alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Jaga Performa, Arema FC Tetap Latihan di Bulan Puasa

MALANG KOTA – Ramadan tahun ini akan sangat berbeda untuk para penggawa Arema FC. Jika di tahun 2020 lalu mereka tanpa aktivitas sepak bola, tahun ini tim pelatih memutuskan tetap menggelar rutinitas latihan.
Keputusan itu menjadi bagian dari upaya tim pelatih dalam menjaga kondisi fisik para pemainnya. Sebagaimana diketahui, sejak awal bulan April lalu mereka terus menggenjot fisik Dendi Santoso dan kawan-kawan. Fokus itu diarahkan agar pemain pemain siap diturunkan ketika kompetisi resmi Liga 1 jadi digulirkan.

”Ramadan kami akan tetap latihan. Sebab, akan sia-sia apa yang kami susun selama ini apabila tim sampai diliburkan,” jelas asisten pelatih Arema FC Kuncoro. Toh, lanjutnya, semakin lama para penggawa tim Singo Edan bersama akan semakin baik untuk membangun chemistry satu sama lain. Apalagi, kompetisi disebutnya juga sudah tidak lama lagi bergulirnya. Diprediksi bakal mulai dihelat bulan Juni mendatang.

Meski bakal terus menempa pemainnya, Kuncoro mengaku kalau selama Ramadan bakal ada sejumlah penyesuaian. ”Tujuan latihan selama Ramadan adalah maintenance kondisi pemain, karena itu kami tidak akan menggelar latihan pagi,” jelasnya. Arema FC bakal melakukan rutinitas itu di sore hari saja. Namun, tidak menutup kemungkinan juga akan menggelar latihan di malam hari. Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu Arema FC juga lakukan hal serupa. Sebab, ketika itu Liga 1 musim 2018 tetap berjalan.

Lebih lanjut, Kuncoro menyatakan para pemain-pemain Arema tidak hanya dibekali latihan fisik saja. Kemampuan feeling ball mereka juga tetap diasah. Itu bertujuan agar aspek olah bola tidak menghilang. ”Latihan fisik kami ada dua, dengan bola dan tanpa bola. Yang dengan bola salah satu tujuannya adalah menjaga sentuhan tidak hilang,” ujarnya.

Terpisah, pelatih fisik Arema FC Siswantoro mengaku kalau selama latihan beberapa waktu ini, kondisi pemainnya sudah mengalami perkembangan. ”Latihan fisik itu tahapannya daya tahan, kekuatan, kecepatan. Untuk kekuatan sudah sekitar 60 persen lebih,” kata mantan penggawa Persik Kediri itu. Komponen lainnya juga akan diasah. ”Untuk kecepatan, power dan agility juga akan kami tingkatkan,” tutupnya. (rmc/gp/by)

MALANG KOTA – Ramadan tahun ini akan sangat berbeda untuk para penggawa Arema FC. Jika di tahun 2020 lalu mereka tanpa aktivitas sepak bola, tahun ini tim pelatih memutuskan tetap menggelar rutinitas latihan.
Keputusan itu menjadi bagian dari upaya tim pelatih dalam menjaga kondisi fisik para pemainnya. Sebagaimana diketahui, sejak awal bulan April lalu mereka terus menggenjot fisik Dendi Santoso dan kawan-kawan. Fokus itu diarahkan agar pemain pemain siap diturunkan ketika kompetisi resmi Liga 1 jadi digulirkan.

”Ramadan kami akan tetap latihan. Sebab, akan sia-sia apa yang kami susun selama ini apabila tim sampai diliburkan,” jelas asisten pelatih Arema FC Kuncoro. Toh, lanjutnya, semakin lama para penggawa tim Singo Edan bersama akan semakin baik untuk membangun chemistry satu sama lain. Apalagi, kompetisi disebutnya juga sudah tidak lama lagi bergulirnya. Diprediksi bakal mulai dihelat bulan Juni mendatang.

Meski bakal terus menempa pemainnya, Kuncoro mengaku kalau selama Ramadan bakal ada sejumlah penyesuaian. ”Tujuan latihan selama Ramadan adalah maintenance kondisi pemain, karena itu kami tidak akan menggelar latihan pagi,” jelasnya. Arema FC bakal melakukan rutinitas itu di sore hari saja. Namun, tidak menutup kemungkinan juga akan menggelar latihan di malam hari. Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu Arema FC juga lakukan hal serupa. Sebab, ketika itu Liga 1 musim 2018 tetap berjalan.

Lebih lanjut, Kuncoro menyatakan para pemain-pemain Arema tidak hanya dibekali latihan fisik saja. Kemampuan feeling ball mereka juga tetap diasah. Itu bertujuan agar aspek olah bola tidak menghilang. ”Latihan fisik kami ada dua, dengan bola dan tanpa bola. Yang dengan bola salah satu tujuannya adalah menjaga sentuhan tidak hilang,” ujarnya.

Terpisah, pelatih fisik Arema FC Siswantoro mengaku kalau selama latihan beberapa waktu ini, kondisi pemainnya sudah mengalami perkembangan. ”Latihan fisik itu tahapannya daya tahan, kekuatan, kecepatan. Untuk kekuatan sudah sekitar 60 persen lebih,” kata mantan penggawa Persik Kediri itu. Komponen lainnya juga akan diasah. ”Untuk kecepatan, power dan agility juga akan kami tingkatkan,” tutupnya. (rmc/gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru