alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

European Super League Dikecam Federasi Sepak Bola Eropa

RADAR MALANG – Sebanyak 12 klub tim besar dari Premier League, Liga Italia, dan Liga Spanyol berinisiatif menggagas European Super League. Rencananya kompetisi ini akan berbentuk liga dengan target 20 tim yang ikut serta.

Klub yang mendeklarasikan wacana ini adalah Manchester United, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Juventus, Inter Milan, AC Milan, Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Tak tanggung-tanggung, kabarnya hadiah yang ditawarkan pun mencapai 3 kali lipat hadiah Liga Champions yakni 310 juta poundsterling.

Menanggapi hal ini, pihak Premier League, LaLiga, UEFA, hingga FIFA menolak keras adanya wacana ini. Melansir Skysport, Senin (19/4), European Super League mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa, namun hal ini akan berjalan tidak sehat bagi tim-tim lain.

UEFA bahkan melayangkan ancaman berupa larangan tampil di kompetisi domestik, klub-klub European Super League juga bisa menerima denda hingga 60 juta euro. Tak hanya itu, para pemain juga akan dilarang tampil untuk memperkuat tim nasional.

“Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh FIFA dan 6 federasi sepak bola Eropa, klub yang mengikuti European Super League akan dilarang tampil di kompetisi domestik, kompetisi Eropa, dan pemain mereka akan kehilangan kesempatan untuk membela tim nasional,” demikian bunyi pernyataan resmi UEFA dikutip dari The Athletic Senin (19/4).

Para penolak European Super League mengungkapkan bahwa kompetisi ini akan merusak nilai kompetitif turnamen sepak bola. Pengumpulan tim-tim elit dalam satu turnamen yang bersifat tertutup akan menghilangkan kesempatan bagi tim-tim kecil untuk bergabung dan berkembang. Sehingga tim kecil tidak akan bisa bersaing dengan tim terbaik dan meningkatkan skill, tim terkuat akan menjadi kuat. Hal ini dianggap melanggar prinsip fair play.

Penulis: Ambarul Fatima S.

RADAR MALANG – Sebanyak 12 klub tim besar dari Premier League, Liga Italia, dan Liga Spanyol berinisiatif menggagas European Super League. Rencananya kompetisi ini akan berbentuk liga dengan target 20 tim yang ikut serta.

Klub yang mendeklarasikan wacana ini adalah Manchester United, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Juventus, Inter Milan, AC Milan, Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Tak tanggung-tanggung, kabarnya hadiah yang ditawarkan pun mencapai 3 kali lipat hadiah Liga Champions yakni 310 juta poundsterling.

Menanggapi hal ini, pihak Premier League, LaLiga, UEFA, hingga FIFA menolak keras adanya wacana ini. Melansir Skysport, Senin (19/4), European Super League mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa, namun hal ini akan berjalan tidak sehat bagi tim-tim lain.

UEFA bahkan melayangkan ancaman berupa larangan tampil di kompetisi domestik, klub-klub European Super League juga bisa menerima denda hingga 60 juta euro. Tak hanya itu, para pemain juga akan dilarang tampil untuk memperkuat tim nasional.

“Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh FIFA dan 6 federasi sepak bola Eropa, klub yang mengikuti European Super League akan dilarang tampil di kompetisi domestik, kompetisi Eropa, dan pemain mereka akan kehilangan kesempatan untuk membela tim nasional,” demikian bunyi pernyataan resmi UEFA dikutip dari The Athletic Senin (19/4).

Para penolak European Super League mengungkapkan bahwa kompetisi ini akan merusak nilai kompetitif turnamen sepak bola. Pengumpulan tim-tim elit dalam satu turnamen yang bersifat tertutup akan menghilangkan kesempatan bagi tim-tim kecil untuk bergabung dan berkembang. Sehingga tim kecil tidak akan bisa bersaing dengan tim terbaik dan meningkatkan skill, tim terkuat akan menjadi kuat. Hal ini dianggap melanggar prinsip fair play.

Penulis: Ambarul Fatima S.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru