alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Poirier ’Habisi’ McGregor di Ronde Pertama Laga UFC 264

RADAR MALANG – Obsesi Conor McGregor untuk kembali memegang sabuk juara kembali gagal. Mantan juara dunia asal Republik Irlandia itu menelan kekalahan pahit keenamnya sepanjang karir di mixed martial art hari ini (11/7). Dalam pertarungan UFC 264 di T-Mobile Arena, Las Vegas, McGregor dikalahkan Dustin Poirier.

McGregor kalah TKO pada ronde pertama setelah mengalami retak pada engkel kaki kirinya. Pertarungan ini adalah duel ketiga melawan Poirier. Pada duel pertama pada 24 September 2014, McGregor mengalahkan Poirier lewat TKO pada ronde pertama.

Namun, pada dua pertarungan setelahnya, Poirier berhasil bangkit. Sebelum kemenangan hari ini, hantaman keras Poirier pada ajang UFC 257, 24 Januari lalu membuat McGregor kalah TKO pada ronde kedua.

Bagi Poirier, ini adalah kemenangan ketiganya secara beruntun. Dia mengalami kebangkitan setelah dikalahkan Khabib Nurmagomedov dalam UFC 242, 7 September 2019. Saat itu, Poirier gagal merebut sabuk juara kelas ringan UFC dari tangan Khabib.

Pada awal ronde pertama duel ini, McGregor mencoba bertarung dengan agresif dengan melancarkan tendangan-tendangan berbahaya. Namun, pada paro terakhir ronde pertama, Poirier tampil jauh lebih dominan.

Dia memaksa pertarungan terjadi di area bawah. Berada di atas, Poirier konsisten berusaha ‘menghabisi’ McGregor secara membabi buta.

Poirier menghantam keras McGregor dengan berondongan siku kanan ke arah muka. Telinga McGregor sampai mengeluarkan darah segar. Pada akhir ronde pertama, insiden terjadi. Engkel McGregor retak karena salah pijakan. Wasit akhirnya memberikan kemenangan kepada Poirier yang berstatus sebagai petarung berperingkat nomor satu di kelas ringan UFC itu.

“Saya bisa merasakan kakinya patah. Saya hanya ingin dia kembali ke keluarganya dengan selamat,” ucap Poirier dengan nada mengejek kepada McGregor dalam wawancara setelah pertarungan. “Ini sangat mudah. Saya mengalahkannya dengan mudah,” tambah petarung asal Amerika Serikat berusia 32 tahun itu.

Sementara itu, McGregor mengatakan bahwa kekalahan ini belum akan membunuh karirnya. “Ini belum berakhir. Kaki saya patah karena kecelakaan bukan karena hantaman dia,” ucapnya.

Kemenangan ini akan membuat Poirier berkesempatan bertarung melawan juara dunia kelas ringan UFC Charles Oliveira. Sebelumnya, petarung asal Brasil itu merebut sabuk juara dunia kelas ringan yang lowong sepeninggal Khabib. Dalam pertarungan perebutan gelar, Oliveira mengalahkan Michael Chandler lewat TKO di ronde kedua pada ajang UFC 262, 15 Mei lalu.

Sumber: JawaPos.Com

RADAR MALANG – Obsesi Conor McGregor untuk kembali memegang sabuk juara kembali gagal. Mantan juara dunia asal Republik Irlandia itu menelan kekalahan pahit keenamnya sepanjang karir di mixed martial art hari ini (11/7). Dalam pertarungan UFC 264 di T-Mobile Arena, Las Vegas, McGregor dikalahkan Dustin Poirier.

McGregor kalah TKO pada ronde pertama setelah mengalami retak pada engkel kaki kirinya. Pertarungan ini adalah duel ketiga melawan Poirier. Pada duel pertama pada 24 September 2014, McGregor mengalahkan Poirier lewat TKO pada ronde pertama.

Namun, pada dua pertarungan setelahnya, Poirier berhasil bangkit. Sebelum kemenangan hari ini, hantaman keras Poirier pada ajang UFC 257, 24 Januari lalu membuat McGregor kalah TKO pada ronde kedua.

Bagi Poirier, ini adalah kemenangan ketiganya secara beruntun. Dia mengalami kebangkitan setelah dikalahkan Khabib Nurmagomedov dalam UFC 242, 7 September 2019. Saat itu, Poirier gagal merebut sabuk juara kelas ringan UFC dari tangan Khabib.

Pada awal ronde pertama duel ini, McGregor mencoba bertarung dengan agresif dengan melancarkan tendangan-tendangan berbahaya. Namun, pada paro terakhir ronde pertama, Poirier tampil jauh lebih dominan.

Dia memaksa pertarungan terjadi di area bawah. Berada di atas, Poirier konsisten berusaha ‘menghabisi’ McGregor secara membabi buta.

Poirier menghantam keras McGregor dengan berondongan siku kanan ke arah muka. Telinga McGregor sampai mengeluarkan darah segar. Pada akhir ronde pertama, insiden terjadi. Engkel McGregor retak karena salah pijakan. Wasit akhirnya memberikan kemenangan kepada Poirier yang berstatus sebagai petarung berperingkat nomor satu di kelas ringan UFC itu.

“Saya bisa merasakan kakinya patah. Saya hanya ingin dia kembali ke keluarganya dengan selamat,” ucap Poirier dengan nada mengejek kepada McGregor dalam wawancara setelah pertarungan. “Ini sangat mudah. Saya mengalahkannya dengan mudah,” tambah petarung asal Amerika Serikat berusia 32 tahun itu.

Sementara itu, McGregor mengatakan bahwa kekalahan ini belum akan membunuh karirnya. “Ini belum berakhir. Kaki saya patah karena kecelakaan bukan karena hantaman dia,” ucapnya.

Kemenangan ini akan membuat Poirier berkesempatan bertarung melawan juara dunia kelas ringan UFC Charles Oliveira. Sebelumnya, petarung asal Brasil itu merebut sabuk juara dunia kelas ringan yang lowong sepeninggal Khabib. Dalam pertarungan perebutan gelar, Oliveira mengalahkan Michael Chandler lewat TKO di ronde kedua pada ajang UFC 262, 15 Mei lalu.

Sumber: JawaPos.Com

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/