alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Gabung Arema FC, Joko ”Gethuk” Susilo Kembali ke Tugas Lama

MALANG KOTA –  Kemarin (20/1), Joko ‘Gethuk’ Susilo resmi kembali ke tim Arema FC kemarin (20/1). Eks juru taktik Persik Kediri tersebut bakal mengisi pos Direktur Teknik (Dirtek) Akademi Arema FC. Jabatan tersebut bukan hal baru untuknya. Sebab sebelumnya, dia juga mengisi posisi itu di tahun 2018 lalu. Kembali ke Arema FC setelah melanglang buana menjadi pelatih Liga 1, Liga 2, sampai instruktur pelatih, pria yang akrab disapa Gethuk itu bakal dihadapkan tugas tidak mudah.

Dia dituntut bisa menelurkan pemain-pemain andal. Sekaligus juga membawa tim Akademi berbicara banyak di ajang Academy Elite Pro (EPA)2022. Sebagaimana diketahui sebelumnya, tim Arema FC U-16 dan U-18 kurang mampu bersinar di ajang kelompok umur tersebut. Capaian mereka hanya sampai pada babak grup saja. Itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana, nantinya Gethuk bersama para pelatih tim Akademi Arema FC akan untuk menyusun program-program pengembangan pemain muda. “Kami harapkan kolaborasi itu akan hasilkan peningkatan kualitas kurikulum Akademi Arema FC secara berjenjang,” kata Owner Juragan 99 tersebut.

Selain peningkatan kurikulum, ke depan Gilang juga ingin ada sesi evaluasi. “Kami ingin mengembalikan Malang sebagai barometer sepak bola nasional,” imbuh Gilang. Dia juga menjelaskan sejumlah alasan dibalik pemilihan Gethuk. Salah satunya karena pria asal Pati tersebut punya dedikasi yang baik dan kualitas. Saat ini, Gethuk sudah mengantongi lisensi pelatihan A AFC.

“Coach Joko punya misi dan visi kompeten untuk meningkatkan kualitas pemain junior di Arema FC,” tambah Gilang. Selain itu, dia juga melihat bila Joko merupakan eks pemain Arema, yang sangat mengerti karakter tim Singo Edan. Dalam perjalanannya, selain pernah menjadi pemain Arema, pria yang kini tinggal di daerah Sawojajar tersebut juga sempat menjadi asisten pelatih tim senior.

Dia juga sempat menjadi pelatih kepala bagi Dendi Santoso dan kawan-kawan pada Liga 1 musim 2017 dan 2018. Terpisah, kembali ke Arema FC setelah 2018 lalu diakui Gethuk sebagai sebuah amanah baru. Karena itu, dia akan berusaha sebaik mungkin menjalankan misi dan target yang diberikan kepadanya.

Bismillah, semoga bisa mengemban tugas agar akademi lebih berprestasi,” kata dia kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin. Meski bisa dibilang tidak mudah, namun dia termotivasi untuk melakukan tugas itu. “Ini menjadi tantangan untuk saya,” tambahnya. (gp/by)

MALANG KOTA –  Kemarin (20/1), Joko ‘Gethuk’ Susilo resmi kembali ke tim Arema FC kemarin (20/1). Eks juru taktik Persik Kediri tersebut bakal mengisi pos Direktur Teknik (Dirtek) Akademi Arema FC. Jabatan tersebut bukan hal baru untuknya. Sebab sebelumnya, dia juga mengisi posisi itu di tahun 2018 lalu. Kembali ke Arema FC setelah melanglang buana menjadi pelatih Liga 1, Liga 2, sampai instruktur pelatih, pria yang akrab disapa Gethuk itu bakal dihadapkan tugas tidak mudah.

Dia dituntut bisa menelurkan pemain-pemain andal. Sekaligus juga membawa tim Akademi berbicara banyak di ajang Academy Elite Pro (EPA)2022. Sebagaimana diketahui sebelumnya, tim Arema FC U-16 dan U-18 kurang mampu bersinar di ajang kelompok umur tersebut. Capaian mereka hanya sampai pada babak grup saja. Itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana, nantinya Gethuk bersama para pelatih tim Akademi Arema FC akan untuk menyusun program-program pengembangan pemain muda. “Kami harapkan kolaborasi itu akan hasilkan peningkatan kualitas kurikulum Akademi Arema FC secara berjenjang,” kata Owner Juragan 99 tersebut.

Selain peningkatan kurikulum, ke depan Gilang juga ingin ada sesi evaluasi. “Kami ingin mengembalikan Malang sebagai barometer sepak bola nasional,” imbuh Gilang. Dia juga menjelaskan sejumlah alasan dibalik pemilihan Gethuk. Salah satunya karena pria asal Pati tersebut punya dedikasi yang baik dan kualitas. Saat ini, Gethuk sudah mengantongi lisensi pelatihan A AFC.

“Coach Joko punya misi dan visi kompeten untuk meningkatkan kualitas pemain junior di Arema FC,” tambah Gilang. Selain itu, dia juga melihat bila Joko merupakan eks pemain Arema, yang sangat mengerti karakter tim Singo Edan. Dalam perjalanannya, selain pernah menjadi pemain Arema, pria yang kini tinggal di daerah Sawojajar tersebut juga sempat menjadi asisten pelatih tim senior.

Dia juga sempat menjadi pelatih kepala bagi Dendi Santoso dan kawan-kawan pada Liga 1 musim 2017 dan 2018. Terpisah, kembali ke Arema FC setelah 2018 lalu diakui Gethuk sebagai sebuah amanah baru. Karena itu, dia akan berusaha sebaik mungkin menjalankan misi dan target yang diberikan kepadanya.

Bismillah, semoga bisa mengemban tugas agar akademi lebih berprestasi,” kata dia kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin. Meski bisa dibilang tidak mudah, namun dia termotivasi untuk melakukan tugas itu. “Ini menjadi tantangan untuk saya,” tambahnya. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/