alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Arema FC Perkenalkan Tujuh Penggawa Baru, Menyusul Lima Pemain Baru Lagi

MALANG KOTA- Manajemen Arema FC memenuhi janjinya. Siang kemarin (11/4), perkenalan gerbong pemain anyar kembali dilakukan. Kali ini ada tiga penggawa yang dipastikan masuk dalam skuad Singo Edan di musim depan. Mereka adalah Ilham Udin Armaiyn dan Hasyim Kipuw dari PSM Makassar. Lalu ada Hanis Saghara Putra, yang musim lalu memperkuat Persikabo 1973.

Bila ditotal, saat ini sudah ada tujuh pemain anyar yang sudah diperkenalkan (selengkapnya baca grafis). Wajah-wajah baru itu dipastikan bukan yang terakhir. Sebab manajemen Singo Edan masih tetap aktif di bursa transfer. Bila diestimasi, masih ada lima pemain baru yang bisa datang ke Bumi Arema Itu termasuk satu pemain asing, yang kemungkinan besar berposisi sebagai striker. ”Untuk musim depan, rencananya kami akan ada lebih dari 10 pemain baru yang akan datang,” jelas Manager Ad Interim Arema FC Muhammad Ali Rifki.

Menurut pria asal Pasuruan tersebut, pemain-pemain baru itu nanti akan mengisi semua pos yang ada tim. Mulai dari lini belakang sampai lini depan. Kepada awak media, dia juga memastikan bila semua yang datang sudah disesuaikan dengan kebutuhan tim. ”Yang kemungkinan tidak ada pemain barunya adalah pos penjaga gawang,” tambah Ali, sapaan karibnya. Sayangnya, untuk saat ini dia masih enggan membeberkan siapa-siapa saja rekrutan selanjutnya. Ali hanya mengaku kalau manajemen masih terus bergerak memburu pemain yang masuk dalam proyeksitim pelatih.

Selain itu, pihaknya juga terus bergerak mengamankan pemain-pemain lama yang masuk dalam komposisi skuad asuhan Eduardo Almeida. Ali menyebut kalau saat ini hampir semua pemain inti di musim lalu sudah deal untuk tetap berkostum Arema FC. ”Itu termasuk pemain lokal,” kata eks Manager Persekabpas Pasuruan. Contohnya yakni Dendi Santoso, Jhon Alfarizi, dan Kushedya Hari Yudo.

Dari informasi yang didapatkan koran ini, daftar perburuan pemain Arema FC tidak banyak berubah. Artinya, masih berkutat di lingkungan Liga 1 musim lalu. Salah satu yang paling santer dikabarkan yakni kembalinya Irsyad Maulana, Samsul Arif Munip, dan Ahmad Nur Hadianto. Lalu juga ada pemain asing, yang kemungkinan besar berasal dari Eropa. Kabar itu mencuat karena manajemen Arema FC sudah memberi mandat khusus kepada Eduardo untuk mencari sosok pengganti Carlo Fortes.

Menanggapi rumor tersebut, nama-nama pemain yang dikaitkan dengan Arema FC masih enggan berkomentar banyak. Seperti disampaikan Samsul Arif. ”Untuk saat ini saya belum bisa berkomentar,” kata dia saat dikonfirmasi koran ini. Senada dengan Samsul, Ahmad Nur Hardianto, eks penyerang Persita Tangerang, juga masih enggan berkomentar banyak terkait kans gabung Singo Edan. ”Dilihat saja nanti bagaimana. Saat ini masih belum bicara apa-apa,” tuturnya kepada wartawan koran ini kemarin (11/4).

Secara umum, dia menyebut bila di musim depan kemungkinan masih akan bermain untuk tim Liga 1. Usia masih muda, lalu musim lalu juga menunjukkan penampilan yang baik bersama Persita, menjadi alasannya. Saat ini, eks pemain Persela Lamongan itu memang habis masa kontraknya bersama Persita. Di jeda Liga 1 kali ini, Hardianto memilih untuk menikmati masa liburnya. Sembari menyusun ulang langkah ke depan dalam melanjutkan karier sepak bolanya. Untuk diketahui, dia sempat menjadi bagian Arema FC pada musim 2019 lalu.

Terpisah, menanggapi progres perburuan pemain asing, Eduardo Almeida mengaku sudah memulainya. Itu dibuktikan Sabtu lalu (9/4), saat dia memantau sebuah pertandingan di Liga 2 Portugal. Saat itu antara Tim Casa Pia melawan Faranse lah yang dia amati. ”Ketika di Portugal, saya memang selalu menyempatkan melihat pertandingan sepak bola,” papar pria asal Portugal tersebut kepada koran ini. Perihal penyerang asing, pelatih berusia 44 tahun itu mengaku kalau kriterianya bakal disesuaikan dengan kebutuhan klub. ”Yang terpenting lainnya yakni mereka mau bermain di sini (Indonesia),” tutur eks juru taktik Semen Padang tersebut.

Sementara itu, Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mengaku kalau timnya bakal mencari striker berkualitas. Sosok tersebut harus mampu menjadi target man tajam di dalam kotak penalti. ”Untuk penyerang asing kami juga terus mencari striker yang punya insting gol tinggi dan finishing yang baik,” jelas pria asal Probolinggo itu. Berkaca dari keinginan tersebut sepertinya manajemen Arema FC ingin para penyerang nantinya lebih dari penyerang terdahulu.

Sebagaimana diketahui Carlos Fortes di musim perdananya langsung membuat 20 gol untuk Singo Edan. Sekaligus, jadi pemain asing Arema FC terbanyak membuat gol di kompetisi era Liga 1. Gilang mengakui bila dia ingin membentuk dream team di musim ini. Oleh karena itu, dia ingin agar skuad Singo Edan tidak hanya komplet. Namun juga memiliki pemain apik di setiap lininya. ”Kami akan datangkan beberapa pemain bintang di posisi yang dibutuhkan sama tim,” jelas suami dari Shandy Purnamasari tersebut. Langkah menyusun kekuatan yang lebih tangguh itu juga sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi persaingan di kompetisi yang lebih ketat. Dia sadar bila tim-tim kontestan Liga 1 di musim lalu sudah menyiapkan komposisi yang lebih baik lagi. (gp/by)

MALANG KOTA- Manajemen Arema FC memenuhi janjinya. Siang kemarin (11/4), perkenalan gerbong pemain anyar kembali dilakukan. Kali ini ada tiga penggawa yang dipastikan masuk dalam skuad Singo Edan di musim depan. Mereka adalah Ilham Udin Armaiyn dan Hasyim Kipuw dari PSM Makassar. Lalu ada Hanis Saghara Putra, yang musim lalu memperkuat Persikabo 1973.

Bila ditotal, saat ini sudah ada tujuh pemain anyar yang sudah diperkenalkan (selengkapnya baca grafis). Wajah-wajah baru itu dipastikan bukan yang terakhir. Sebab manajemen Singo Edan masih tetap aktif di bursa transfer. Bila diestimasi, masih ada lima pemain baru yang bisa datang ke Bumi Arema Itu termasuk satu pemain asing, yang kemungkinan besar berposisi sebagai striker. ”Untuk musim depan, rencananya kami akan ada lebih dari 10 pemain baru yang akan datang,” jelas Manager Ad Interim Arema FC Muhammad Ali Rifki.

Menurut pria asal Pasuruan tersebut, pemain-pemain baru itu nanti akan mengisi semua pos yang ada tim. Mulai dari lini belakang sampai lini depan. Kepada awak media, dia juga memastikan bila semua yang datang sudah disesuaikan dengan kebutuhan tim. ”Yang kemungkinan tidak ada pemain barunya adalah pos penjaga gawang,” tambah Ali, sapaan karibnya. Sayangnya, untuk saat ini dia masih enggan membeberkan siapa-siapa saja rekrutan selanjutnya. Ali hanya mengaku kalau manajemen masih terus bergerak memburu pemain yang masuk dalam proyeksitim pelatih.

Selain itu, pihaknya juga terus bergerak mengamankan pemain-pemain lama yang masuk dalam komposisi skuad asuhan Eduardo Almeida. Ali menyebut kalau saat ini hampir semua pemain inti di musim lalu sudah deal untuk tetap berkostum Arema FC. ”Itu termasuk pemain lokal,” kata eks Manager Persekabpas Pasuruan. Contohnya yakni Dendi Santoso, Jhon Alfarizi, dan Kushedya Hari Yudo.

Dari informasi yang didapatkan koran ini, daftar perburuan pemain Arema FC tidak banyak berubah. Artinya, masih berkutat di lingkungan Liga 1 musim lalu. Salah satu yang paling santer dikabarkan yakni kembalinya Irsyad Maulana, Samsul Arif Munip, dan Ahmad Nur Hadianto. Lalu juga ada pemain asing, yang kemungkinan besar berasal dari Eropa. Kabar itu mencuat karena manajemen Arema FC sudah memberi mandat khusus kepada Eduardo untuk mencari sosok pengganti Carlo Fortes.

Menanggapi rumor tersebut, nama-nama pemain yang dikaitkan dengan Arema FC masih enggan berkomentar banyak. Seperti disampaikan Samsul Arif. ”Untuk saat ini saya belum bisa berkomentar,” kata dia saat dikonfirmasi koran ini. Senada dengan Samsul, Ahmad Nur Hardianto, eks penyerang Persita Tangerang, juga masih enggan berkomentar banyak terkait kans gabung Singo Edan. ”Dilihat saja nanti bagaimana. Saat ini masih belum bicara apa-apa,” tuturnya kepada wartawan koran ini kemarin (11/4).

Secara umum, dia menyebut bila di musim depan kemungkinan masih akan bermain untuk tim Liga 1. Usia masih muda, lalu musim lalu juga menunjukkan penampilan yang baik bersama Persita, menjadi alasannya. Saat ini, eks pemain Persela Lamongan itu memang habis masa kontraknya bersama Persita. Di jeda Liga 1 kali ini, Hardianto memilih untuk menikmati masa liburnya. Sembari menyusun ulang langkah ke depan dalam melanjutkan karier sepak bolanya. Untuk diketahui, dia sempat menjadi bagian Arema FC pada musim 2019 lalu.

Terpisah, menanggapi progres perburuan pemain asing, Eduardo Almeida mengaku sudah memulainya. Itu dibuktikan Sabtu lalu (9/4), saat dia memantau sebuah pertandingan di Liga 2 Portugal. Saat itu antara Tim Casa Pia melawan Faranse lah yang dia amati. ”Ketika di Portugal, saya memang selalu menyempatkan melihat pertandingan sepak bola,” papar pria asal Portugal tersebut kepada koran ini. Perihal penyerang asing, pelatih berusia 44 tahun itu mengaku kalau kriterianya bakal disesuaikan dengan kebutuhan klub. ”Yang terpenting lainnya yakni mereka mau bermain di sini (Indonesia),” tutur eks juru taktik Semen Padang tersebut.

Sementara itu, Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mengaku kalau timnya bakal mencari striker berkualitas. Sosok tersebut harus mampu menjadi target man tajam di dalam kotak penalti. ”Untuk penyerang asing kami juga terus mencari striker yang punya insting gol tinggi dan finishing yang baik,” jelas pria asal Probolinggo itu. Berkaca dari keinginan tersebut sepertinya manajemen Arema FC ingin para penyerang nantinya lebih dari penyerang terdahulu.

Sebagaimana diketahui Carlos Fortes di musim perdananya langsung membuat 20 gol untuk Singo Edan. Sekaligus, jadi pemain asing Arema FC terbanyak membuat gol di kompetisi era Liga 1. Gilang mengakui bila dia ingin membentuk dream team di musim ini. Oleh karena itu, dia ingin agar skuad Singo Edan tidak hanya komplet. Namun juga memiliki pemain apik di setiap lininya. ”Kami akan datangkan beberapa pemain bintang di posisi yang dibutuhkan sama tim,” jelas suami dari Shandy Purnamasari tersebut. Langkah menyusun kekuatan yang lebih tangguh itu juga sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi persaingan di kompetisi yang lebih ketat. Dia sadar bila tim-tim kontestan Liga 1 di musim lalu sudah menyiapkan komposisi yang lebih baik lagi. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/