alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Arema FC Akhiri Rekor Minor di Manahan dan Persija Jakarta

SOLO – Hasil positif di pertandingan pekan ke 7 BRI Liga 1 (17/10) tidak hanya membuat Arema FC terdongkrak peringkatnya di klasemen. Tiga poin itu juga memutus cerita minor mereka saat bermain di Stadion Manahan Solo dan bertemu Persija Jakarta.

Ya, tim Singo Edan memang sebelumnya sulit mendapatkan hasil maksimal saat tampil di Stadion Manahan. Salah satu contohnya di pertandingan Piala Menpora Maret lalu. Ketika itu, mereka tidak pernah menang sekalipun dari tiga laga yang dijalani.

Sedangkan melawan Persija Jakarta sebelum laga kali ini, terakhir mereka menang adalah empat tahun lalu. Saat itu mereka menang 1-0 ketika bermain di Trofeo Bhayangkara. Sebelum itu, capaian paling tinggi tim Singo Edan adalah menahan imbang tim ibukota tersebut.

Dalam kemenangan pertandingan tadi (17/10) Dendi Santoso menuturkan bahwa ada dua hal yang menjadi kunci kemenangannya. Pertama yakni taktikal yang diterapkan pelatih kepala Eduardo Almeida yang berjalan dengan baik. “Saya berterimakasih kepada coach. Yang pada laga hari ini memberikan strategi yang bagus,” kata pemain bernomor punggung 41 tersebut.

Dalam pertandingan Minggu (17/10) Arema terbilang bermain solid. Baik itu di babak pertama dan keduanya. Meski acap kali ditekan, namun gawang Arema tetap aman dalam 2X45 menit. Selain itu, mereka juga mampu menjaga keunggulan meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit 68.

Lebih lanjut, Dendi menyebutkan kalau kunci kemenangan lain adalah dukungan para Aremania. “Support mereka (Aremania) memberikan energi lebih untuk kami,” papar Suami Vivi Santoso tersebut.

Sebelum, berangkat ke Solo, Aremania memang memberikan support langsung dengan mengiringi tim yang akan melakukan perjalanan. Mereka membawa spanduk semangat dan menyanyikan lagu untuk memotivasi Jhon Alfrizi cs.

Pada laga melawan Persija Jakarta, satunya-satunya gol diciptakan Carlos Fortes. Pemain berdarah Portugal tersebut membobol gawang Macan Kemayoran pada menit 33 lewat sebuah gol yang sangat indah. Bola menyambar liar di sisi kanan pertahanan Persija Jakarta.

Tambahan satu gol tersebut membuatnya mengoleksi empat gol sepanjang kompetisi Liga 1 2021. Jumlah, yang menjadikan Fortes untuk sementara menjadi top skor tim.

Pewarta: Galih R Prasetyo

SOLO – Hasil positif di pertandingan pekan ke 7 BRI Liga 1 (17/10) tidak hanya membuat Arema FC terdongkrak peringkatnya di klasemen. Tiga poin itu juga memutus cerita minor mereka saat bermain di Stadion Manahan Solo dan bertemu Persija Jakarta.

Ya, tim Singo Edan memang sebelumnya sulit mendapatkan hasil maksimal saat tampil di Stadion Manahan. Salah satu contohnya di pertandingan Piala Menpora Maret lalu. Ketika itu, mereka tidak pernah menang sekalipun dari tiga laga yang dijalani.

Sedangkan melawan Persija Jakarta sebelum laga kali ini, terakhir mereka menang adalah empat tahun lalu. Saat itu mereka menang 1-0 ketika bermain di Trofeo Bhayangkara. Sebelum itu, capaian paling tinggi tim Singo Edan adalah menahan imbang tim ibukota tersebut.

Dalam kemenangan pertandingan tadi (17/10) Dendi Santoso menuturkan bahwa ada dua hal yang menjadi kunci kemenangannya. Pertama yakni taktikal yang diterapkan pelatih kepala Eduardo Almeida yang berjalan dengan baik. “Saya berterimakasih kepada coach. Yang pada laga hari ini memberikan strategi yang bagus,” kata pemain bernomor punggung 41 tersebut.

Dalam pertandingan Minggu (17/10) Arema terbilang bermain solid. Baik itu di babak pertama dan keduanya. Meski acap kali ditekan, namun gawang Arema tetap aman dalam 2X45 menit. Selain itu, mereka juga mampu menjaga keunggulan meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit 68.

Lebih lanjut, Dendi menyebutkan kalau kunci kemenangan lain adalah dukungan para Aremania. “Support mereka (Aremania) memberikan energi lebih untuk kami,” papar Suami Vivi Santoso tersebut.

Sebelum, berangkat ke Solo, Aremania memang memberikan support langsung dengan mengiringi tim yang akan melakukan perjalanan. Mereka membawa spanduk semangat dan menyanyikan lagu untuk memotivasi Jhon Alfrizi cs.

Pada laga melawan Persija Jakarta, satunya-satunya gol diciptakan Carlos Fortes. Pemain berdarah Portugal tersebut membobol gawang Macan Kemayoran pada menit 33 lewat sebuah gol yang sangat indah. Bola menyambar liar di sisi kanan pertahanan Persija Jakarta.

Tambahan satu gol tersebut membuatnya mengoleksi empat gol sepanjang kompetisi Liga 1 2021. Jumlah, yang menjadikan Fortes untuk sementara menjadi top skor tim.

Pewarta: Galih R Prasetyo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/