alexametrics
29C
Malang
Friday, 5 March 2021

Sepak Bola Tak Masuk Cabor Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tidak memasukkan olahraga sepak bola dalam daftar 17 cabang olahraga (cabor) yang diusulkan dalam prioritas penerima vaksin Covid-19. Terkait hal itu, PSSI pun langsung mengajukan surat permohonan untuk mendapatkan vaksin.

“PSSI telah mengajukan permohonan vaksin ke Kemenkes yang ditembuskan ke Kemenpora,” terang Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi seperti melansir dari Jawa Pos, Sabtu (16/1).

Pengajuan vaksin tersebut meliputi kebutuhan seluruh pemain dan ofisial timnas di semua level usia. Mulai timnas U-16, U-19, U-23, hingga senior. Termasuk seluruh perangkat kompetisi dari Liga 1 sampai Liga 3.

Sebagai olahraga paling populer di tanah air, sepak bola tentu ingin kebagian jatah vaksin agar roda persepakbolaan yang saat ini mandek bisa berputar lagi.

“Ya mudah-mudahan (dengan vaksin) liga bisa berjalan,” ucap pelatih Persiraja Hendri Susilo.

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan, kehadiran vaksin menjadi salah satu poin pembahasan dalam owner club meeting Jumat (15/1) kemarin. Untuk Liga 1.

Poin utama yang menjadi pembahasan tentu saja soal Liga 2020 akan dihentikan atau dilanjutkan dan mulai dengan musim baru 2021. Selain itu, adanya vaksin menjadi pembahasan penting.

“Kami sangat senang jika vaksin bisa didapatkan segera untuk sepak bola. Khususnya Liga 1 dan Liga 2,” paparnya.

Bahkan, PT LIB siap jika nantinya vaksin didistribusikan secara komersial. Lantas, kapan idealnya vaksin bisa didistribusikan untuk pemain dan ofisial tim?

“Semua kami pelajari lagi. Kita ikut sesuai prosedur vaksin saja,” imbuhnya.

Adapun 17 Cabor yang diusulkan Kemenpora agar diprioritaskan mendapat vaksin adalah angkat besi, tenis, catur, pencak silat, senam, karate, panahan, taekwondo, renang, bulu tangkis, voli, boling, selancar ombak, wushu, menembak, dayung, dan judo.

Sumber: Jawapos

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI tidak memasukkan olahraga sepak bola dalam daftar 17 cabang olahraga (cabor) yang diusulkan dalam prioritas penerima vaksin Covid-19. Terkait hal itu, PSSI pun langsung mengajukan surat permohonan untuk mendapatkan vaksin.

“PSSI telah mengajukan permohonan vaksin ke Kemenkes yang ditembuskan ke Kemenpora,” terang Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi seperti melansir dari Jawa Pos, Sabtu (16/1).

Pengajuan vaksin tersebut meliputi kebutuhan seluruh pemain dan ofisial timnas di semua level usia. Mulai timnas U-16, U-19, U-23, hingga senior. Termasuk seluruh perangkat kompetisi dari Liga 1 sampai Liga 3.

Sebagai olahraga paling populer di tanah air, sepak bola tentu ingin kebagian jatah vaksin agar roda persepakbolaan yang saat ini mandek bisa berputar lagi.

“Ya mudah-mudahan (dengan vaksin) liga bisa berjalan,” ucap pelatih Persiraja Hendri Susilo.

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan, kehadiran vaksin menjadi salah satu poin pembahasan dalam owner club meeting Jumat (15/1) kemarin. Untuk Liga 1.

Poin utama yang menjadi pembahasan tentu saja soal Liga 2020 akan dihentikan atau dilanjutkan dan mulai dengan musim baru 2021. Selain itu, adanya vaksin menjadi pembahasan penting.

“Kami sangat senang jika vaksin bisa didapatkan segera untuk sepak bola. Khususnya Liga 1 dan Liga 2,” paparnya.

Bahkan, PT LIB siap jika nantinya vaksin didistribusikan secara komersial. Lantas, kapan idealnya vaksin bisa didistribusikan untuk pemain dan ofisial tim?

“Semua kami pelajari lagi. Kita ikut sesuai prosedur vaksin saja,” imbuhnya.

Adapun 17 Cabor yang diusulkan Kemenpora agar diprioritaskan mendapat vaksin adalah angkat besi, tenis, catur, pencak silat, senam, karate, panahan, taekwondo, renang, bulu tangkis, voli, boling, selancar ombak, wushu, menembak, dayung, dan judo.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru