alexametrics
23C
Malang
Tuesday, 2 March 2021

Dilepas Arema FC, Carlos Oliveira Ogah Pulang Kampung

RADAR MALANG – Carlos Oliveira memang tak lagi menjadi pelatih Arema FC pasca manajemen Singo Edan –julukan Arema FC– memastikan tidak akan memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil tersebut. Kendati demikian, Carlos lebih memilih tetap berada di Indonesia. Dia tidak akan kembali ke Brasil dalam waktu dekat. Malah, dia punya rencana untuk tetap berkarir di Liga 1.

”Saya bisa saja tetap bertahan di Indonesia. Tapi bisa juga pergi ke negara lain,” kata Carlos seperti dilansir dari Jawapos, Rabu (17/2).

Kalaupun pergi, Carlos juga belum tahu akan ke mana. Sebab, dia sudah kadung menolak dua tawaran dari klub lain demi Arema. ”Saya sudah kehilangan dua kesempatan untuk melatih klub baru,” ungkap pelatih 59 tahun itu.

Meski demikian, dia sama sekali tidak menyesal. Sebab, sejak awal keputusannya adalah bertahan bersama Singo Edan.

Sampai saat ini belum ada klub lain yang memberikan tawaran. Termasuk dari tim Liga 1. Kalaupun nanti ada tawaran dari tim Liga 1, mantan pelatih Becamex Binh Duong tersebut sulit untuk menolaknya.

Artinya, Carlos punya kans untuk menghadapi Arema di laga resmi. Jika benar, dia sangat antusias. ”Tentu saja akan jadi laga yang sangat menarik bagi saya,” ucapnya.

Apalagi, keputusan manajemen Singo Edan membuatnya kecewa. ”Bayangkan, saya bahkan belum menyelesaikan apa yang saya mulai,” kata pelatih yang punya akademi sepak bola di Amerika Serikat itu.

Carlos direkrut pada September 2020. Belum sekali pun dia memimpin Arema di laga resmi. Maklum, Liga 1 2020 saat itu tengah ditunda. Pergi tanpa mendampingi tim di laga resmi membuat Carlos tak habis pikir.

”Kalau memang saya menjalani musim yang buruk, saya bisa mengerti. Tapi, saya sudah memilih tinggal di sini (Malang), menolak tawaran dari klub lain, tapi malah mendapat akhir seperti ini (kontrak tidak diperpanjang, Red),” beber pria kelahiran 4 Juni 1961 tersebut.

Selama di Indonesia, Carlos lebih sering berkumpul dengan koleganya dari Brasil. Di antaranya adalah Jacksen F. Tiago dan Gomes de Oliveira. Termasuk beberapa pemain seperti Alberto Goncalves dan Caio Ruan. Terakhir, mereka menghadiri sebuah fun games yang diadakan di Kecamatan Kedamean, Gresik.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Carlos Oliveira memang tak lagi menjadi pelatih Arema FC pasca manajemen Singo Edan –julukan Arema FC– memastikan tidak akan memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil tersebut. Kendati demikian, Carlos lebih memilih tetap berada di Indonesia. Dia tidak akan kembali ke Brasil dalam waktu dekat. Malah, dia punya rencana untuk tetap berkarir di Liga 1.

”Saya bisa saja tetap bertahan di Indonesia. Tapi bisa juga pergi ke negara lain,” kata Carlos seperti dilansir dari Jawapos, Rabu (17/2).

Kalaupun pergi, Carlos juga belum tahu akan ke mana. Sebab, dia sudah kadung menolak dua tawaran dari klub lain demi Arema. ”Saya sudah kehilangan dua kesempatan untuk melatih klub baru,” ungkap pelatih 59 tahun itu.

Meski demikian, dia sama sekali tidak menyesal. Sebab, sejak awal keputusannya adalah bertahan bersama Singo Edan.

Sampai saat ini belum ada klub lain yang memberikan tawaran. Termasuk dari tim Liga 1. Kalaupun nanti ada tawaran dari tim Liga 1, mantan pelatih Becamex Binh Duong tersebut sulit untuk menolaknya.

Artinya, Carlos punya kans untuk menghadapi Arema di laga resmi. Jika benar, dia sangat antusias. ”Tentu saja akan jadi laga yang sangat menarik bagi saya,” ucapnya.

Apalagi, keputusan manajemen Singo Edan membuatnya kecewa. ”Bayangkan, saya bahkan belum menyelesaikan apa yang saya mulai,” kata pelatih yang punya akademi sepak bola di Amerika Serikat itu.

Carlos direkrut pada September 2020. Belum sekali pun dia memimpin Arema di laga resmi. Maklum, Liga 1 2020 saat itu tengah ditunda. Pergi tanpa mendampingi tim di laga resmi membuat Carlos tak habis pikir.

”Kalau memang saya menjalani musim yang buruk, saya bisa mengerti. Tapi, saya sudah memilih tinggal di sini (Malang), menolak tawaran dari klub lain, tapi malah mendapat akhir seperti ini (kontrak tidak diperpanjang, Red),” beber pria kelahiran 4 Juni 1961 tersebut.

Selama di Indonesia, Carlos lebih sering berkumpul dengan koleganya dari Brasil. Di antaranya adalah Jacksen F. Tiago dan Gomes de Oliveira. Termasuk beberapa pemain seperti Alberto Goncalves dan Caio Ruan. Terakhir, mereka menghadiri sebuah fun games yang diadakan di Kecamatan Kedamean, Gresik.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru