alexametrics
22.6 C
Malang
Monday, 16 May 2022

Recharge Pemain, Pelatih Arema FC Bakal Beri Waktu Libur

BALI – Setelah meladeni perlawanan dari PSIS Semarang tadi malam, para pemain Arema FC bakal bisa sedikit bersantai. Itu karena untuk laga selanjutnya di pekan ke-21, jeda waktu bakal terbentang cukup panjang. Tercatat, Tim Singo Edan mempunyai waktu bersiap selama 9 hari. Mereka baru akan bermain lagi pada 26 Januari melawan Persipura Jayapura.

Kondisi tersebut cukup menguntungkan. Sebab tim saat ini dalam kondisi cukup lelah. Itu setelah mereka harus bermain empat kali dalam kurun waktu 12 hari. Mempunyai jeda waktu yang cukup panjang setelah laga melawan PSIS bakal dimanfaatkan sebaik mungkin tim pelatih Arema FC.

Seperti biasa, waktu libur akan diberikan kepada pemain. ”Iya, rencananya kami akan membebaskan pemain dari latihan dulu,” terang Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida. Sayangnya, pria asal Portugal tersebut masih enggan menyebutkan berapa lama pemain Singo Edan akan diberikan waktu istirahat.

Namun, berkaca dari seri-seri BRI Liga 1 sebelumnya, umumnya tim pelatih Arema FC akan memberikan libur sekitar satu sampai dua hari saja. Setelah itu, tim akan menjalani program recovery dan latihan bersama. Eduardo sendiri menilai kalau waktu istirahat sangat penting untuk pemain. Sebab, bisa menjadi sarana bagi mereka untuk recharge energi.

Terlebih dengan kompetisi sistem bubble, pemain tidak bisa pulang ke rumah usai menjalani aktivitas sepak bola. ”Selain menjaga fisik, kami juga perlu menjaga mental dan pikiran untuk tetap fresh,” tuturnya. Meski bakal mendapatkan waktu rileks sejenak, namun Eduardo berharap kalau pemainnya tetap menjaga kondisi. Contohnya yakni menjaga pola istirahat dan makan. ”Saat kembali, kami harus lebih kuat,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Terpisah, jeda waktu yang panjang juga bakal menguntungkan sejumlah pemain Arema FC, yang kini tengah menjalani penyembuhan cedera. Seperti Adilson Maringa dan Fabiano Beltrame. Terpisah, pemberian waktu libur itu juga didukung Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan. ”Bermain di kompetisi itu menguras banyak hal. Jadi, pemberian rehat sejenak bakal baik,” kata dia. (gp/by)

 

BALI – Setelah meladeni perlawanan dari PSIS Semarang tadi malam, para pemain Arema FC bakal bisa sedikit bersantai. Itu karena untuk laga selanjutnya di pekan ke-21, jeda waktu bakal terbentang cukup panjang. Tercatat, Tim Singo Edan mempunyai waktu bersiap selama 9 hari. Mereka baru akan bermain lagi pada 26 Januari melawan Persipura Jayapura.

Kondisi tersebut cukup menguntungkan. Sebab tim saat ini dalam kondisi cukup lelah. Itu setelah mereka harus bermain empat kali dalam kurun waktu 12 hari. Mempunyai jeda waktu yang cukup panjang setelah laga melawan PSIS bakal dimanfaatkan sebaik mungkin tim pelatih Arema FC.

Seperti biasa, waktu libur akan diberikan kepada pemain. ”Iya, rencananya kami akan membebaskan pemain dari latihan dulu,” terang Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida. Sayangnya, pria asal Portugal tersebut masih enggan menyebutkan berapa lama pemain Singo Edan akan diberikan waktu istirahat.

Namun, berkaca dari seri-seri BRI Liga 1 sebelumnya, umumnya tim pelatih Arema FC akan memberikan libur sekitar satu sampai dua hari saja. Setelah itu, tim akan menjalani program recovery dan latihan bersama. Eduardo sendiri menilai kalau waktu istirahat sangat penting untuk pemain. Sebab, bisa menjadi sarana bagi mereka untuk recharge energi.

Terlebih dengan kompetisi sistem bubble, pemain tidak bisa pulang ke rumah usai menjalani aktivitas sepak bola. ”Selain menjaga fisik, kami juga perlu menjaga mental dan pikiran untuk tetap fresh,” tuturnya. Meski bakal mendapatkan waktu rileks sejenak, namun Eduardo berharap kalau pemainnya tetap menjaga kondisi. Contohnya yakni menjaga pola istirahat dan makan. ”Saat kembali, kami harus lebih kuat,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Terpisah, jeda waktu yang panjang juga bakal menguntungkan sejumlah pemain Arema FC, yang kini tengah menjalani penyembuhan cedera. Seperti Adilson Maringa dan Fabiano Beltrame. Terpisah, pemberian waktu libur itu juga didukung Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan. ”Bermain di kompetisi itu menguras banyak hal. Jadi, pemberian rehat sejenak bakal baik,” kata dia. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/