26.2 C
Malang
Thursday, 23 March 2023

Waspada Ujung Tombak Laskar Padjajaran

 

JAKARTA – Laga melawan Persikabo 1973 nanti sore (pukul 15.00 WIB) tidak bisa dianggap enteng para penggawa Arema FC.

Meski rekor away tim berjuluk Laskar Padjajaran itu kurang bagus, mereka mempunyai para penyerang yang tengah on-fire. Dalam beberapa laga terakhir, striker Persikabo 1973 terus menciptakan gol.

Berdasar catatan koran ini, dalam 12 pertandingan di putaran kedua, ada 10 gol yang lahir dari para penyerang Persikabo 1973. Statistiknya cukup merata di antara para penyerang.

Rinciannya, Yandi Sofyan sudah melesatkan satu gol, Komarodin satu gol, Dimas Drajad satu gol, Pedro Henrique empat gol, Silvio Junior dua gol, dan Bruno Dybal satu gol.

Dari jumlah itu, empat gol di antaranya berasal dari bola mati. Sisanya tercipta melalui open play. Tajamnya para penyerang Persikabo 1973 itu bakal menjadi tantangan untuk lini belakang Singo Edan.

Seperti diketahui, musim ini Arema FC cukup kesulitan untuk membuat catatan nirbobol. Dalam 27 laga yang telah dimainkan, hanya tujuh kali saja mereka mencatatkan clean sheet.

Baca Juga : Produktivitas Persikabo 1973 di Manahan Masih Tereduksi.

Selain itu, persentase kebobolan Singo Edan di pertandingan kandang juga lebih banyak dibandingkan saat away.

Tercatat, dari 31 gol yang bersarang ke gawang Singo Edan, 16 gol di antaranya lahir saat mereka berstatus tuan rumah. Sedangkan, 15 gol lainnya tercipta ketika mereka away.

Pertandingan melawan Persik Kediri beberapa waktu lalu menjadi salah contoh bagaimana rapuhnya lini belakang Singo Edan. Saat itu ada tiga gol dalam waktu singkat yang bersarang ke gawang mereka.

Lalu bagaimana Arema FC melihat hal itu pada laga nanti sore? Pelatih Kepala Singo Edan Joko Susilo memastikan bila timnya sudah siap dengan segala kelebihan tim lawan.

”Tim sudah menyiapkan antisipasinya. Insya Allah sudah siap,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Gethuk itu mengakui bila kelebihan tim lawan di lini depan tidak bisa diremehkan. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

 

JAKARTA – Laga melawan Persikabo 1973 nanti sore (pukul 15.00 WIB) tidak bisa dianggap enteng para penggawa Arema FC.

Meski rekor away tim berjuluk Laskar Padjajaran itu kurang bagus, mereka mempunyai para penyerang yang tengah on-fire. Dalam beberapa laga terakhir, striker Persikabo 1973 terus menciptakan gol.

Berdasar catatan koran ini, dalam 12 pertandingan di putaran kedua, ada 10 gol yang lahir dari para penyerang Persikabo 1973. Statistiknya cukup merata di antara para penyerang.

Rinciannya, Yandi Sofyan sudah melesatkan satu gol, Komarodin satu gol, Dimas Drajad satu gol, Pedro Henrique empat gol, Silvio Junior dua gol, dan Bruno Dybal satu gol.

Dari jumlah itu, empat gol di antaranya berasal dari bola mati. Sisanya tercipta melalui open play. Tajamnya para penyerang Persikabo 1973 itu bakal menjadi tantangan untuk lini belakang Singo Edan.

Seperti diketahui, musim ini Arema FC cukup kesulitan untuk membuat catatan nirbobol. Dalam 27 laga yang telah dimainkan, hanya tujuh kali saja mereka mencatatkan clean sheet.

Baca Juga : Produktivitas Persikabo 1973 di Manahan Masih Tereduksi.

Selain itu, persentase kebobolan Singo Edan di pertandingan kandang juga lebih banyak dibandingkan saat away.

Tercatat, dari 31 gol yang bersarang ke gawang Singo Edan, 16 gol di antaranya lahir saat mereka berstatus tuan rumah. Sedangkan, 15 gol lainnya tercipta ketika mereka away.

Pertandingan melawan Persik Kediri beberapa waktu lalu menjadi salah contoh bagaimana rapuhnya lini belakang Singo Edan. Saat itu ada tiga gol dalam waktu singkat yang bersarang ke gawang mereka.

Lalu bagaimana Arema FC melihat hal itu pada laga nanti sore? Pelatih Kepala Singo Edan Joko Susilo memastikan bila timnya sudah siap dengan segala kelebihan tim lawan.

”Tim sudah menyiapkan antisipasinya. Insya Allah sudah siap,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Gethuk itu mengakui bila kelebihan tim lawan di lini depan tidak bisa diremehkan. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru