ke laga lainnya. Sebab, itu bisa menjadi sebuah alat untuk mengobati beberapa catatan negatif di beberapa laga terakhir. Selain itu juga bisa menjadi bukti ke Aremania, jika tim tidak pernah menyerah.

Beranjak dari hal tersebut, dia memastikan bila skuadnya tidak akan berlarut-larut untuk meratapi hasil minor melawan Persib Bandung. Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal segera bangkit. Di awali dengan melakukan evaluasi di beberapa sisi. Lalu berusaha tampil lebih baik lagi ke depannya. ”Tentunya kami harus segara bekerja keras dan fokus untuk laga-laga selanjutnya,” tambah Eduardo.

Target mendapatkan 12 poin di sisa laga diprediksi akan sangat baik dan penting untuk mereka. Sebab itu bisa menjadi alat untuk go internasional atau tampil di kompetisi Asia. Sebagaimana diketahui, ada tiga jatah tiket yang disediakan AFC untuk para kontestan BRI Liga 1.

Pertama adalah jatah tampil di kompetisi Liga Champions Asia. Tiket tersebut diperuntukkan untung kesebelasan yang mampu keluar sebagai juara di musim ini. Sedangkan tiket lainnya bakal diplot untuk kompetisi AFC Cup, atau kompetisi kasta kedua di Asia. Tim yang finish di peringkat ketiga mendapat kesempatan untuk tampil di AFC Cup. Namun sebelum berlaga di sana, para pesertanya harus tampil di babak play-off dulu.

Jika mampu menyapu bersih empat laga sisa dengan kemenangan, Arema FC bakal mengumpulkan 70 poin di akhir kompetisi. Jumlah tersebut sudah cukup untuk menyegel satu posisi di tiga besar BRI Liga 1. Jika klub-klub di atas mereka terpeleset, tim Singo Edan masih mempunyai peluang untuk juara. Meskipun sangat minim.

Sadar akan pentingnya empat laga ke depan, para pemain Arema FC bertekad membantu tim meraih hasil yang terbaik. Sekaligus memberikan hadiah spesial untuk suporter sebelum akhir kompetisi. ”Setiap game kami harus fokus untuk mendapatkan tiga poin dan tiga poin,” tegas Muhammad Rafli. Dia yakin tidak ada usaha yang sia-sia dalam sepak bola. Karena itu dia ingin semua pemain terus bekerja keras. Yang terdekat, mereka harus fokus melawan tim Bali United. ”Kami optimistis bisa untuk mewujudkan misi tersebut (sapu bersih, red),” imbuh pemain bernomor punggung 10 tersebut. (gp/by)

 

BALI – Kekalahan melawan Persib Bandung Rabu malam (9/3) turut mengubah target Arema FC musim ini. Bila sebelumnya bidikan mengarah pada juara BRI Liga 1, saat ini misi terbesar mereka adalah mengakhiri laga dengan sempurna. Ya, di sisa empat laga musim ini, Carlos Fortes dan kawan-kawan ingin sapu bersih dengan kemenangan.

Menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida, meski peluang juara semakin tipis, namun timnya tidak boleh menyerah. Semua penggawa harus tampil layaknya kesatria yang terus berjuang sampai akhir. ”Kesempatan itu (juara) memang semakin kecil. Tapi, kami punya kewajiban untuk menyelesaikan kompetisi ini dengan sebaik mungkin,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Menurut dia, semua elemen tim harus mempunyai sebuah kebanggaan untuk memenangi satu laga ke laga lainnya. Sebab, itu bisa menjadi sebuah alat untuk mengobati beberapa catatan negatif di beberapa laga terakhir. Selain itu juga bisa menjadi bukti ke Aremania, jika tim tidak pernah menyerah.

Beranjak dari hal tersebut, dia memastikan bila skuadnya tidak akan berlarut-larut untuk meratapi hasil minor melawan Persib Bandung. Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal segera bangkit. Di awali dengan melakukan evaluasi di beberapa sisi. Lalu berusaha tampil lebih baik lagi ke depannya. ”Tentunya kami harus segara bekerja keras dan fokus untuk laga-laga selanjutnya,” tambah Eduardo.

Target mendapatkan 12 poin di sisa laga diprediksi akan sangat baik dan penting untuk mereka. Sebab itu bisa menjadi alat untuk go internasional atau tampil di kompetisi Asia. Sebagaimana diketahui, ada tiga jatah tiket yang disediakan AFC untuk para kontestan BRI Liga 1.

Pertama adalah jatah tampil di kompetisi Liga Champions Asia. Tiket tersebut diperuntukkan untung kesebelasan yang mampu keluar sebagai juara di musim ini. Sedangkan tiket lainnya bakal diplot untuk kompetisi AFC Cup, atau kompetisi kasta kedua di Asia. Tim yang finish di peringkat ketiga mendapat kesempatan untuk tampil di AFC Cup. Namun sebelum berlaga di sana, para pesertanya harus tampil di babak play-off dulu.

Jika mampu menyapu bersih empat laga sisa dengan kemenangan, Arema FC bakal mengumpulkan 70 poin di akhir kompetisi. Jumlah tersebut sudah cukup untuk menyegel satu posisi di tiga besar BRI Liga 1. Jika klub-klub di atas mereka terpeleset, tim Singo Edan masih mempunyai peluang untuk juara. Meskipun sangat minim.

Sadar akan pentingnya empat laga ke depan, para pemain Arema FC bertekad membantu tim meraih hasil yang terbaik. Sekaligus memberikan hadiah spesial untuk suporter sebelum akhir kompetisi. ”Setiap game kami harus fokus untuk mendapatkan tiga poin dan tiga poin,” tegas Muhammad Rafli. Dia yakin tidak ada usaha yang sia-sia dalam sepak bola. Karena itu dia ingin semua pemain terus bekerja keras. Yang terdekat, mereka harus fokus melawan tim Bali United. ”Kami optimistis bisa untuk mewujudkan misi tersebut (sapu bersih, red),” imbuh pemain bernomor punggung 10 tersebut. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/