alexametrics
Thursday, August 13, 2020

Siap-siap "Disiksa" Jadwal Padat, Pemain Arema Bakal Lakoni 31 Laga dalam 151 Hari

- Advertisement -
- Advertisement -

KOTA MALANG – Liga 1 bakal kembali bergulir 1 Oktober mendatang dan harus tuntas pada 28 Februari 2021. Konsekuensinya, pemain bakal melakoni jadwal laga superpadat.
Seperti diketahui, sebelum liga terhenti karena pandemi, mayoritas klub baru melakoni tiga laga. Hanya ada dua klub saja yang melakoni dua laga, yakni Persebaya dan Persija.
Ini artinya, klub masih harus menjalani 31 sampai 32 laga lagi. Seluruh laga itu harus diselesaikan hanya dalam waktu 151 hari. Artinya, pemain bakal bertanding setiap 4 atau 5 hari sekali.
Bandingkan dengan Liga 1 2019 lalu, dimana setiap klub menyelesaikan 34 laga dalam waktu 222 hari.
Asisten Pelatih Arema FC Charis Yulianto menyebutkan, ada beberapa risiko jika jadwal pertandingan cukup padat. Di antaranya, karena waktu recovery yang pendek sehingga berpotensi mengganggu kebugaran pemain. ”Jika terlalu pendek, jeda antara satu pertandingan ke pertandingan lain akan membuat pemain kelelahan dan berisiko cedera,” kata dia.
”(Dengan jadwal padat), pelatih juga tidak bisa menyiapkan pemain secara maksimal untuk pertandingan selanjutnya,” sambung asisten pelatih asal Blitar tersebut.
Jika hal itu terjadi, dipastikan kekuatan tim akan tereduksi. Tenaga lawan yang terkuras juga akan membuat kualitas pertandingan menurun.
”Ya, bisa juga berdampak kepada kualitas permainan,” tutur mantan kapten Timnas Indonesia itu.
Menurut Charis, idealnya dalam satu minggu tim menjalani satu kali pertandingan. ”Layaknya jadwal lalu di mana tim bermain setiap 6 hari juga bagus,” kata Charis.
Pewarta: Galih Prasetyo
Editor: Indra M

- Advertisement -

Latest news

Kaget Pengumuman Dimajukan, Peserta SBMPTN Deg-degan

“Deg-degan sampai sekarang. Tahu informasi perubahan dari internet,” kata gadis asal Kelurahan Sawojajar, Kota Malang ini kepada Radar Malang, Kamis (13/8).
- Advertisement -

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

OJK Malang: Per 30 Juli, Kredit 282.510 Nasabah Direstrukturisasi

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri merinci, dari total nilai restrukturisasi kredit tersebut, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang menyasar 85.402 debitor dengan total baki debet sebesar Rp 8,58 triliun.

Related news

Stadion Gajayana Dikelola Arema, Mungkinkah?

MALANG KOTA - Ada usulan menarik yang dilontarkan salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing di DPRD Kota Malang, hari ini (11/8). Di depan Ketua DPRD I Made Rian, dan Wali Kota Malang, Sutiaji menginginkan agar Stadion Gajayana bisa dikelola oleh Arema. 

HUT Arema, ASN Borong Jersey Singo Edan

KOTA MALANG - Pemerintah tiga daerah di Malang Raya menginstruksikan ASN-nya mengenakan atribut Arema hari ini (11/8). Imbasnya, permintaan jersey, kaos, maupun syal Arema pun meningkat di sejumlah toko. 

Harapan Pengusaha Malang ke Arema FC di HUT: Beri Perhatian Aremania

“Arema FC harus memberikan perhatian kepada Aremania, manajemen harus memberikan apresiasi kepada para supporter,” kata Wibi.

Meski Krisis Kiper, Pelatih Arema Belum Berencana Rekrut Pemain Baru

KOTA MALANG - Jelang bergulirnya kembali Liga 1, Arema FC dihadapkan pada situasi pelik di bawah mistar gawang. Dari empat kiper, hanya satu yang benar-benar siap 'tempur'.
- Advertisement -