alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Tiga Srikandi Basket Asal Malang Antar Jatim Raih Emas di PON Papua

HARUMKAN MALANG DAN JATIM: Dari kiri, Adelaide Callista Wongsohardjo, Faizzatus Shoimah, Amelia Ryan Ayu Ardhany usai ikut menyumbang emas untuk tim basket putri Jatim di PON Papua Sabtu (9/10).

MALANG KOTA – Prestasi membanggakan kembali dicatatkan atlet asal Kota Malang dalam gelaran PON XX Papua 2021 pada Sabtu (9/10). Trio Arema yang merupakan pebasket andalan Kota Malang dan Jatim itu adalah Adelaide Callista Wongsohardjo, Amelia Ryan Ayu Ardhany dan Faizzatus Shoimah. Mereka ikut mengantarkan tim basket 5×5 Jatim meraih medali emas setelah menekuk lawannya di babak final yakni tim Bali dengan poin 56-32.

Mewakilli teman-temannya, Adelaide Callista Wongsohardjo mengungkapkan, capaian ini bukan diraih dengan mudah. Dia bersama rekan setimnya telah mengorbankan banyak hal untuk persiapan gelaran PON tahun ini. Latihan keras telah dijalani menjelang PON.

“Pasti senang sekali, karena kami sudah TC sangat lama. Mulai dari latihan online, sampai bulan September tahun lalu mulai latihan offline. Tentu banyak yang dikorbankan,” kata Adelaide kepada Radar Malang dengan penuh kegembiraan.

Laide-sapaan akrabnya-juga menuturkan, raihan emas ini merupakan target yang sudah dicanangkan sebelumnya oleh seluruh komponen tim. Dia mengaku, tim Jawa Timur memberikan segalanya untuk memenangkan cabor basket putri pada gelaran PON Papua XX.

Coaching staff (tim kepelatihan) dan aku pribadi dari awal sudah yakin sama kemampuan tim ini bisa meraih emas dan puji Tuhan tercapai,” imbuhnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Laide juga turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung tim basket putri 5×5 di PON Papua. Menurutnya, berkat dukungan dari berbagai pihak, tim putri Jatim akhirnya bisa memperoleh hasil yang maksimal.

Terpisah, Ketua Umum KONI Kota Malang Edy Wahyono mengapresiasi raihan ketiga atletnya yang ikut menghantarkan tim basket putri Jatim berhasil meraih emas. Dia juga mengaku, dari awal melihat peluang tim putri Jatim memenangkan gelaran tersebut cukup besar. Mulai dari segi postur pemain dan organisasi permainan yang di atas rata-rata.

“Memang salah satu saya prediksi meraih emas dari awal ya basket ini. Meskipun ini beregu ya, tapi mereka (atlet Kota Malang) luar biasa,” terang Edy.

Edy menambahkan, ada juga atlet dari Kota Malang lainnya yang ikut menambah pundi-pundi emas untuk Jatim yakni dari cabor sepatu roda. Yossy Aditya Nugraha tampil ciamik dengan torehan dua medali emas. “Atlet unggulan kami di cabor yang lain masih belum bertanding, ada Acong di cabor atletik. Kami harap mendapatkan medali,” harap dia. (cj7/abm/rmc)

HARUMKAN MALANG DAN JATIM: Dari kiri, Adelaide Callista Wongsohardjo, Faizzatus Shoimah, Amelia Ryan Ayu Ardhany usai ikut menyumbang emas untuk tim basket putri Jatim di PON Papua Sabtu (9/10).

MALANG KOTA – Prestasi membanggakan kembali dicatatkan atlet asal Kota Malang dalam gelaran PON XX Papua 2021 pada Sabtu (9/10). Trio Arema yang merupakan pebasket andalan Kota Malang dan Jatim itu adalah Adelaide Callista Wongsohardjo, Amelia Ryan Ayu Ardhany dan Faizzatus Shoimah. Mereka ikut mengantarkan tim basket 5×5 Jatim meraih medali emas setelah menekuk lawannya di babak final yakni tim Bali dengan poin 56-32.

Mewakilli teman-temannya, Adelaide Callista Wongsohardjo mengungkapkan, capaian ini bukan diraih dengan mudah. Dia bersama rekan setimnya telah mengorbankan banyak hal untuk persiapan gelaran PON tahun ini. Latihan keras telah dijalani menjelang PON.

“Pasti senang sekali, karena kami sudah TC sangat lama. Mulai dari latihan online, sampai bulan September tahun lalu mulai latihan offline. Tentu banyak yang dikorbankan,” kata Adelaide kepada Radar Malang dengan penuh kegembiraan.

Laide-sapaan akrabnya-juga menuturkan, raihan emas ini merupakan target yang sudah dicanangkan sebelumnya oleh seluruh komponen tim. Dia mengaku, tim Jawa Timur memberikan segalanya untuk memenangkan cabor basket putri pada gelaran PON Papua XX.

Coaching staff (tim kepelatihan) dan aku pribadi dari awal sudah yakin sama kemampuan tim ini bisa meraih emas dan puji Tuhan tercapai,” imbuhnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Laide juga turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung tim basket putri 5×5 di PON Papua. Menurutnya, berkat dukungan dari berbagai pihak, tim putri Jatim akhirnya bisa memperoleh hasil yang maksimal.

Terpisah, Ketua Umum KONI Kota Malang Edy Wahyono mengapresiasi raihan ketiga atletnya yang ikut menghantarkan tim basket putri Jatim berhasil meraih emas. Dia juga mengaku, dari awal melihat peluang tim putri Jatim memenangkan gelaran tersebut cukup besar. Mulai dari segi postur pemain dan organisasi permainan yang di atas rata-rata.

“Memang salah satu saya prediksi meraih emas dari awal ya basket ini. Meskipun ini beregu ya, tapi mereka (atlet Kota Malang) luar biasa,” terang Edy.

Edy menambahkan, ada juga atlet dari Kota Malang lainnya yang ikut menambah pundi-pundi emas untuk Jatim yakni dari cabor sepatu roda. Yossy Aditya Nugraha tampil ciamik dengan torehan dua medali emas. “Atlet unggulan kami di cabor yang lain masih belum bertanding, ada Acong di cabor atletik. Kami harap mendapatkan medali,” harap dia. (cj7/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/