alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Fokus Tim Juku Eja Terbagi Dua, Eduardo Enggan Menjadikannya Modal Singo Edan

MALANG KOTA – Arema FC punya sejumlah keuntungan jelang bertandang ke markas PSM Makassar. Konsentrasi calon lawan kini tengah terbagi. Sebab tim berjuluk Juku Eja itu kini dihadapkan dengan dua laga penting. Pertama melawan Arema FC di BRI Liga 1. Kedua melakoni laga final AFC Cup Zona Asia Tenggara. 

Semakin berat karena dua momen tersebut harus mereka jalani dalam rentang waktu yang berdekatan. Pada 20 Agustus nanti, mereka akan menjadi Singo Edan. Empat hari berselang, tepatnya 24 Agustus, mereka akan menjalani pertandingan final melawan Kuala Lumpur City di Malaysia. 

Kedua laga itu sama-sama penting bagi tim Juku Eja. Jika sampai kalah dari Singo Edan, posisi mereka di klasemen sementara bisa saja melorot. Sebab, jarak poin antar tim tak terpaut jauh. Berikutnya, jika mereka mampu melewati laga final AFC Zona Asia Tenggara dengan kemenangan, itu akan menjadi sejarah. 

Sebagaimana diketahui, selama ini cukup jarang tim dari Indonesia juara di level Asia Tenggara. Selain itu, menang di final tersebut juga akan membuat PSM Makassar bisa lolos dan bertanding di AFC Cup zona Asia. Menanggapi kondisi lawan yang tengah terbagi konsentrasinya itu, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida menolak anggapan jika itu menjadi keuntungan timnya. 

Dia memprediksi kalau PSM sudah menyiapkan antisipasi untuk bisa maksimal di setiap laga. ”Saya pikir itu tidak memengaruhi mereka untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata pelatih asal Portugal tersebut. Apalagi saat jumpa Arema FC, PSM akan bermain di kandangnya sendiri. Alhasil, mereka juga mempunyai motivasi tinggi untuk bisa menang. Karena itu, Eduardo mengaku tidak mau terlalu memikirkan apa yang terjadi di kubu PSM Makassar. 

Yang terpenting menurutnya yakni melakukan persiapan maksimal setelah sebelumnya libur dua hari. ”Kami harus fokus kepada pekerjaan kami sendiri,” tuturnya. Upaya untuk menganalisis lawan, menyiapkan antisipasi, sampai mematangkan skema permainan akan dilakukan pihaknya. 

Dalam latihan kemarin pagi di lapangan Universitas Brawijaya (UB), tampak intensitas latihan ditingkatkan. Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan harus berlatih dengan tempo tinggi mulai awal sampai akhir. Ada juga tambahan materi latihan finishing dan conditioning di sesi akhir. Tim Singo Edan juga mencoba beberapa skema dalam game internal. 

Menurut Eduardo itu menjadi bagian dari timnya untuk menyambut laga selanjutnya. ”Kami tidak boleh rileks. Tim harus mempersiapkan semuanya,” kata juru taktik berlisensi UEFA Pro itu. Senada dengan sang pelatih, para pemain Arema FC juga tidak mau terlalu memikirkan kondisi tim lawan. ”Yang harus dilakukan saat ini latihan sebaik mungkin agar nanti bisa tampil maksimal,” jelas Ilham Udin Armaiyn. 

Sementara itu, dalam konferensi pers usai laga melawan Rans Nusantara, Pelatih Kepala PSM Makassar Bernardo Tavares mengakui bila konsentrasi timnya langsung diarahkan untuk dua laga besar. ”Kami akan fokus ke Arema dulu, baru setelah itu laga di AFC,” jelasnya. Karena itu, dia memastikan bila timnya akan berusaha mendapatkan hasil bagus saat berjumpa Singo Edan. (gp/by)

MALANG KOTA – Arema FC punya sejumlah keuntungan jelang bertandang ke markas PSM Makassar. Konsentrasi calon lawan kini tengah terbagi. Sebab tim berjuluk Juku Eja itu kini dihadapkan dengan dua laga penting. Pertama melawan Arema FC di BRI Liga 1. Kedua melakoni laga final AFC Cup Zona Asia Tenggara. 

Semakin berat karena dua momen tersebut harus mereka jalani dalam rentang waktu yang berdekatan. Pada 20 Agustus nanti, mereka akan menjadi Singo Edan. Empat hari berselang, tepatnya 24 Agustus, mereka akan menjalani pertandingan final melawan Kuala Lumpur City di Malaysia. 

Kedua laga itu sama-sama penting bagi tim Juku Eja. Jika sampai kalah dari Singo Edan, posisi mereka di klasemen sementara bisa saja melorot. Sebab, jarak poin antar tim tak terpaut jauh. Berikutnya, jika mereka mampu melewati laga final AFC Zona Asia Tenggara dengan kemenangan, itu akan menjadi sejarah. 

Sebagaimana diketahui, selama ini cukup jarang tim dari Indonesia juara di level Asia Tenggara. Selain itu, menang di final tersebut juga akan membuat PSM Makassar bisa lolos dan bertanding di AFC Cup zona Asia. Menanggapi kondisi lawan yang tengah terbagi konsentrasinya itu, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida menolak anggapan jika itu menjadi keuntungan timnya. 

Dia memprediksi kalau PSM sudah menyiapkan antisipasi untuk bisa maksimal di setiap laga. ”Saya pikir itu tidak memengaruhi mereka untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata pelatih asal Portugal tersebut. Apalagi saat jumpa Arema FC, PSM akan bermain di kandangnya sendiri. Alhasil, mereka juga mempunyai motivasi tinggi untuk bisa menang. Karena itu, Eduardo mengaku tidak mau terlalu memikirkan apa yang terjadi di kubu PSM Makassar. 

Yang terpenting menurutnya yakni melakukan persiapan maksimal setelah sebelumnya libur dua hari. ”Kami harus fokus kepada pekerjaan kami sendiri,” tuturnya. Upaya untuk menganalisis lawan, menyiapkan antisipasi, sampai mematangkan skema permainan akan dilakukan pihaknya. 

Dalam latihan kemarin pagi di lapangan Universitas Brawijaya (UB), tampak intensitas latihan ditingkatkan. Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan harus berlatih dengan tempo tinggi mulai awal sampai akhir. Ada juga tambahan materi latihan finishing dan conditioning di sesi akhir. Tim Singo Edan juga mencoba beberapa skema dalam game internal. 

Menurut Eduardo itu menjadi bagian dari timnya untuk menyambut laga selanjutnya. ”Kami tidak boleh rileks. Tim harus mempersiapkan semuanya,” kata juru taktik berlisensi UEFA Pro itu. Senada dengan sang pelatih, para pemain Arema FC juga tidak mau terlalu memikirkan kondisi tim lawan. ”Yang harus dilakukan saat ini latihan sebaik mungkin agar nanti bisa tampil maksimal,” jelas Ilham Udin Armaiyn. 

Sementara itu, dalam konferensi pers usai laga melawan Rans Nusantara, Pelatih Kepala PSM Makassar Bernardo Tavares mengakui bila konsentrasi timnya langsung diarahkan untuk dua laga besar. ”Kami akan fokus ke Arema dulu, baru setelah itu laga di AFC,” jelasnya. Karena itu, dia memastikan bila timnya akan berusaha mendapatkan hasil bagus saat berjumpa Singo Edan. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/