alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Hanya Butuh 10 Detik, Eko Roni Pukul KO Petarung asal Tiongkok

RADAR MALANG – Hasil meyakinkan diraih petarung andalan Indonesia Eko Roni Saputra si ajang ONE Championship. Dia meraih kemenangan kelimanya secara beruntun setelah memukul KO lawan asal Tiongkok Liu Peng Shuai dalam duel yang digelar di Singapore Indoor Stadium tadi malam (13/8).

Hebatnya, Eko meng-KO Liu hanya dalam tempo 10 detik. Ini adalah rekor kemenangan tercepat dalam sejarah kelas terbang ONE Championship.

Dalam laga yang bertajuk ONE: BATTLEGROUND II itu, petarung asal Kalimantan Timur tersebut terlihat sangat percaya diri saat mengawali laga. Walaupun memiliki disiplin bela diri gulat, Eko tak segan bertarung dengan pertarungan terbuka.

Liu sejatinya langsung berinisiatif menyerang. Dia langsung melancarkan pukulan sejak ronde pertama dimulai. Namun Eko Roni dengan tenang menahan. Petarung yang berlatih di Evolve MMA Singapura itu juga cepat merespons. Hanya dengan tiga pukulan, Liu terjungkal. Pukulan ke arah rahang kiri tersebut membuat Liu tumbang. Tak menunggu lama, wasit Mohamad Sulaiman langsung menghentikan laga.

Sebelumnya, petarung berusia 30 tahun itu mengatakan ingin menunjukkan gaya menyerang saat melawan Liu. Hal tersebut memang dia buktikan malam ini. Keberhasilan mengalahkan Liu adalah kemenangan kelima beruntun Eko dalam kariernya di MMA.

Semua kemenangan sebelumnya diraih Eko pada ronde pertama. Eko hanya menelan kekalahan sekali dalam enam pertarungan. Satu-satunya hasil negatif Eko terjadi pada debutnya di ONE Championship yakni melawan Nico Soe 12 April 2019. Saat itu, Eko kalah TKO pada ronde pertama.

“Saya telah mengembangkan kemampuan (strike saya) dengan sangat baik, dan saya banyak melatih keterampilan khusus itu. Terakhir kali, saya menang melalui submission. Semua (dari tiga laga terakhir saya) adalah dengan submission. Jadi, pertarungan berikutnya saya akan mencoba (menang dengan pukulan saya),” kata Eko Roni.

“Saya ingin menunjukkan kepada semua penggemar saya, bahwa saya tidak hanya bisa bergulat, tetapi juga bertarung dengan bertukar serangan,” tegasnya.

Dalam laga utama ONE: BATTLEGROUND II, juara Dunia ONE kelas ringan tiga kali Eduard “Landslide” Folayang menghadapi juara KLF dan sesama petarung veteran “The Warrior” Zhang Lipeng.

Sedangkan pada laga pendukung utama, mantan juara dunia ONE kelas Strawweight Alex Silva berhadapan dengan Miao Li Tao dari Tiongkok.

Sumber: JawaPos.Com

RADAR MALANG – Hasil meyakinkan diraih petarung andalan Indonesia Eko Roni Saputra si ajang ONE Championship. Dia meraih kemenangan kelimanya secara beruntun setelah memukul KO lawan asal Tiongkok Liu Peng Shuai dalam duel yang digelar di Singapore Indoor Stadium tadi malam (13/8).

Hebatnya, Eko meng-KO Liu hanya dalam tempo 10 detik. Ini adalah rekor kemenangan tercepat dalam sejarah kelas terbang ONE Championship.

Dalam laga yang bertajuk ONE: BATTLEGROUND II itu, petarung asal Kalimantan Timur tersebut terlihat sangat percaya diri saat mengawali laga. Walaupun memiliki disiplin bela diri gulat, Eko tak segan bertarung dengan pertarungan terbuka.

Liu sejatinya langsung berinisiatif menyerang. Dia langsung melancarkan pukulan sejak ronde pertama dimulai. Namun Eko Roni dengan tenang menahan. Petarung yang berlatih di Evolve MMA Singapura itu juga cepat merespons. Hanya dengan tiga pukulan, Liu terjungkal. Pukulan ke arah rahang kiri tersebut membuat Liu tumbang. Tak menunggu lama, wasit Mohamad Sulaiman langsung menghentikan laga.

Sebelumnya, petarung berusia 30 tahun itu mengatakan ingin menunjukkan gaya menyerang saat melawan Liu. Hal tersebut memang dia buktikan malam ini. Keberhasilan mengalahkan Liu adalah kemenangan kelima beruntun Eko dalam kariernya di MMA.

Semua kemenangan sebelumnya diraih Eko pada ronde pertama. Eko hanya menelan kekalahan sekali dalam enam pertarungan. Satu-satunya hasil negatif Eko terjadi pada debutnya di ONE Championship yakni melawan Nico Soe 12 April 2019. Saat itu, Eko kalah TKO pada ronde pertama.

“Saya telah mengembangkan kemampuan (strike saya) dengan sangat baik, dan saya banyak melatih keterampilan khusus itu. Terakhir kali, saya menang melalui submission. Semua (dari tiga laga terakhir saya) adalah dengan submission. Jadi, pertarungan berikutnya saya akan mencoba (menang dengan pukulan saya),” kata Eko Roni.

“Saya ingin menunjukkan kepada semua penggemar saya, bahwa saya tidak hanya bisa bergulat, tetapi juga bertarung dengan bertukar serangan,” tegasnya.

Dalam laga utama ONE: BATTLEGROUND II, juara Dunia ONE kelas ringan tiga kali Eduard “Landslide” Folayang menghadapi juara KLF dan sesama petarung veteran “The Warrior” Zhang Lipeng.

Sedangkan pada laga pendukung utama, mantan juara dunia ONE kelas Strawweight Alex Silva berhadapan dengan Miao Li Tao dari Tiongkok.

Sumber: JawaPos.Com

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/