alexametrics
22.3 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Arkhan Fikri Dapat Banyak Ilmu dari Laga Debut

Arkhan Fikri tampak antusias bercerita tentang pertandingan pertamanya di Liga 1 bersama Arema FC. Meski hanya tampil selama 21 menit di laga kontra Bali United, dia menyebut bila itu menjadi momen yang cukup berharga. Karena dari pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta tersebut, dia mengaku bisa belajar banyak hal. 

Salah satunya tentang bagaimana bermain di kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia. Pemain asal Sumatera Barat itu mengakui bila level permainan di Liga 1 sangat berbeda dengan ajang yang pernah diikutinya. ”Pelajaran yang didapat, mental harus lebih kuat lagi dan lebih berani untuk pegang bola,” jelas eks pemain Timnas U-19 tersebut. 

Dia mengaku sempat nervous saat turun di laga pekan keempat BRI Liga 1 itu. Perasaan itu datang saat dia mau masuk ke lapangan. Namun setelah berada di lapangan, Arkhan mengaku kalau rasa tersebut langsung hilang. Fokus ke pertandingan menjadi penyebabnya. ”Atmosfer dan tensi laganya tinggi ketika itu,” tutur pemain yang sempat menjadi bagian tim Barito Putera junior tersebut. 

Dalam pertandingan tersebut, Arkhan mengaku tidak mendapat instruksi khusus dari tim pelatih. Tim pelatih hanya mewanti-wanti dia untuk berusaha maksimal. ”Pelatih bilang ke saya untuk tidak merasa terbebani, bermain enjoy, dan buat yang terbaik,” jelas pemain yang mengenakan nomor punggung 18 tersebut. 

Ke depan, pemain berusia 17 tahun itu mengaku ingin terus memberikan kontribusi untuk tim Singo Edan. ”Semoga terus mendapatkan kesempatan dan kepercayaan bermain,” kata dia. Demi mewujudkan misi tersebut, Arkhan mengatakan siap bersaing dengan para pemain lain. Khususnya di sesi latihan. (gp/by)

Arkhan Fikri tampak antusias bercerita tentang pertandingan pertamanya di Liga 1 bersama Arema FC. Meski hanya tampil selama 21 menit di laga kontra Bali United, dia menyebut bila itu menjadi momen yang cukup berharga. Karena dari pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta tersebut, dia mengaku bisa belajar banyak hal. 

Salah satunya tentang bagaimana bermain di kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia. Pemain asal Sumatera Barat itu mengakui bila level permainan di Liga 1 sangat berbeda dengan ajang yang pernah diikutinya. ”Pelajaran yang didapat, mental harus lebih kuat lagi dan lebih berani untuk pegang bola,” jelas eks pemain Timnas U-19 tersebut. 

Dia mengaku sempat nervous saat turun di laga pekan keempat BRI Liga 1 itu. Perasaan itu datang saat dia mau masuk ke lapangan. Namun setelah berada di lapangan, Arkhan mengaku kalau rasa tersebut langsung hilang. Fokus ke pertandingan menjadi penyebabnya. ”Atmosfer dan tensi laganya tinggi ketika itu,” tutur pemain yang sempat menjadi bagian tim Barito Putera junior tersebut. 

Dalam pertandingan tersebut, Arkhan mengaku tidak mendapat instruksi khusus dari tim pelatih. Tim pelatih hanya mewanti-wanti dia untuk berusaha maksimal. ”Pelatih bilang ke saya untuk tidak merasa terbebani, bermain enjoy, dan buat yang terbaik,” jelas pemain yang mengenakan nomor punggung 18 tersebut. 

Ke depan, pemain berusia 17 tahun itu mengaku ingin terus memberikan kontribusi untuk tim Singo Edan. ”Semoga terus mendapatkan kesempatan dan kepercayaan bermain,” kata dia. Demi mewujudkan misi tersebut, Arkhan mengatakan siap bersaing dengan para pemain lain. Khususnya di sesi latihan. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/