alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Hadapi Pekan Kedua Liga 1, Maringa Wajib Teruskan Tren Clean Sheet

MALANG KOTA – Adilson Maringa diharamkan berpuas diri untuk saat ini. Kiper asal Brazil itu dituntut kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Liga 1 seri kedua mendatang. Sebab, pada pertandingan-pertandingan ke depan, mereka diprediksi bakal menghadapi lawan tidak kalah tangguh dari seri sebelumnya.

Ya, Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal berduel dengan tim-tim punya catatan bagus perihal mencetak gol. Misalnya Persija Jakarta, mereka mempunyai produktivitas cukup tinggi karena melesatkan 6 gol. Sedangkan Persita Tangerang sudah menciptakan 8 gol dari 6 laga lalu.
Berkaca dari hal itu, kemampuan Adilson Maringa mengamankan gawang Arema FC memang sangat dibutuhkan. Sebab, tidak bisa dipungkiri cleen sheet (bebas dari gol) akan memudahkan tim memperoleh hasil positif. Tercatat di Liga 1 seri lalu, apabila mampu nirbobol tim Singo Edan tidak pernah kalah.

Statistiknya dalam tiga cleen sheet yang diperoleh, Arema sukses mendapatkan 7 poin. Itu merupakan hasil dari dua kali menang dan sekali imbang. Capaian yang ketika itu mampu mendongkrak posisi mereka ke papan atas klasemen Liga 1.

Sadar akan pentingnya konsistensi Adilson Maringa di pertandingan-pertandingan mendatang, asisten pelatih kiper Arema FC Felipe Americo mengaku selalu mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak berpuas diri saat ini. “Saat ini belum waktunya untuk berpuas diri. Semua penjaga gawang harus terus bekerja,” jelas pria asal Brazil itu.

Mengenai capaian nirbobol di tiga laga terakhir, Felipe mengaku kalau itu hal yang bagus. Sebab, menjadi capaian sangat positif yang bisa meningkatkan kepercayaan diri tim dan kiper. Namun, untuk saat ini harus dilupakan dulu untuk fokus ke depan. “Kami harus mulai kembali, dan berusaha menorehkan catatan yang positif lagi,”katanya.

Malah, lanjut eks pelatih Barito Putera itu, kiper harus terus memperpanjang torehan cleen sheet yang saat ini sudah diperoleh. “Harapannya setiap pertandingan ke depan kami bisa tidak kebobolan,”ungkapnya.

Meski bukan hal yang mudah, Felipe mengaku kalau kiper Arema FC akan berusaha melakukannya. Disebutnya, saat ini para kiper Arema FC terus meningkat kondisinya. Sedangkan, Adilson Maringa juga penyesuaian dirinya semakin bagus.

“Adaptasi dia (Maringa) bagus. Kondisi fisik para kiper juga terus meningkat,” katanya.

Tim juga dilihat Felipe dalam motivasi bagus untuk memulai pertandingan lagi. Dia berharap tim Singo Edan mulai start lebih bagus lagi.
Sebagaimana diketahui sebelumnya di awal seri 1, penampilan tim kurang moncer. Salah satu indikasinya adalah mengenai hasil. Di mana tidak mampu memang dalam empat pertandingan beruntun.

Terpisah, Adilson Maringa mengungkapkan sudah siap memulai liga kembali. Kiper asal Brazil itu mengungkapkan kalau ingin terus membantu tim. Dinilainya kemenangan merupakan akan mendekatkan Arema ke tujuannya, yakni juara. “Saya selalu senang bisa membantu tim. Jadi tentunya harus terus bekerja keras,”jelas pemain 31 tahun tersebut.

Disebutnya, tim saat ini dalam kondisi yang bagus. Karena sudah mempunyai kesiapan mental untuk mengarungi 5 pertandingan seri ke 2 ke depan. “Mental kami lebih bagus saat ini. Saya juga merasa jauh lebih siap kembali,” kata eks pemain klub Liga 2 Portugal Vilafranquense tersebut. Dia juga sudah terbiasa dengan kondisi cuaca yang ada di Indonesia.

Apabila dilihat penampilannya selama ini, Maringa terbilang juga sukses membungkam kritik yang sempat menghampirinya di awal kompetisi. Sebelumnya dia sempat diragukan karena direkrut dari salah satu klub Liga Portugal yang terdegradasi. Selain itu, karena dia baru di Indonesia juga diragukan bisa adaptasi lebih cepat. Namun, suara miring itu sirna lantaran penampilan bagusnya di Liga.

Maringa sendiri diharapkan tidak mengikuti jejak kiper asing terdahulu Srdan Ostojic. Kiper asal Serbia tersebut terbilang punya penampilan yang floop. Dimana, kalah bersaing dengan kiper lokal dan beberapa kali melakukan blunder. Dia hanya menorehkan empat penampilan saja di kompetisi 2018 lalu (gp/abm/rmc)

MALANG KOTA – Adilson Maringa diharamkan berpuas diri untuk saat ini. Kiper asal Brazil itu dituntut kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Liga 1 seri kedua mendatang. Sebab, pada pertandingan-pertandingan ke depan, mereka diprediksi bakal menghadapi lawan tidak kalah tangguh dari seri sebelumnya.

Ya, Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal berduel dengan tim-tim punya catatan bagus perihal mencetak gol. Misalnya Persija Jakarta, mereka mempunyai produktivitas cukup tinggi karena melesatkan 6 gol. Sedangkan Persita Tangerang sudah menciptakan 8 gol dari 6 laga lalu.
Berkaca dari hal itu, kemampuan Adilson Maringa mengamankan gawang Arema FC memang sangat dibutuhkan. Sebab, tidak bisa dipungkiri cleen sheet (bebas dari gol) akan memudahkan tim memperoleh hasil positif. Tercatat di Liga 1 seri lalu, apabila mampu nirbobol tim Singo Edan tidak pernah kalah.

Statistiknya dalam tiga cleen sheet yang diperoleh, Arema sukses mendapatkan 7 poin. Itu merupakan hasil dari dua kali menang dan sekali imbang. Capaian yang ketika itu mampu mendongkrak posisi mereka ke papan atas klasemen Liga 1.

Sadar akan pentingnya konsistensi Adilson Maringa di pertandingan-pertandingan mendatang, asisten pelatih kiper Arema FC Felipe Americo mengaku selalu mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak berpuas diri saat ini. “Saat ini belum waktunya untuk berpuas diri. Semua penjaga gawang harus terus bekerja,” jelas pria asal Brazil itu.

Mengenai capaian nirbobol di tiga laga terakhir, Felipe mengaku kalau itu hal yang bagus. Sebab, menjadi capaian sangat positif yang bisa meningkatkan kepercayaan diri tim dan kiper. Namun, untuk saat ini harus dilupakan dulu untuk fokus ke depan. “Kami harus mulai kembali, dan berusaha menorehkan catatan yang positif lagi,”katanya.

Malah, lanjut eks pelatih Barito Putera itu, kiper harus terus memperpanjang torehan cleen sheet yang saat ini sudah diperoleh. “Harapannya setiap pertandingan ke depan kami bisa tidak kebobolan,”ungkapnya.

Meski bukan hal yang mudah, Felipe mengaku kalau kiper Arema FC akan berusaha melakukannya. Disebutnya, saat ini para kiper Arema FC terus meningkat kondisinya. Sedangkan, Adilson Maringa juga penyesuaian dirinya semakin bagus.

“Adaptasi dia (Maringa) bagus. Kondisi fisik para kiper juga terus meningkat,” katanya.

Tim juga dilihat Felipe dalam motivasi bagus untuk memulai pertandingan lagi. Dia berharap tim Singo Edan mulai start lebih bagus lagi.
Sebagaimana diketahui sebelumnya di awal seri 1, penampilan tim kurang moncer. Salah satu indikasinya adalah mengenai hasil. Di mana tidak mampu memang dalam empat pertandingan beruntun.

Terpisah, Adilson Maringa mengungkapkan sudah siap memulai liga kembali. Kiper asal Brazil itu mengungkapkan kalau ingin terus membantu tim. Dinilainya kemenangan merupakan akan mendekatkan Arema ke tujuannya, yakni juara. “Saya selalu senang bisa membantu tim. Jadi tentunya harus terus bekerja keras,”jelas pemain 31 tahun tersebut.

Disebutnya, tim saat ini dalam kondisi yang bagus. Karena sudah mempunyai kesiapan mental untuk mengarungi 5 pertandingan seri ke 2 ke depan. “Mental kami lebih bagus saat ini. Saya juga merasa jauh lebih siap kembali,” kata eks pemain klub Liga 2 Portugal Vilafranquense tersebut. Dia juga sudah terbiasa dengan kondisi cuaca yang ada di Indonesia.

Apabila dilihat penampilannya selama ini, Maringa terbilang juga sukses membungkam kritik yang sempat menghampirinya di awal kompetisi. Sebelumnya dia sempat diragukan karena direkrut dari salah satu klub Liga Portugal yang terdegradasi. Selain itu, karena dia baru di Indonesia juga diragukan bisa adaptasi lebih cepat. Namun, suara miring itu sirna lantaran penampilan bagusnya di Liga.

Maringa sendiri diharapkan tidak mengikuti jejak kiper asing terdahulu Srdan Ostojic. Kiper asal Serbia tersebut terbilang punya penampilan yang floop. Dimana, kalah bersaing dengan kiper lokal dan beberapa kali melakukan blunder. Dia hanya menorehkan empat penampilan saja di kompetisi 2018 lalu (gp/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru