alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Irsyad Maulana dan Rafli Harus Menepi

MALANG KOTA – Latihan Arema FC kemarin pagi (16/8) di lapangan Universitas Brawijaya tidak lengkap. Ada sejumlah pemain yang harus melakukan latihan terpisah bersama fisioterapi dan dokter tim. Pemain yang untuk sementara harus menepi itu di antaranya, Irsyad Maulana, Muhammad Rafli, dan Seiya Da Costa. 

Menepinya Rafli menjawab teka-teki kenapa pemain asal Jakarta itu tidak ikut diboyong ke Bali. Dari pengamatan koran ini, dari tiga nama tersebut, tampak Rafli dan Seiya harus melakukan penguatan lebih intensif. Beberapa kali keduanya menjalani treatment. Mulai dari berjalan hingga jogging. Sementara Irsyad mendapat treatment jalan kaki mengitari lapangan beberapa kali. 

Terkait kondisi Rafli dan Irsyad, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida tidak mau merinci detail problemnya. Yang pasti menurut dia, kondisi kedua sosok tersebut cukup positif. ”Mereka butuh recovery (waktu penyembuhan, red). Saya harap segera kembali ke tim,” papar pria asal Portugal itu. 

Eduardo optimistis baik Irsyad dan Rafli bakal segera kembali ke tim. Itu karena keduanya sudah mendapatkan penanganan dari tim medis. ”Saya pikir Irsyad dan Rafli selalu punya motivasi bagus untuk segera kembali (sembuh, red),” tambahnya. Lebih lanjut, mengenai bagaimana nasib keduanya di laga selanjutnya, Eduardo tidak mau berandai-andai. Dia memilih menunggu informasi lebih lanjut dari tim medis. 

Menepinya Rafli dan Irsyad membuat opsi gelandang serang Singo Edan tereduksi. Saat ini hanya menyisakan beberapa nama. Di antaranya adalah Tito Hamzah, Adam Alis, Dendi Santoso, Adam Alis, sampai Ilham Udin. Meski begitu, melihat kondisi kemarin, besar kemungkinan keduanya akan segera sembuh dalam beberapa hari ke depan. (gp/by)

MALANG KOTA – Latihan Arema FC kemarin pagi (16/8) di lapangan Universitas Brawijaya tidak lengkap. Ada sejumlah pemain yang harus melakukan latihan terpisah bersama fisioterapi dan dokter tim. Pemain yang untuk sementara harus menepi itu di antaranya, Irsyad Maulana, Muhammad Rafli, dan Seiya Da Costa. 

Menepinya Rafli menjawab teka-teki kenapa pemain asal Jakarta itu tidak ikut diboyong ke Bali. Dari pengamatan koran ini, dari tiga nama tersebut, tampak Rafli dan Seiya harus melakukan penguatan lebih intensif. Beberapa kali keduanya menjalani treatment. Mulai dari berjalan hingga jogging. Sementara Irsyad mendapat treatment jalan kaki mengitari lapangan beberapa kali. 

Terkait kondisi Rafli dan Irsyad, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida tidak mau merinci detail problemnya. Yang pasti menurut dia, kondisi kedua sosok tersebut cukup positif. ”Mereka butuh recovery (waktu penyembuhan, red). Saya harap segera kembali ke tim,” papar pria asal Portugal itu. 

Eduardo optimistis baik Irsyad dan Rafli bakal segera kembali ke tim. Itu karena keduanya sudah mendapatkan penanganan dari tim medis. ”Saya pikir Irsyad dan Rafli selalu punya motivasi bagus untuk segera kembali (sembuh, red),” tambahnya. Lebih lanjut, mengenai bagaimana nasib keduanya di laga selanjutnya, Eduardo tidak mau berandai-andai. Dia memilih menunggu informasi lebih lanjut dari tim medis. 

Menepinya Rafli dan Irsyad membuat opsi gelandang serang Singo Edan tereduksi. Saat ini hanya menyisakan beberapa nama. Di antaranya adalah Tito Hamzah, Adam Alis, Dendi Santoso, Adam Alis, sampai Ilham Udin. Meski begitu, melihat kondisi kemarin, besar kemungkinan keduanya akan segera sembuh dalam beberapa hari ke depan. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/