alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Sambut Liga 1 Seri Kedua, Arema FC Gelar TC di Batu

KOTA BATU – Arema FC semakin serius menatap kompetisi Liga 1 seri kedua. Skuad tim Singo Edan kini tengah melakukan latihan intensif secara tertutup di Kota Batu. Di Lapangan Agrowisata mereka mematangkan banyak hal selama 4 hari mulai Sabtu lalu (9/10/21). Baik itu teknik, taktik, sampai fisik para pemain.

Menepi ke Batu sebelum Liga 1, bisa dibilang menjadi sebuah tradisi setiap musimnya dilakukan tim Singo Edan. Sebelumnya, mereka juga melakukan hal serupa untuk menyambut musim 2020. Saat ini di bawah arahan nakhoda Mario Gomez mereka berlatih di sana selama sepekan.

Pemilihan Batu sebagai pusat latihan dinilai pelatih kepala Eduardo Almeida lantaran mempertimbangkan sejumlah hal. Di antaranya adalah lokasi dan fasilitas menunjang tim menjalani pemusatan latihan. Lalu mempertimbangkan soal waktu. Ya, tim memang tidak punya banyak waktu sebelum kembali jalani seri kedua, yang rencananya digelar pekan depan.

“Kami menjalani persiapan secara normal dan bagus. Kalau akhirnya pilihan di sini (Batu) tentu karena tempat yang bagus untuk kami,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Disebutnya tim akan terus ditingkatkan kondisinya, sembari terus mengasah skema permainan Dendi Santoso dan kawan-kawan.

Sebagaimana diketahui aspek tersebut harus lebih baik dari seri sebelumnya. Sebab, pada seri kedua yang mulai digelar (17/10/21) mendatang mereka akan bertemu tim-tim tangguh. Mulai Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh, Madura United, sampai Persebaya Surabaya.
Selain hal tersebut, finishing touch juga menjadi perhatian. Di mana, para penggawa tim Singo Edan diharapkan bisa lebih baik memanfaatkan kesempatan yang ada. Sebab, gol akan jadi hal sangat penting di seri kedua yang diprediksi persaingan sangat ketat.

“Kami mempersiapkan semuanya. Tidak hanya soal satu atau dua kekurangan yang ada di tim ini saja,”katanya. Perihal gol, lanjutnya, semua bisa berpartisipasi akan hal tersebut. Alhasil, tidak hanya penyerang tim saja mendapatkan porsi tersebut.

Lebih lanjut, selain fisik dan hal teknis. Hal yang menjadi perhatian selama pemusatan latihan di Batu adalah chemistry. Ya, kekompakan tim diharapkan lebih kuat lagi sebelum tampil seri 2. Sebagai olahraga grup, chemistry dinilai Eduardo menjadi hal tidak boleh dipandang sebelah mata.
Baginya, tim bisa bangkit ketika seri pertama lalu, salah satu faktornya adalah karena faktor itu. Di mana, semua saling percaya jika kemenangan akan datang.

“Saling percaya tentunya juga menjadi kekuatan. Kami harus sama-sama bekerja keras untuk hasil lebih baik ke depan,” paparnya.

Berlatih di Batu juga dinilai memberikan suasana perbedaan untuk pemain. Susana Kota Apel yang dingin dan sejuk membuat pemain bisa latihan, sekaligus refreshing. Sebagaimana diketahui, selama ini latihan tim banyak digelar di Stadion Kanjuruhan. Lalu selama Liga 1 beberapa waktu lalu di Bogor dan Jakarta.

Terpisah, sejumlah penggawa asing tim Singo Edan mengaku nyaman berlatih di Batu. “Latihan di sini (Lapangan Agrowisata) berbeda dari sebelumnya. Baik itu suasana dan lapangannya. Tapi sangat menarik,”jelas center back Sergio Silva.

Menurutnya tidak ada masalah mengenai adaptasi. Dirinya yang hampir satu bulan di Indonesia mengaku mulai bisa melakukan penyesuaian. ”Aku menikmati sekali latihan di sini,”ujarnya.
Sergio sendiri kini terus meningkat kondisinya. Dia yang baru datang sekitar 4 hari sebelum kompetisi Liga 1 seri pertama lalu, memang belum dalam kondisi fisik maksimal. (gp/abm/rmc)

KOTA BATU – Arema FC semakin serius menatap kompetisi Liga 1 seri kedua. Skuad tim Singo Edan kini tengah melakukan latihan intensif secara tertutup di Kota Batu. Di Lapangan Agrowisata mereka mematangkan banyak hal selama 4 hari mulai Sabtu lalu (9/10/21). Baik itu teknik, taktik, sampai fisik para pemain.

Menepi ke Batu sebelum Liga 1, bisa dibilang menjadi sebuah tradisi setiap musimnya dilakukan tim Singo Edan. Sebelumnya, mereka juga melakukan hal serupa untuk menyambut musim 2020. Saat ini di bawah arahan nakhoda Mario Gomez mereka berlatih di sana selama sepekan.

Pemilihan Batu sebagai pusat latihan dinilai pelatih kepala Eduardo Almeida lantaran mempertimbangkan sejumlah hal. Di antaranya adalah lokasi dan fasilitas menunjang tim menjalani pemusatan latihan. Lalu mempertimbangkan soal waktu. Ya, tim memang tidak punya banyak waktu sebelum kembali jalani seri kedua, yang rencananya digelar pekan depan.

“Kami menjalani persiapan secara normal dan bagus. Kalau akhirnya pilihan di sini (Batu) tentu karena tempat yang bagus untuk kami,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Disebutnya tim akan terus ditingkatkan kondisinya, sembari terus mengasah skema permainan Dendi Santoso dan kawan-kawan.

Sebagaimana diketahui aspek tersebut harus lebih baik dari seri sebelumnya. Sebab, pada seri kedua yang mulai digelar (17/10/21) mendatang mereka akan bertemu tim-tim tangguh. Mulai Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh, Madura United, sampai Persebaya Surabaya.
Selain hal tersebut, finishing touch juga menjadi perhatian. Di mana, para penggawa tim Singo Edan diharapkan bisa lebih baik memanfaatkan kesempatan yang ada. Sebab, gol akan jadi hal sangat penting di seri kedua yang diprediksi persaingan sangat ketat.

“Kami mempersiapkan semuanya. Tidak hanya soal satu atau dua kekurangan yang ada di tim ini saja,”katanya. Perihal gol, lanjutnya, semua bisa berpartisipasi akan hal tersebut. Alhasil, tidak hanya penyerang tim saja mendapatkan porsi tersebut.

Lebih lanjut, selain fisik dan hal teknis. Hal yang menjadi perhatian selama pemusatan latihan di Batu adalah chemistry. Ya, kekompakan tim diharapkan lebih kuat lagi sebelum tampil seri 2. Sebagai olahraga grup, chemistry dinilai Eduardo menjadi hal tidak boleh dipandang sebelah mata.
Baginya, tim bisa bangkit ketika seri pertama lalu, salah satu faktornya adalah karena faktor itu. Di mana, semua saling percaya jika kemenangan akan datang.

“Saling percaya tentunya juga menjadi kekuatan. Kami harus sama-sama bekerja keras untuk hasil lebih baik ke depan,” paparnya.

Berlatih di Batu juga dinilai memberikan suasana perbedaan untuk pemain. Susana Kota Apel yang dingin dan sejuk membuat pemain bisa latihan, sekaligus refreshing. Sebagaimana diketahui, selama ini latihan tim banyak digelar di Stadion Kanjuruhan. Lalu selama Liga 1 beberapa waktu lalu di Bogor dan Jakarta.

Terpisah, sejumlah penggawa asing tim Singo Edan mengaku nyaman berlatih di Batu. “Latihan di sini (Lapangan Agrowisata) berbeda dari sebelumnya. Baik itu suasana dan lapangannya. Tapi sangat menarik,”jelas center back Sergio Silva.

Menurutnya tidak ada masalah mengenai adaptasi. Dirinya yang hampir satu bulan di Indonesia mengaku mulai bisa melakukan penyesuaian. ”Aku menikmati sekali latihan di sini,”ujarnya.
Sergio sendiri kini terus meningkat kondisinya. Dia yang baru datang sekitar 4 hari sebelum kompetisi Liga 1 seri pertama lalu, memang belum dalam kondisi fisik maksimal. (gp/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/