alexametrics
23.3 C
Malang
Monday, 15 August 2022

Tak Hanya Sekadar Menang, Gengsi di Laga Derby Dipertaruhkan

MALANG KOTA – Derby tim Jawa Timur menjadi pertandingan yang bakal mengisi pekan-pekan awal Arema FC kembali bermain di lanjutan Liga 1 2020. Dimulai dengan melawan Persebaya Surabaya pada Jumat (9/10) bulan depan. Lalu dilanjutkan dengan menghadapi Persik Kediri 8 hari berselang atau Sabtu (17/10). Sebagai sebuah derby, jelas tidak hanya kemenangan dipertaruhkan. Namun, juga ada gengsi sesama Tim Jawa Timur.

Karena itu, tidak mengejutkan apabila saat nanti bertemu kedua tim tersebut tuntutan untuk Hendro Siswanto dan kawan-kawan bisa menang bakal lebih besar. Apalagi sebelumnya, pada dua pertemuan terakhir menghadapi Persebaya, Arema selalu kalah.

Pertama, di pekan 32 Liga 1 pada 12 Desember 2019 lalu, Singo Edan tumbang 1-4 dari Green Force-julukan Persebaya. Kekalahan kedua adalah pada semifinal Piala Gubernur Jawa Timur pada 18 Februari 2020. Saat itu Dendi Santoso cs menelan hasil minor dengan skor 2-4 dari Persebaya.

Meski begitu, tim pelatih Arema mewanti-wanti pemainnya untuk fokus pada program tim dan pertandingan terdekat dahulu. “Untuk (derby Jatim) itu, kami akan pikirkan nanti,” kata asisten pelatih Arema Charis Yulianto.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah terus membuat para pemain mencapai peak performance dan siap. Baik itu secara taktik, strategi, mental, sampai dengan chemistry.

Maklum, kompetisi mendatang selain bakal butuh effort yang besar, juga mengharuskan Tim Singo Edan segera bangkit. Sebab, hanya berjarak 1-2 poin saja dengan tim-tim zona merah. Seperti salah satunya adalah PSS Sleman yang kini ada peringkat ke 16. Elang Jawa-julukan PSS kumpulkan satu poin, sedangkan Arema ada di posisi 12 mengoleksi 3 poin.

Lebih lanjut, Charis mengaku kalau semua pertandingan di lanjutan Liga 1 sangat penting. Jadi, memang harus dimaksimalkan untuk merengkuh hasil positif. Tidak terkecuali pertandingan-pertandingan away yang kerap membuat Arema tuai hasil minor. “Kami fokus dulu dengan pertandingan tedekat (Bhayangkara FC),” ungkapnya.

Pewarta: Galih R Prasetyo

MALANG KOTA – Derby tim Jawa Timur menjadi pertandingan yang bakal mengisi pekan-pekan awal Arema FC kembali bermain di lanjutan Liga 1 2020. Dimulai dengan melawan Persebaya Surabaya pada Jumat (9/10) bulan depan. Lalu dilanjutkan dengan menghadapi Persik Kediri 8 hari berselang atau Sabtu (17/10). Sebagai sebuah derby, jelas tidak hanya kemenangan dipertaruhkan. Namun, juga ada gengsi sesama Tim Jawa Timur.

Karena itu, tidak mengejutkan apabila saat nanti bertemu kedua tim tersebut tuntutan untuk Hendro Siswanto dan kawan-kawan bisa menang bakal lebih besar. Apalagi sebelumnya, pada dua pertemuan terakhir menghadapi Persebaya, Arema selalu kalah.

Pertama, di pekan 32 Liga 1 pada 12 Desember 2019 lalu, Singo Edan tumbang 1-4 dari Green Force-julukan Persebaya. Kekalahan kedua adalah pada semifinal Piala Gubernur Jawa Timur pada 18 Februari 2020. Saat itu Dendi Santoso cs menelan hasil minor dengan skor 2-4 dari Persebaya.

Meski begitu, tim pelatih Arema mewanti-wanti pemainnya untuk fokus pada program tim dan pertandingan terdekat dahulu. “Untuk (derby Jatim) itu, kami akan pikirkan nanti,” kata asisten pelatih Arema Charis Yulianto.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah terus membuat para pemain mencapai peak performance dan siap. Baik itu secara taktik, strategi, mental, sampai dengan chemistry.

Maklum, kompetisi mendatang selain bakal butuh effort yang besar, juga mengharuskan Tim Singo Edan segera bangkit. Sebab, hanya berjarak 1-2 poin saja dengan tim-tim zona merah. Seperti salah satunya adalah PSS Sleman yang kini ada peringkat ke 16. Elang Jawa-julukan PSS kumpulkan satu poin, sedangkan Arema ada di posisi 12 mengoleksi 3 poin.

Lebih lanjut, Charis mengaku kalau semua pertandingan di lanjutan Liga 1 sangat penting. Jadi, memang harus dimaksimalkan untuk merengkuh hasil positif. Tidak terkecuali pertandingan-pertandingan away yang kerap membuat Arema tuai hasil minor. “Kami fokus dulu dengan pertandingan tedekat (Bhayangkara FC),” ungkapnya.

Pewarta: Galih R Prasetyo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/