alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Siswantoro Klaim Raih Mayoritas Suara di KLB PSSI Kabupaten Malang

MALANG – Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Kabupaten Malang akan dilaksanakan pada 14 Januari 2021 mendatang. Salah satu kandidat kuat adalah Siswantoro. Mantan asisten pelatih Arema FC ini digadang-gadang bisa membawa perubahan sepak bola di Kabupaten Malang menjadi lebih baik.

Suara dari 37 voter akan menjadi kunci kemenangan bagi Siswantoro. Pria yang sudah makan asam garam dunia sepak bola Indonesia ini mengklaim sudah mendapat surat dukungan yang mengikat secara hukum dari mayoritas voters.

Dukungan tersebut dirupakan dalam bentuk surat dukungan bermaterai berisi komitmen untuk memberikan suara kepada Siswantoro. Untuk mengawal dukungan ini, tim sukses Siswantoro sudah menyiapkan kuasa hukum. Karena di atas kertas, peluang Siswantoro duduk di kursi ketua umum PSSI Kabupaten Malang sangat besar.

“Saya menyampaikan kepada publik, pemilihan ini harus obyektif. Berdasar pada Undang Undang dan AD ART PSSI. Panitia pemilihan tidak boleh mengondisikan salah satu calon. Kami akan kawal prosesnya. Jika ada indikasi tidak objektif, akan ada proses hukum yang akan kami jalankan. Karena voters sudah memberikan surat dukungan berkekuatan hukum,” kata Kuasa Hukum Siswantoro, Sulianto Sh cMH.

Kuasa Hukum Siswantoro, Sulianto Sh cMH istimewa)

Pria yang aktif di PERADI Malang (Perhimpunan Advokat Indonesia) Bidang pembelaan profesi ini melihat banyak voters percaya dengan Siswantoro karena memiliki latar belakang pemain dan pelatih. Sehingga dia paham seperti apa menggelar kompetisi berjejang yang bisa melahirkan pemain berkualitas.

“Di belakang Pak Siswantoro ini banyak anak-anak kecil yang menggantungkan cita-citanya untuk jadi pemain profesional. Mereka yang tergabung di klub internal PSSI Kabupaten Malang (Korcam) ingin kompetisi yang bagus di tingkat usia,” sambungnya.

Sementara itu, Siswantoro tidak diam saja saat tim suksesnya bekerja. Dia ikut turun tangan ke berbagai kecamatan untuk mendengar aspirasi para voters. Caranya cukup unik. Dengan mengajak tim kecamatan main bola bersama secara bergantian sejak tahun 2020 lalu.

“Sampai saat ini kami fight berjuang dalam KLB nanti. Sekarang sudah ada 22 voters yang memberikan dukungan lewat surat resmi. Target kami bisa sampai dapat tota 24-27 suara. Kami akan berjuang bersama,” jelasnya.

Karena itu, dia berjuang dan bekerjasama dengan semua pihak mengawasi jalannya KLB besok. Dia sudah bekerjasama dengan kepolisian dan tim penyidik agar tidak terjadi politik uang (money politik).

“Kami hanya ingin fair saja dalam pemilihan nanti. Karena tujuan kami semua untuk memajukan sepakbola Kabupaten Malang secara fair juga,” tegas pria yang juga berprofesi sebagai guru ini.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca