alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Kalah dari Arema FC, Pelatih Madura United: Kekalahan yang Tidak Wajar

BALI – Kekalahan tipis 0-1 dari Arema FC cukup disesalkan Pelatih Madura United Fabio Lafundes. Pasca laga, dia mengakui bila di babak pertama timnya belum berkonsentrasi secara penuh. Padahal sebelum laga digelar, dia menyebut bila timnya sudah mengantisipasi serangan Arema FC dari second line. ”Tapi kami kehilangan konsentrasi, jadinya kecolongan,” kata dia.

Saat turun minum, dia berusaha mengobarkan semangat juang para pemainnya. ”Jadinya di babak kedua kami berusaha bermain lebih bagus lagi,” tambahnya. Upaya itu pun membuahkan hasil. Sebab di babak kedua, timnya bisa mendominasi permainan. Jumlah peluang yang diciptakan juga lebih banyak.

Beranjak dari hal tersebut, dia tampak kecewa dengan kekalahan timnya. ”Kekalahan yang tidak wajar,” imbuhnya. Meski kalah, jalannya babak kedua memang mampu didominasi Madura United. Pemain-pemain seperti Renan Silva dan Silvio Escobar bergiliran membahayakan gawang Adilson Maringa. Beruntung Arema FC memiliki kiper asal Brazil tersebut. Serangan bertubi-tubi dari tim Madura United terus dilancarkan sampai menit-menit akhir.

Namun semua masih mampu ditepis Maringa. Dengan kekalahan itu, Madura United tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 29 poin. Mereka berpotensi disalip tim yang berada di bawahnya, yakni PSM Makassar. (gp/by)

 

BALI – Kekalahan tipis 0-1 dari Arema FC cukup disesalkan Pelatih Madura United Fabio Lafundes. Pasca laga, dia mengakui bila di babak pertama timnya belum berkonsentrasi secara penuh. Padahal sebelum laga digelar, dia menyebut bila timnya sudah mengantisipasi serangan Arema FC dari second line. ”Tapi kami kehilangan konsentrasi, jadinya kecolongan,” kata dia.

Saat turun minum, dia berusaha mengobarkan semangat juang para pemainnya. ”Jadinya di babak kedua kami berusaha bermain lebih bagus lagi,” tambahnya. Upaya itu pun membuahkan hasil. Sebab di babak kedua, timnya bisa mendominasi permainan. Jumlah peluang yang diciptakan juga lebih banyak.

Beranjak dari hal tersebut, dia tampak kecewa dengan kekalahan timnya. ”Kekalahan yang tidak wajar,” imbuhnya. Meski kalah, jalannya babak kedua memang mampu didominasi Madura United. Pemain-pemain seperti Renan Silva dan Silvio Escobar bergiliran membahayakan gawang Adilson Maringa. Beruntung Arema FC memiliki kiper asal Brazil tersebut. Serangan bertubi-tubi dari tim Madura United terus dilancarkan sampai menit-menit akhir.

Namun semua masih mampu ditepis Maringa. Dengan kekalahan itu, Madura United tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi 29 poin. Mereka berpotensi disalip tim yang berada di bawahnya, yakni PSM Makassar. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/