alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Empat Pemain Akademi Arema Resmi Naik Kasta

MALANG KOTA – Janji pelatih kepala Arema FC Eduardo Almeida untuk memberikan kesempatan kepada para pemain Akademi Arema tidak hanya menjadi hisapan jempol belaka. Kemarin (13/7) empat pemain akademi resmi naik kelas ke tim senior.

Mereka adalah Achmad Galih, Tito Hamzah, Iqbal Fais, dan Bramantio Ramadhan. Berkaca dari sebelumnya-sebelumnya, kemungkinan Bramantio dan kawan-kawan bakal diikat kontrak dalam jangka panjang, yakni lebih dari satu tahun.

Pemberian kontrak panjang itu terjadi lantaran umumnya pemain-pemain muda di tim Singo Edan memang diproyeksikan untuk masa depan. Contohnya yakni Seiya Da Costa Ley, yang diikat kontrak selama 3 tahun. Terlepas dari hal tersebut, mengorbitkan pemain akademi ke tim senior bisa memang sudah menjadi tradisi di tim Arema FC. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemain akademi juga sudah masuk ke skuad tim senior. Di antaranya adalah Andriyas Francisco, Vikrian Akbar, Aji Saka, Seiya Da Costa Lay, dan Achmad Figo.

Lalu, juga ada nama Ikfanul Alam, Teguh Amiruddin, dan Kushedya Hari Yudo yang merupakan pemain jebolan akademi. Untuk Achmad Galih, Tito Hamzah, Iqbal Fais, dan Bramantio Ramadhan sendiri, manajemen Arema FC berharap kalau para pemain itu tidak cepat puas. Ke depan mereka tetap harus bekerja keras. Maklum, syarat bermain adalah menunjukkan yang terbaik.

”Jalan mereka masih panjang, harapan kami mereka bisa menunjukkan penampilan yang maksimal,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Terpisah, pelatih Akademi Arema FC Doni Suherman mengaku senang dengan banyaknya pemain akademi yang masuk ke tim senior. Selain membuat mereka bisa berkembang, itu juga bisa menjadi memacu semangat para pemain junior di akademi.

”Semoga hal ini juga bisa terus jadikan suntikan memotivasi pemain akademi lainnya,” kata dia.

Sementara itu, mendapatkan kontrak dengan Arema FC, diakui Bramantio Ramadhan menjadi momen yang spesial. Sebab, memang berkostum tim Singo Edan adalah mimpinya sejak kecil. Karenanya, dia mengaku bila ke depan bakal bertanggung jawab dengan kesempatan yang diberikan.

”Alhamdulillah saya bersyukur. Ke depan harus terus berkerja keras lagi,” kata dia. Ke depan, dia mengaku ingin mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk bermain dengan Arema FC. (gp/by/rmc)

MALANG KOTA – Janji pelatih kepala Arema FC Eduardo Almeida untuk memberikan kesempatan kepada para pemain Akademi Arema tidak hanya menjadi hisapan jempol belaka. Kemarin (13/7) empat pemain akademi resmi naik kelas ke tim senior.

Mereka adalah Achmad Galih, Tito Hamzah, Iqbal Fais, dan Bramantio Ramadhan. Berkaca dari sebelumnya-sebelumnya, kemungkinan Bramantio dan kawan-kawan bakal diikat kontrak dalam jangka panjang, yakni lebih dari satu tahun.

Pemberian kontrak panjang itu terjadi lantaran umumnya pemain-pemain muda di tim Singo Edan memang diproyeksikan untuk masa depan. Contohnya yakni Seiya Da Costa Ley, yang diikat kontrak selama 3 tahun. Terlepas dari hal tersebut, mengorbitkan pemain akademi ke tim senior bisa memang sudah menjadi tradisi di tim Arema FC. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemain akademi juga sudah masuk ke skuad tim senior. Di antaranya adalah Andriyas Francisco, Vikrian Akbar, Aji Saka, Seiya Da Costa Lay, dan Achmad Figo.

Lalu, juga ada nama Ikfanul Alam, Teguh Amiruddin, dan Kushedya Hari Yudo yang merupakan pemain jebolan akademi. Untuk Achmad Galih, Tito Hamzah, Iqbal Fais, dan Bramantio Ramadhan sendiri, manajemen Arema FC berharap kalau para pemain itu tidak cepat puas. Ke depan mereka tetap harus bekerja keras. Maklum, syarat bermain adalah menunjukkan yang terbaik.

”Jalan mereka masih panjang, harapan kami mereka bisa menunjukkan penampilan yang maksimal,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Terpisah, pelatih Akademi Arema FC Doni Suherman mengaku senang dengan banyaknya pemain akademi yang masuk ke tim senior. Selain membuat mereka bisa berkembang, itu juga bisa menjadi memacu semangat para pemain junior di akademi.

”Semoga hal ini juga bisa terus jadikan suntikan memotivasi pemain akademi lainnya,” kata dia.

Sementara itu, mendapatkan kontrak dengan Arema FC, diakui Bramantio Ramadhan menjadi momen yang spesial. Sebab, memang berkostum tim Singo Edan adalah mimpinya sejak kecil. Karenanya, dia mengaku bila ke depan bakal bertanggung jawab dengan kesempatan yang diberikan.

”Alhamdulillah saya bersyukur. Ke depan harus terus berkerja keras lagi,” kata dia. Ke depan, dia mengaku ingin mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk bermain dengan Arema FC. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru