alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Jelang Lawan Barito, Arema FC punya Track Record Kurang Menguntungkan

JOGJAKARTA – Meski diunggulkan menang, Arema FC tidak boleh merasa di atas angin saat bersua Barito Putera nanti malam. Itu karena kesebelasan berjuluk Laskar Antasari tersebut terbukti kerap menyusahkan Dendi Santoso dan kawan-kawan. Pertemuan mereka di turnamen Piala Menpora, Maret lalu, jadi salah satu contohnya.

Ketika itu, tim Singo Edan yang sejatinya menguasai pertandingan dibuat pulang dengan tangan kosong. Ya, saat itu mereka kalah dengan skor 2-3 dari kesebelasan asal Kalimantan tersebut. Sementara pertemuan terakhir keduanya di Liga 1 yang terjadi tahun 2019 lalu juga berakhir dengan keunggulan Barito Putera.

Saat itu Arema FC harus takluk dengan skor 0-3. Kini, tim Barito Putera sendiri juga tengah berada dalam performa meningkat. Kesebelasan yang identik dengan jersey warna kuning itu sudah tidak merasakan kekalahan di empat pertandingan terakhir. Hasil positif terakhir mereka torehkan kala menang telak 4-1 dari Persiraja Banda Aceh, 19 November lalu.

Karena itu, saat ini diprediksi semangat dan motivasi Rafael Oliveira tengah berada dalam kondisi bagus. Sadar akan kekuatan Barito Putera. Pelatih kepala Arema FC Eduardo Almeida berharap Sergio Silva dan kawan-kawan tidak memandang sebelah mata tim Laskar Antasari. Menurutnya, hilang konsentrasi bisa menjadi petaka untuk tim Singo Edan di pertandingan nanti malam. ”Saya berharap para pemain tidak over confidence di laga besok (nanti malam),” kata pelatih asal Portugal itu.

Saat ini, secara peringkat di klasemen sementara BRI Liga 1, Barito Putera memang berada jauh di bawah Arema FC. Namun, Eduardo melihat bila tim tersebut bakal memanfaatkan momentum saat ini untuk berusaha memperbaiki posisi mereka. ”Mereka punya motivasi ekstra untuk menjauh dari zona itu (papan bawah, red),” tuturnya. Barito Putera sendiri kini berada di peringkat ke 13 dengan koleksi 12 poin.

Eduardo menambahkan bila tim pelatih Singo Edan sudah menganalisis beberapa video cuplikan pertandingan dari tim yang kini dinakhodai Djajang Nurjaman. ”Kami sudah berusaha melakukan yang terbaik dalam beberapa hari ini,” kata pria berusia 43 tahun tersebut. ”Kami akan antisipasi kelebihan mereka. Dan memanfaatkan kekurangan lawan,” imbuh Eduardo.

Salah satu yang kemungkinan besar diwaspadai Arema FC dari Barito Putera adalah agresivitas pemainnya. Sebab dari 12 laga yang sudah dijalani, mereka sudah menciptakan 115 shot. Dari total itu, 53 di antaranya mengarah ke gawang tim lawan. Beranjak dari catatan itu, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan wajib menjaga kesolidan di sektor pertahanan.

Lebih lanjut, apabila mampu mendapat tiga poin, Arema FC bakal menyodok ke peringkat kedua. Tim Singo Edan saat ini sudah mengoleksi 23 poin. Berjarak dua poin saja dari Persib Bandung yang berada di peringkat ke 2. Tim Maung Bandung sendiri baru akan menjalani pertandingan pada 24 November mendatang.

JOGJAKARTA – Meski diunggulkan menang, Arema FC tidak boleh merasa di atas angin saat bersua Barito Putera nanti malam. Itu karena kesebelasan berjuluk Laskar Antasari tersebut terbukti kerap menyusahkan Dendi Santoso dan kawan-kawan. Pertemuan mereka di turnamen Piala Menpora, Maret lalu, jadi salah satu contohnya.

Ketika itu, tim Singo Edan yang sejatinya menguasai pertandingan dibuat pulang dengan tangan kosong. Ya, saat itu mereka kalah dengan skor 2-3 dari kesebelasan asal Kalimantan tersebut. Sementara pertemuan terakhir keduanya di Liga 1 yang terjadi tahun 2019 lalu juga berakhir dengan keunggulan Barito Putera.

Saat itu Arema FC harus takluk dengan skor 0-3. Kini, tim Barito Putera sendiri juga tengah berada dalam performa meningkat. Kesebelasan yang identik dengan jersey warna kuning itu sudah tidak merasakan kekalahan di empat pertandingan terakhir. Hasil positif terakhir mereka torehkan kala menang telak 4-1 dari Persiraja Banda Aceh, 19 November lalu.

Karena itu, saat ini diprediksi semangat dan motivasi Rafael Oliveira tengah berada dalam kondisi bagus. Sadar akan kekuatan Barito Putera. Pelatih kepala Arema FC Eduardo Almeida berharap Sergio Silva dan kawan-kawan tidak memandang sebelah mata tim Laskar Antasari. Menurutnya, hilang konsentrasi bisa menjadi petaka untuk tim Singo Edan di pertandingan nanti malam. ”Saya berharap para pemain tidak over confidence di laga besok (nanti malam),” kata pelatih asal Portugal itu.

Saat ini, secara peringkat di klasemen sementara BRI Liga 1, Barito Putera memang berada jauh di bawah Arema FC. Namun, Eduardo melihat bila tim tersebut bakal memanfaatkan momentum saat ini untuk berusaha memperbaiki posisi mereka. ”Mereka punya motivasi ekstra untuk menjauh dari zona itu (papan bawah, red),” tuturnya. Barito Putera sendiri kini berada di peringkat ke 13 dengan koleksi 12 poin.

Eduardo menambahkan bila tim pelatih Singo Edan sudah menganalisis beberapa video cuplikan pertandingan dari tim yang kini dinakhodai Djajang Nurjaman. ”Kami sudah berusaha melakukan yang terbaik dalam beberapa hari ini,” kata pria berusia 43 tahun tersebut. ”Kami akan antisipasi kelebihan mereka. Dan memanfaatkan kekurangan lawan,” imbuh Eduardo.

Salah satu yang kemungkinan besar diwaspadai Arema FC dari Barito Putera adalah agresivitas pemainnya. Sebab dari 12 laga yang sudah dijalani, mereka sudah menciptakan 115 shot. Dari total itu, 53 di antaranya mengarah ke gawang tim lawan. Beranjak dari catatan itu, Jhon Alfarizi dan kawan-kawan wajib menjaga kesolidan di sektor pertahanan.

Lebih lanjut, apabila mampu mendapat tiga poin, Arema FC bakal menyodok ke peringkat kedua. Tim Singo Edan saat ini sudah mengoleksi 23 poin. Berjarak dua poin saja dari Persib Bandung yang berada di peringkat ke 2. Tim Maung Bandung sendiri baru akan menjalani pertandingan pada 24 November mendatang.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/