alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Tim Gulat Jatim Target 8 Emas di PON XX Papua

MALANG KOTA – Target tinggi diusung Tim Gulat Jatim di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Target ini dua kali lipat jika dibandingkan dengan capaian pada PON Jabar 2016 lalu. Saat itu, mereka membawa pulang 4 medali emas.

Sebagai upaya serius, persiapan sudah dilakukan secara intensif di Rahman Camp Gulat, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebanyak 17 atlet digembleng sejak Januari lalu. Nyaris tidak ada kendala yang dihadapi pelatih maupun pelatih dalam pemusatan latihan tersebut. Pelatih Puslatda Gulat Provinsi Jawa Timur M Rahman mengatakan program latihan dan pendanaan tidak menjadi kendala dalam persiapan.

”Lancar hampir tidak ada kendala, tetapi kita harus tetap menaati protokol kesehatan yang berlaku. Kami rutin melakukan tes swab sebulan sekali,” ujar Rahman. Dari segi pendanaan, KONI Jatim juga selalu tepat waktu untuk mencairkan kepada para atlet. Sehingga persiapan mereka tidak akan terganggu.

”Selama ini pendanaan aman, KONI selalu tepat waktu dalam pencairan dana. Jadi para atlet fokus nya tidak terganggu,” imbuh Rahman.

Tim pelatih menargetkan, delapan medali emas dalam ajang empat tahunan tersebut. Mereka juga sudah menyiapkan strategi khusus untuk meraih target itu. ”Pertama kami wajibkan untuk (tinggal) asrama, agar semua bisa terkendali. Mulai dari makanan harus dijaga dan istirahat cukup. Serta paling utama disiplin ya, itu harus dimiliki atlet jika ingin berprestasi,” imbuh dia.

Terpisah, salah satu atlet, Lulut Gilang Saputra, menyatakan rasa optimisnya untuk meraih emas dalam kompetisi olahraga yang bakal diselenggarakan Oktober mendatang tersebut. ”Target saya sendiri emas,” kata Gilang saat dijumpai di Rahman Camp Gulat.

Soal lawan, Gilang menuturkan bahwa salah satu pesaing terkuatnya adalah atlet asal Kalimantan Timur (Kaltim). ”Sudah tiga kali ketemu saya, selain itu juga dari tuan rumah Papua,” ucap Gilang.

Dia juga sudah menyiapkan trik khusus untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan menambah porsi latihan untuk meraih emas dalam ajang itu. ”Saya sendiri akan bekerja keras lebih dari orang lain. Karena saya tingginya paling kecil di kelas saya, ya harus lebih bekerja keras daripada yang lain,” pungkasnya.

Pewarta: Andika Satria

MALANG KOTA – Target tinggi diusung Tim Gulat Jatim di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Target ini dua kali lipat jika dibandingkan dengan capaian pada PON Jabar 2016 lalu. Saat itu, mereka membawa pulang 4 medali emas.

Sebagai upaya serius, persiapan sudah dilakukan secara intensif di Rahman Camp Gulat, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebanyak 17 atlet digembleng sejak Januari lalu. Nyaris tidak ada kendala yang dihadapi pelatih maupun pelatih dalam pemusatan latihan tersebut. Pelatih Puslatda Gulat Provinsi Jawa Timur M Rahman mengatakan program latihan dan pendanaan tidak menjadi kendala dalam persiapan.

”Lancar hampir tidak ada kendala, tetapi kita harus tetap menaati protokol kesehatan yang berlaku. Kami rutin melakukan tes swab sebulan sekali,” ujar Rahman. Dari segi pendanaan, KONI Jatim juga selalu tepat waktu untuk mencairkan kepada para atlet. Sehingga persiapan mereka tidak akan terganggu.

”Selama ini pendanaan aman, KONI selalu tepat waktu dalam pencairan dana. Jadi para atlet fokus nya tidak terganggu,” imbuh Rahman.

Tim pelatih menargetkan, delapan medali emas dalam ajang empat tahunan tersebut. Mereka juga sudah menyiapkan strategi khusus untuk meraih target itu. ”Pertama kami wajibkan untuk (tinggal) asrama, agar semua bisa terkendali. Mulai dari makanan harus dijaga dan istirahat cukup. Serta paling utama disiplin ya, itu harus dimiliki atlet jika ingin berprestasi,” imbuh dia.

Terpisah, salah satu atlet, Lulut Gilang Saputra, menyatakan rasa optimisnya untuk meraih emas dalam kompetisi olahraga yang bakal diselenggarakan Oktober mendatang tersebut. ”Target saya sendiri emas,” kata Gilang saat dijumpai di Rahman Camp Gulat.

Soal lawan, Gilang menuturkan bahwa salah satu pesaing terkuatnya adalah atlet asal Kalimantan Timur (Kaltim). ”Sudah tiga kali ketemu saya, selain itu juga dari tuan rumah Papua,” ucap Gilang.

Dia juga sudah menyiapkan trik khusus untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan menambah porsi latihan untuk meraih emas dalam ajang itu. ”Saya sendiri akan bekerja keras lebih dari orang lain. Karena saya tingginya paling kecil di kelas saya, ya harus lebih bekerja keras daripada yang lain,” pungkasnya.

Pewarta: Andika Satria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru