alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Kabar Buruk, Eduardo Berpotensi Absen saat Arema FC Ladeni Persita

BALI – Untuk beberapa hari ke depan, tidak akan ada sosok Eduardo Almeida di tiap sesi latihan Arema FC. Perannya bakal digantikan F.X. Yanuar Wahyu, yang sudah memimpin tim saat Singo Edan menghadapi Persiraja Banda Aceh, Kamis lalu (10/2). Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, Yanuar juga punya peluang untuk kembali memimpin Arema FC di pertandingan berikutnya melawan Persita Tangerang, 15 Febuari.

Potensi tersebut muncul karena Eduardo Almeida dan sejumlah asisten pelatih Arema FC lainnya belum akan kembali dengan cepat dari masa karantina mandiri. ”Rata-rata butuh waktu 10 hari,” kata Dokter Tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi. Menurut pria asal Magetan tersebut, 10 hari adalah masa yang cukup ideal. Sebab, setelah lewat masa karantina itu, semua hal bisa dikatakan aman.

Sebaliknya, jika terburu-buru menyudahi karantina mandiri, ada beberapa risiko yang mengintai. Salah satunya ada hasil tes false negatif. ”Kalau sudah seperti itu kan berbahaya. Sebab, malah bisa menular ke yang lain,” kata dia. Beranjak dari hal tersebut, dia menyebut bila penanganan Covid-19 memang tidak bisa dilakukan sembarangan.

Meski begitu, Nanang menyebut bila ke depan tetap ada potensi menyelesaikan karantina lebih cepat. Namun, ada beberapa prosedur khusus yang harus dilakukan. Salah satunya adalah melakukan tes mandiri di hari ke-5, dihitung dari awal mereka menjalani karantina. ”Kalau kurang dari 10 hari kami menggunakan hasil dua kali negatif, baru lulus isolasi,” terang eks dokter tim Persija Jakarta dan Timnas tersebut.

Tapi, terkait langkah tersebut, Nanang mengaku kalau saat ini belum diputuskan. Dia menyebutkan bila pihaknya bakal berdiskusi dengan manajemen tim Singo Edan. ”Untuk saat ini belum ada keputusan, ditunggu saja,” tambahnya.

Menanggapi potensi dirinya yang bakal mengisi tugas Eduardo Almeida, asisten pelatih dan analisis video F.X. Yanuar Wahyu mengaku belum ada instruksi saat ini. ”Kita lihat beberapa hari ke depan saja bagaimana situasinya,” jelas eks pemain Persela Lamongan itu kepada Jawa Pos Radar Malang.

Namun, jika harus diberikan tugas tersebut, Yanuar mengaku siap. Sebab, Arema FC harus terus berjalan dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya. Sebagaimana diketahui, pada tiga hari ke depan mereka akan berhadapan dengan Persita Tangerang. Lalu empat hari berselang bakal menghadapi Madura United.

Yanuar mengungkapkan kalau saat ini tim pelatih terus berkomunikasi. Meskipun tidak bertemu langsung, mereka memanfaatkan grup WhatsApp (WA) dan juga zoom. Salah satu yang dibahas perihal hasil pertandingan beberapa waktu lalu. ”Untuk saat ini masih evaluasi dan untuk pemain menjalani recovery. Rencananya besok (hari ini) kembali latihan di lapangan,” paparnya.

Terpisah, para pemain Arema FC mengakui ada sesuatu yang berbeda ketika Eduardo Almeida absen. Sebab, selama ini pria asal Portugal itu tidak pernah absen sebelumnya. ”Namun kami harus tetap profesional,” kata Ridwan Tawainella. Dia dan rekan-rekannya tetap berkomitmen untuk bekerja keras menyiapkan diri. (gp/by)

 

BALI – Untuk beberapa hari ke depan, tidak akan ada sosok Eduardo Almeida di tiap sesi latihan Arema FC. Perannya bakal digantikan F.X. Yanuar Wahyu, yang sudah memimpin tim saat Singo Edan menghadapi Persiraja Banda Aceh, Kamis lalu (10/2). Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, Yanuar juga punya peluang untuk kembali memimpin Arema FC di pertandingan berikutnya melawan Persita Tangerang, 15 Febuari.

Potensi tersebut muncul karena Eduardo Almeida dan sejumlah asisten pelatih Arema FC lainnya belum akan kembali dengan cepat dari masa karantina mandiri. ”Rata-rata butuh waktu 10 hari,” kata Dokter Tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi. Menurut pria asal Magetan tersebut, 10 hari adalah masa yang cukup ideal. Sebab, setelah lewat masa karantina itu, semua hal bisa dikatakan aman.

Sebaliknya, jika terburu-buru menyudahi karantina mandiri, ada beberapa risiko yang mengintai. Salah satunya ada hasil tes false negatif. ”Kalau sudah seperti itu kan berbahaya. Sebab, malah bisa menular ke yang lain,” kata dia. Beranjak dari hal tersebut, dia menyebut bila penanganan Covid-19 memang tidak bisa dilakukan sembarangan.

Meski begitu, Nanang menyebut bila ke depan tetap ada potensi menyelesaikan karantina lebih cepat. Namun, ada beberapa prosedur khusus yang harus dilakukan. Salah satunya adalah melakukan tes mandiri di hari ke-5, dihitung dari awal mereka menjalani karantina. ”Kalau kurang dari 10 hari kami menggunakan hasil dua kali negatif, baru lulus isolasi,” terang eks dokter tim Persija Jakarta dan Timnas tersebut.

Tapi, terkait langkah tersebut, Nanang mengaku kalau saat ini belum diputuskan. Dia menyebutkan bila pihaknya bakal berdiskusi dengan manajemen tim Singo Edan. ”Untuk saat ini belum ada keputusan, ditunggu saja,” tambahnya.

Menanggapi potensi dirinya yang bakal mengisi tugas Eduardo Almeida, asisten pelatih dan analisis video F.X. Yanuar Wahyu mengaku belum ada instruksi saat ini. ”Kita lihat beberapa hari ke depan saja bagaimana situasinya,” jelas eks pemain Persela Lamongan itu kepada Jawa Pos Radar Malang.

Namun, jika harus diberikan tugas tersebut, Yanuar mengaku siap. Sebab, Arema FC harus terus berjalan dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya. Sebagaimana diketahui, pada tiga hari ke depan mereka akan berhadapan dengan Persita Tangerang. Lalu empat hari berselang bakal menghadapi Madura United.

Yanuar mengungkapkan kalau saat ini tim pelatih terus berkomunikasi. Meskipun tidak bertemu langsung, mereka memanfaatkan grup WhatsApp (WA) dan juga zoom. Salah satu yang dibahas perihal hasil pertandingan beberapa waktu lalu. ”Untuk saat ini masih evaluasi dan untuk pemain menjalani recovery. Rencananya besok (hari ini) kembali latihan di lapangan,” paparnya.

Terpisah, para pemain Arema FC mengakui ada sesuatu yang berbeda ketika Eduardo Almeida absen. Sebab, selama ini pria asal Portugal itu tidak pernah absen sebelumnya. ”Namun kami harus tetap profesional,” kata Ridwan Tawainella. Dia dan rekan-rekannya tetap berkomitmen untuk bekerja keras menyiapkan diri. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/