alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Februari, Kontrak Pemain Arema FC Batal Diperpanjang?

MALANG KOTA – Belum jelasnya jadwal Liga 1 tidak hanya membuat galau klub dan pihak sponsor. Kepastian kapan kompetisi bakal dimulai lagi juga dinanti para pemain dan pelatih Arema FC. Maklum saja, hal itu berkaitan dengan kelanjutan kontrak, apakah tetap berkostum Singo Edan atau tidak.

Situasi menunggu ini menjadi pilihan sulit bagi manajemen Arema FC terkait kontrak para pemain dan pelatih. Karena mayoritas kontrak elemen tim memang bakal berakhir di bulan Februari 2021. ”Mungkin kalau sampai bulan kedua di tahun ini (Februari) tidak ada kejelasan, bisa jadi kami akan mengambil langkah-langkah seperti teman-teman di klub lain,” tutur General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo. Untuk diketahui, tim-tim Liga 1 saat ini banyak yang mengambil langkah tidak memperpanjang kontrak pemainnya.

Salah satu contohnya Madura United dan Persebaya Surabaya. Di akhir tahun lalu, dua klub itu membebaskan para pemainnya (free transfer) setelah kontraknya berakhir di bulan Desember. ”Pandangan teman-teman itu, buat apa memperpanjang kontrak kalau kompetisi tidak jelas,” imbuh Ruddy. Di tengah kondisi seperti saat ini, ia mengakui bila mencari pemasukan tim bukanlah hal mudah.

Apalagi selama ini Arema FC kerap mengandalkan pemasukan-pemasukan mandiri. Seperti dana dari sponsor, atau penjualan tiket pertandingan dan hasil penjualan merchandise di store mereka. ”Meskipun dalam perjalanannya ada penyesuaian nilai kontrak, baik pemain dan pelatih, tapi tetap berat jika tidak ada sepak bola (kompetisi),” imbuh dia.

Karena itulah Arema FC tetap berharap kompetisi bisa segera digelar lagi, apapun modelnya. Baik itu turnamen, uji coba atau hanya kompetisi berformat trofeo. Karena menurut Ruddy, hadirnya kompetisi juga bakal membawa manfaat pada sepak bola Indonesia. ”Sebab apabila tidak ada kompetisi, pengaruhnya juga pada Timnas,” imbuhnya.

Dari sumber wartawan koran ini, dua pemain asing asal Brazil, yakni Caio Ruan dan Bruno Smith, bakal habis masa kontraknya di bulan Februari. Nama-nama penggawa lokal juga disebut-sebut berakhir di bulan kedua tahun ini. Seperti Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, sampai kiper Teguh Ammiruddin.

Sementara itu, menanggapi kontraknya yang akan berakhir di bulan Februari nanti, pelatih kepala Arema FC, Carlos Oliveira, mengaku bakal tetap memprioritaskan Tim Singo Edan. Meski begitu, dia juga akan menyerahkan segala keputusan terkait nasibnya ke manajemen tim. ”Apapun yang terjadi ke depan, saya harus siap,” ucapnya.

”Keinginan saya adalah menuntaskan apa yang menjadi pekerjaan saya. Minimal sampai kompetisi berakhir,” tutur mantan pelatih Becamex Binh Duong. Karena prinsip itu, saat ini Carlos mengaku terus menyiapkan beberapa program, meski belum tahu kapan ia gunakan.

Keinginan untuk tetap berkostum Arema FC juga disampaikan Dedik Setiawan. Kepada koran ini, ia mengaku ingin membawa tim kebanggaan Aremania menjadi juara di Liga 1. ”Yang terpenting saat ini yakni ada sepak bola dahulu,” kata dia. Bila harapan itu terealisasi, ia yakin bila seluruh kesulitan Arema FC bisa terurai satu persatu.

Pewarta: Galih P

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca