alexametrics
29.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Renshi Yamaguchi, Spesialis Takling di Arema FC

MALANG KOTA – Renshi Yamaguchi menjadi salah satu pemain asing yang penampilannya acap kali disorot. Kontribusi pemain asal Jepang itu dinilai minim. Lalu beberapa kali juga dicap tidak mempunyai misi bermain lantaran lari ke sana dan kemari saja.

Padahal di balik pandangan sinis tersebut, Renshi rupanya punya catatan yang menarik. Di mana menurut data statistik yang dirilis lapangan.com, pemain 28 tahun itu punya efektivitas perihal melakukan tackling terhadap lawan. Dia sukses mencatatkan 20 kali tackling sukses selama pertandingan seri 1 lalu.

Angka menjadi tertinggi diantara para pemain Arema FC dan pemain Liga 1 lainnya Selain itu kemampuannya itu, kerap mampu menetralisir serangan lawan. Alhasil, membuat lini belakang tim Singo Edan tampil solid. Peran Renshi, ditambah Hanif Sjahbandi bisa sedikit mempermudah kerja Bagas Adi Nugroho dan Sergio Silva.

Mempunyai catatan bagus perihal tackling, Renshi menyebutkan kalau melakukan hal yang bisa untuk tim. Di mana keinginannya adalah bisa memberikan yang terbaik supaya tim Singo Edan memperoleh hasil maksimal.

“Saya bukan pemain spesial dalam fisik. Jadi harus berusaha membuat pemain di sekitar nyaman dan akan muncul banyak permainan bagus untuk tim,” jelasnya.

Renshi sendiri dalam perjalanannya selalu menjadi pilihan utama Eduardo Almeida. Bersama Hanif, dirinya selalu mengisi posisi lini tengah tim Singo Edan sejak laga pertama Liga 1.
Lebih lanjut, Renshi mengaku kalau berusaha untuk menikmati setiap pertandingan. Hal tersebut, diakuinya penting. Sebab, apabila tidak mulai dari diri sendiri akan sulit membantu tim.

“Jika menikmati sepak bola, tim bisa menang,”ungkapnya. (gp/abm/rmc)

MALANG KOTA – Renshi Yamaguchi menjadi salah satu pemain asing yang penampilannya acap kali disorot. Kontribusi pemain asal Jepang itu dinilai minim. Lalu beberapa kali juga dicap tidak mempunyai misi bermain lantaran lari ke sana dan kemari saja.

Padahal di balik pandangan sinis tersebut, Renshi rupanya punya catatan yang menarik. Di mana menurut data statistik yang dirilis lapangan.com, pemain 28 tahun itu punya efektivitas perihal melakukan tackling terhadap lawan. Dia sukses mencatatkan 20 kali tackling sukses selama pertandingan seri 1 lalu.

Angka menjadi tertinggi diantara para pemain Arema FC dan pemain Liga 1 lainnya Selain itu kemampuannya itu, kerap mampu menetralisir serangan lawan. Alhasil, membuat lini belakang tim Singo Edan tampil solid. Peran Renshi, ditambah Hanif Sjahbandi bisa sedikit mempermudah kerja Bagas Adi Nugroho dan Sergio Silva.

Mempunyai catatan bagus perihal tackling, Renshi menyebutkan kalau melakukan hal yang bisa untuk tim. Di mana keinginannya adalah bisa memberikan yang terbaik supaya tim Singo Edan memperoleh hasil maksimal.

“Saya bukan pemain spesial dalam fisik. Jadi harus berusaha membuat pemain di sekitar nyaman dan akan muncul banyak permainan bagus untuk tim,” jelasnya.

Renshi sendiri dalam perjalanannya selalu menjadi pilihan utama Eduardo Almeida. Bersama Hanif, dirinya selalu mengisi posisi lini tengah tim Singo Edan sejak laga pertama Liga 1.
Lebih lanjut, Renshi mengaku kalau berusaha untuk menikmati setiap pertandingan. Hal tersebut, diakuinya penting. Sebab, apabila tidak mulai dari diri sendiri akan sulit membantu tim.

“Jika menikmati sepak bola, tim bisa menang,”ungkapnya. (gp/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru