alexametrics
22.3 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Perayaan HUT Ke-35 Arema, Sajian Musik Harus Terus Berlanjut

Pertunjukan musik yang hadir dalam perayaan ulang tahun ke-35 Arema mendapatkan banyak respons positif. Acara itu disebutsebut bisa menjadi wadah bagus untuk mengasah kreativitas para pendukung Singo Edan. ”Panggung pertunjukan seperti itu ke depan harus semakin banyak lagi,” kata musisi Anto Baret. 

Pencipta lagu berjudul ’Kabar Damai’ itu juga yakin bila acara tersebut bisa menggugah kegiatan berkesenian lainnya. Seperti acara musik yang berlanjut dengan pagelaran teater, puisi, dan lainnya. ”Jadi jangan hanya kafe-kafe saja yang semakin banyak, panggung pertunjukan musik harus lebih banyak lagi,” tambahnya. 

Pertunjukan musik di peryaan ulang tahun ke-35 Arema digelar Rabu malam (10/8). Berpusat di Kajoetangan Heritage. Sejumlah grup musik asal Malang dengan beragam genre ikut tampil. Seperti d’Kross, Arema Voice, Can A Rock, Apa Rapper of Aremania, Tani Maju, Terrace 88, sampai Corner Side. 

Anto Baret menyebut bila akar kreativitas arek Malang di bidang musik itu sudah sangat mengakar. Itu dibuktikan dengan banyaknya musisi besar yang berasal dari Malang. ”Jadi memang potensi itu benar-benar besar,” tuturnya. Alhasil, jika wadahnya tidak dikuatkan, maka itu akan semakin mendorong produktivitas mereka. 

Terpisah, bagi manajemen Arema FC, sendiri perayaan ulang tahun ke-35 itu sangat luar biasa. Mereka melihat semua bersuka cita dan menunjukkan kalau dalam hatinya ada Arema. ”Ini menjadi sebuah momentum untuk menyenangkan hati masyarakat dan terus menumbuhkan rasa cinta kepada Arema,” kata Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki. (gp/by)

Pertunjukan musik yang hadir dalam perayaan ulang tahun ke-35 Arema mendapatkan banyak respons positif. Acara itu disebutsebut bisa menjadi wadah bagus untuk mengasah kreativitas para pendukung Singo Edan. ”Panggung pertunjukan seperti itu ke depan harus semakin banyak lagi,” kata musisi Anto Baret. 

Pencipta lagu berjudul ’Kabar Damai’ itu juga yakin bila acara tersebut bisa menggugah kegiatan berkesenian lainnya. Seperti acara musik yang berlanjut dengan pagelaran teater, puisi, dan lainnya. ”Jadi jangan hanya kafe-kafe saja yang semakin banyak, panggung pertunjukan musik harus lebih banyak lagi,” tambahnya. 

Pertunjukan musik di peryaan ulang tahun ke-35 Arema digelar Rabu malam (10/8). Berpusat di Kajoetangan Heritage. Sejumlah grup musik asal Malang dengan beragam genre ikut tampil. Seperti d’Kross, Arema Voice, Can A Rock, Apa Rapper of Aremania, Tani Maju, Terrace 88, sampai Corner Side. 

Anto Baret menyebut bila akar kreativitas arek Malang di bidang musik itu sudah sangat mengakar. Itu dibuktikan dengan banyaknya musisi besar yang berasal dari Malang. ”Jadi memang potensi itu benar-benar besar,” tuturnya. Alhasil, jika wadahnya tidak dikuatkan, maka itu akan semakin mendorong produktivitas mereka. 

Terpisah, bagi manajemen Arema FC, sendiri perayaan ulang tahun ke-35 itu sangat luar biasa. Mereka melihat semua bersuka cita dan menunjukkan kalau dalam hatinya ada Arema. ”Ini menjadi sebuah momentum untuk menyenangkan hati masyarakat dan terus menumbuhkan rasa cinta kepada Arema,” kata Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/