alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Store Arema FC : Dua Hari, Catat Omzet Rp 240 Juta

Euforia ulang tahun ke-35 Arema membawa berkah tersendiri untuk store resmi Singo Edan. Itu karena beragam merchandise yang dijual mereka ludes dibeli warga. Sampai kemarin (11/8), hanya tersisa beberapa barang saja di store. Itu membuat mereka mencatatkan omzet yang cukup tinggi. Senilai Rp 240 juta dalam dua hari saja. Tepatnya mulai 9 dan 10 Agustus lalu. 

”Dalam dua hari itu setiap harinya ada pemasukan Rp 120 juta,” kata Manajer Store Arema FC Tjiptadi Purnomo. Pemasukan itu berasal dari pembelian via online atau offline. Adi, sapaan karibnya, menyebut bila catatan omzet itu lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab di tahun 2021 lalu, store tim hanya mencatat pemasukan senilai Rp 100 juta. Sementara jumlah omzet di tahun sebelumnya lebih kecil lagi. 

Berangkat dari hal itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas animo besar warga Malang raya di hari ulang tahun ke-35 Singo Edan. Selanjutnya, pihaknya juga berterima kasih terhadap tiga pemerintah daerah (pemda) di Malang raya, yang sudah membuat kebijakan khusus. ”Karena ada kebijakan diwajibkan memakai atribut Arema juga menjadi penyebabnya,” tambah pria asal Malang itu. 

Berikutnya, Adi menyebut bila kembali bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 secara normal juga memberikan pengaruh. Sebab itu membuat keinginan warga untuk membeli merchandise tim turut meningkat. Ke depan, dia berharap tim Singo Edan bisa terus menunjukkan performa yang bagus. Sebab itu juga bisa membuat penjualan merchandise meningkat. (gp/by)

Euforia ulang tahun ke-35 Arema membawa berkah tersendiri untuk store resmi Singo Edan. Itu karena beragam merchandise yang dijual mereka ludes dibeli warga. Sampai kemarin (11/8), hanya tersisa beberapa barang saja di store. Itu membuat mereka mencatatkan omzet yang cukup tinggi. Senilai Rp 240 juta dalam dua hari saja. Tepatnya mulai 9 dan 10 Agustus lalu. 

”Dalam dua hari itu setiap harinya ada pemasukan Rp 120 juta,” kata Manajer Store Arema FC Tjiptadi Purnomo. Pemasukan itu berasal dari pembelian via online atau offline. Adi, sapaan karibnya, menyebut bila catatan omzet itu lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab di tahun 2021 lalu, store tim hanya mencatat pemasukan senilai Rp 100 juta. Sementara jumlah omzet di tahun sebelumnya lebih kecil lagi. 

Berangkat dari hal itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas animo besar warga Malang raya di hari ulang tahun ke-35 Singo Edan. Selanjutnya, pihaknya juga berterima kasih terhadap tiga pemerintah daerah (pemda) di Malang raya, yang sudah membuat kebijakan khusus. ”Karena ada kebijakan diwajibkan memakai atribut Arema juga menjadi penyebabnya,” tambah pria asal Malang itu. 

Berikutnya, Adi menyebut bila kembali bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 secara normal juga memberikan pengaruh. Sebab itu membuat keinginan warga untuk membeli merchandise tim turut meningkat. Ke depan, dia berharap tim Singo Edan bisa terus menunjukkan performa yang bagus. Sebab itu juga bisa membuat penjualan merchandise meningkat. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/