alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Tim Medis Arema FC Sarankan Ruang Ganti Pemain Di-Fogging

BALI – Arema FC terus meningkat kewaspadaan terhadap ancaman Covid-19. Sebagaimana diketahui, selama gelaran BRI Liga 1, virus itu sudah menyebar ke sejumlah tim. Karena itu, Arema FC berharap operator Liga juga memperhatikan ruang ganti pemain sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

Sebab selama ini, tim medis Singo Edan menilai kalau ruang ganti pemain mempunyai kerawanan terhadap paparan Covid-19. Itu karena selama ini ruangan tersebut selalu digunakan secara bergantian. ”Saran kami tidak hanya dilakukan disinfektan, tapi juga fogging di fasilitas stadion seperti ruang ganti,” jelas Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan, sebab meski sudah disemprot disinfektan, namun udaranya belum tentu steril. Apalagi beberapa official tim lain ada yang abai dalam menggunakan masker. Nanang menilai bila kewaspadaan sangatlah penting untuk saat ini. Berangkat dari hal tersebut, tim medis Arema selalu berusaha aktif mengingatkan pemain atau elemen tim terhadap ancaman covid.

”Kami juga manfaatkan grup WA (WhatsApp) tim untuk hal ini,” kata dia. Selain itu, beberapa kali tim medis juga memberikan konsultasi apabila ada pemain yang kondisinya kurang bugar. Tujuannya, apabila terpapar virus bisa segera mendapatkan penanganan. (gp/by)

 

BALI – Arema FC terus meningkat kewaspadaan terhadap ancaman Covid-19. Sebagaimana diketahui, selama gelaran BRI Liga 1, virus itu sudah menyebar ke sejumlah tim. Karena itu, Arema FC berharap operator Liga juga memperhatikan ruang ganti pemain sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

Sebab selama ini, tim medis Singo Edan menilai kalau ruang ganti pemain mempunyai kerawanan terhadap paparan Covid-19. Itu karena selama ini ruangan tersebut selalu digunakan secara bergantian. ”Saran kami tidak hanya dilakukan disinfektan, tapi juga fogging di fasilitas stadion seperti ruang ganti,” jelas Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan, sebab meski sudah disemprot disinfektan, namun udaranya belum tentu steril. Apalagi beberapa official tim lain ada yang abai dalam menggunakan masker. Nanang menilai bila kewaspadaan sangatlah penting untuk saat ini. Berangkat dari hal tersebut, tim medis Arema selalu berusaha aktif mengingatkan pemain atau elemen tim terhadap ancaman covid.

”Kami juga manfaatkan grup WA (WhatsApp) tim untuk hal ini,” kata dia. Selain itu, beberapa kali tim medis juga memberikan konsultasi apabila ada pemain yang kondisinya kurang bugar. Tujuannya, apabila terpapar virus bisa segera mendapatkan penanganan. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/