alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Berburu Kado Ultah Plus Melawan Mitos

BALI – Dua hari setelah merayakan hari jadinya ke-35, Arema FC harus melakoni laga berat. Bali United bakal menjadi lawan mereka. Laga di pekan keempat Liga 1 itu akan tersaji di markas tim lawan. Untuk diketahui, sejak era kompetisi bernama Liga 1, Arema FC belum pernah menang saat bertandang ke markas tim berjuluk Serdadu Tridatu itu. 

Dalam empat pertandingan terakhir di Pulau Dewata, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan selalu menelan kekalahan. Terakhir di musim 2021/2022 lalu, Singo Edan menyerah dengan skor 1-2. Tak peduli dengan ’mitos’ selalu kalah saat tampil di Pulau Bali, skuad Arema FC tetap mengusung optimisme tinggi. Seluruh elemen tim menginginkan kemenangan untuk dijadikan kado hari jadi ke-35. 

Kesempatan untuk mewujudkan target tersebut terbuka lebar. Sebab pertahanan Bali United tidak berada dalam mode terbaik. Dari dua pertandingan, mereka sudah kemasukan empat gol. Rinciannya, dua gol bersarang ke gawang mereka lewat skema open play. Sisanya melalui bola mati. Beranjak dari kondisi itu, barisan penyerang Arema FC wajib tampil lebih garang. Lemahnya finishing touch saat mereka bersua PSS Sleman tidak boleh terulang. 

Sadar dengan hal tersebut, Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki memastikan bila problem finishing coba dipecahkan skuadnya. ”Saya lihat tim pelatih dan pemain terus mencari solusi terbaik terkait hal itu sebelum laga besok (hari ini),” kata dia. Selama mengawal latihan tim, Ali menyebut bila semua pemain terus mengasah kemampuan dalam finishing. 

Dari pengamatan koran ini, skuad Singo Edan juga wajib menjaga konsentrasi di menitmenit awal. Sebab anak asuh Stefano Cugurra itu kerap memburu gol cepat. Game plan mereka di awal sering mengandalkan pemain-pemain cepat di posisi sayap. Seperti Privat Mbarga, Irfan Jaya, Yabes Roni, Muhammad Rahmat, dan Novel Setiawan. 

Game plan itu sebetulnya hampir sama dengan Arema FC, namun struktur penyerangan Bali United memang lebih rapi. Beranjak dari hal tersebut, bila Arema FC bisa membuat gol terlebih dulu, mereka lebih bisa mengontrol jalannya laga. Dan satu lagi, selama ini tim Singo Edan juga mempunyai pertahanan yang kuat dan solid. Sehingga tim lawan bakal kesulitan dalam menyamakan kedudukan. 

Terpisah, terkait upaya mendapatkan hasil maksimal di laga malam nanti, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengaku bila timnya sudah sangat siap. ”Ini bukan laga yang mudah, karena itu kami harus punya skenario efektif,” kata pria asal Portugal tersebut. Meski datang membawa amunisi lengkap, Eduardo berharap pemainnya tidak terlena. ”Kami harus fokus untuk menjaga kerja sama tim sebaik mungkin,” tuturnya. 

Dia tidak ingin apa yang terjadi pada away di Samarinda terulang. Ketika itu, gawang Arema kebobolan dalam tempo yang cukup singkat. Kurang dari 10 menit mereka sudah kemasukan dua gol. Akibatnya, Sergio Silva dan kawan-kawan harus puas mengakhiri laga dengan kekalahan telak 0-3. 

Lebih lanjut, dalam pertandingan malam nanti, Eduardo juga menyebut bila timnya mempunyai motivasi untuk mengakhiri rekor sulit menang dari Bali United. ”Kami ingin mengubah cerita tersebut (tidak pernah menang di Bali, red) menjadi cerita baru,” jelas eks pelatih Semen Padang tersebut. 

Sementara itu, Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan kalau timnya datang ke laga malam nanti dengan semangat tinggi. Irfan Jaya dan kawan-kawan ingin melanjutkan cerita kemenangan dari laga sebelumnya. ”Ini laga ketiga kami di kandang. Saya harap bisa meraih hasil memuaskan seperti laga sebelumnya,” tutur pria asal Brazil itu. 

Untuk mewujudkan misi tersebut Teco sapaan karibnya memastikan kalau pemainnya dalam kondisi bagus. ”Kami mempunyai waktu recovery yang bagus. Tim juga sudah mempersiapkan taktik dan strategi untuk laga besok (malam nanti),” kata eks Pelatih Persija Jakarta itu. 

Perihal taktik, Teco mengaku sudah tahu bagaimana karakter Almeida. Beranjak dari hal tersebut, dia tidak akan kaget jika pelatih Portugal itu akan menerapkan sistem ’parkir pesawat’ atau setelah unggul. ”Tentunya kami sudah siapkan antisipasinya. Tapi kami akan melihat dulu bagaimana strategi mereka (Arema FC) di lapangan,” tuturnya. (gp/by)

BALI – Dua hari setelah merayakan hari jadinya ke-35, Arema FC harus melakoni laga berat. Bali United bakal menjadi lawan mereka. Laga di pekan keempat Liga 1 itu akan tersaji di markas tim lawan. Untuk diketahui, sejak era kompetisi bernama Liga 1, Arema FC belum pernah menang saat bertandang ke markas tim berjuluk Serdadu Tridatu itu. 

Dalam empat pertandingan terakhir di Pulau Dewata, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan selalu menelan kekalahan. Terakhir di musim 2021/2022 lalu, Singo Edan menyerah dengan skor 1-2. Tak peduli dengan ’mitos’ selalu kalah saat tampil di Pulau Bali, skuad Arema FC tetap mengusung optimisme tinggi. Seluruh elemen tim menginginkan kemenangan untuk dijadikan kado hari jadi ke-35. 

Kesempatan untuk mewujudkan target tersebut terbuka lebar. Sebab pertahanan Bali United tidak berada dalam mode terbaik. Dari dua pertandingan, mereka sudah kemasukan empat gol. Rinciannya, dua gol bersarang ke gawang mereka lewat skema open play. Sisanya melalui bola mati. Beranjak dari kondisi itu, barisan penyerang Arema FC wajib tampil lebih garang. Lemahnya finishing touch saat mereka bersua PSS Sleman tidak boleh terulang. 

Sadar dengan hal tersebut, Manajer Arema FC Muhammad Ali Rifki memastikan bila problem finishing coba dipecahkan skuadnya. ”Saya lihat tim pelatih dan pemain terus mencari solusi terbaik terkait hal itu sebelum laga besok (hari ini),” kata dia. Selama mengawal latihan tim, Ali menyebut bila semua pemain terus mengasah kemampuan dalam finishing. 

Dari pengamatan koran ini, skuad Singo Edan juga wajib menjaga konsentrasi di menitmenit awal. Sebab anak asuh Stefano Cugurra itu kerap memburu gol cepat. Game plan mereka di awal sering mengandalkan pemain-pemain cepat di posisi sayap. Seperti Privat Mbarga, Irfan Jaya, Yabes Roni, Muhammad Rahmat, dan Novel Setiawan. 

Game plan itu sebetulnya hampir sama dengan Arema FC, namun struktur penyerangan Bali United memang lebih rapi. Beranjak dari hal tersebut, bila Arema FC bisa membuat gol terlebih dulu, mereka lebih bisa mengontrol jalannya laga. Dan satu lagi, selama ini tim Singo Edan juga mempunyai pertahanan yang kuat dan solid. Sehingga tim lawan bakal kesulitan dalam menyamakan kedudukan. 

Terpisah, terkait upaya mendapatkan hasil maksimal di laga malam nanti, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengaku bila timnya sudah sangat siap. ”Ini bukan laga yang mudah, karena itu kami harus punya skenario efektif,” kata pria asal Portugal tersebut. Meski datang membawa amunisi lengkap, Eduardo berharap pemainnya tidak terlena. ”Kami harus fokus untuk menjaga kerja sama tim sebaik mungkin,” tuturnya. 

Dia tidak ingin apa yang terjadi pada away di Samarinda terulang. Ketika itu, gawang Arema kebobolan dalam tempo yang cukup singkat. Kurang dari 10 menit mereka sudah kemasukan dua gol. Akibatnya, Sergio Silva dan kawan-kawan harus puas mengakhiri laga dengan kekalahan telak 0-3. 

Lebih lanjut, dalam pertandingan malam nanti, Eduardo juga menyebut bila timnya mempunyai motivasi untuk mengakhiri rekor sulit menang dari Bali United. ”Kami ingin mengubah cerita tersebut (tidak pernah menang di Bali, red) menjadi cerita baru,” jelas eks pelatih Semen Padang tersebut. 

Sementara itu, Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan kalau timnya datang ke laga malam nanti dengan semangat tinggi. Irfan Jaya dan kawan-kawan ingin melanjutkan cerita kemenangan dari laga sebelumnya. ”Ini laga ketiga kami di kandang. Saya harap bisa meraih hasil memuaskan seperti laga sebelumnya,” tutur pria asal Brazil itu. 

Untuk mewujudkan misi tersebut Teco sapaan karibnya memastikan kalau pemainnya dalam kondisi bagus. ”Kami mempunyai waktu recovery yang bagus. Tim juga sudah mempersiapkan taktik dan strategi untuk laga besok (malam nanti),” kata eks Pelatih Persija Jakarta itu. 

Perihal taktik, Teco mengaku sudah tahu bagaimana karakter Almeida. Beranjak dari hal tersebut, dia tidak akan kaget jika pelatih Portugal itu akan menerapkan sistem ’parkir pesawat’ atau setelah unggul. ”Tentunya kami sudah siapkan antisipasinya. Tapi kami akan melihat dulu bagaimana strategi mereka (Arema FC) di lapangan,” tuturnya. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/