alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Pentingnya Peran Ibu untuk Dua Kiper Arema FC

MALANG KOTA – Ini cerita soal peringatan hari ibu di kalangan kiper Arema FC. Bagi Adilson Maringa dan kawan-kawan, kesuksesan mereka saat ini juga ada karena sosok tersebut. Menurut kiper muda Arema FC Andriyas Fransisco, ibu adalah segalanya. Ketika mengawali karier di jagat sepak bola, dia menyebut bila ibunya lah yang selalu memberikan support.

”Beliau selalu menemani saya bermain di beberapa daerah ketika masih di sekolah sepak bola (SSB),” jelasnya. Ketika pertama kali dia mendaftarkan diri ke SSB, ibunya juga yang turut mengantarkannya. Beberapa momen yang tidak dilupakan lainnya terjadi ketika ibunya selalu menjadi orang pertama yang merawat dirinya ketika sedang cedera.

”Motivasi beliau sebelum pertandingan juga menjadi momen spesial,” jelasnya. Sampai saat ini, pemain yang akrab disapa Ciko itu selalu menelepon ibunya sebelum Arema FC bertanding. Sama dengan Ciko, kiper asal Brazil Adilson Maringa juga punya banyak momen spesial dengan sang ibu.

Salah satu momen yang tidak dilupakannya ketika bisa memberikan kado spesial untuk ibu dari hasil jerih payahnya di jagat sepak bola. ”Salah satu momen spesial adalah bisa memberikannya rumah dan mobil,” jelas pemain berusia 31 tahun tersebut. Saat itu, Maringa mengaku benar-benar bahagia. Sebab bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk sang ibu.

”Bisa membantunya selalu menyenangkan,” tuturnya. Karena itu dia selalu siap ketika ibunya membutuhkannya. Selama meniti karier di dunia sepak bola, Maringa juga menyebut bila sosok ibunya banyak membantu. Baik memberikan motivasi, menyediakan makanan, sampai mendoakannya ketika berkarier di Eropa. ”Dia (ibu) adalah duniaku, doaku, dan tempatku bernaung,” jelasnya. (gp/by)

 

MALANG KOTA – Ini cerita soal peringatan hari ibu di kalangan kiper Arema FC. Bagi Adilson Maringa dan kawan-kawan, kesuksesan mereka saat ini juga ada karena sosok tersebut. Menurut kiper muda Arema FC Andriyas Fransisco, ibu adalah segalanya. Ketika mengawali karier di jagat sepak bola, dia menyebut bila ibunya lah yang selalu memberikan support.

”Beliau selalu menemani saya bermain di beberapa daerah ketika masih di sekolah sepak bola (SSB),” jelasnya. Ketika pertama kali dia mendaftarkan diri ke SSB, ibunya juga yang turut mengantarkannya. Beberapa momen yang tidak dilupakan lainnya terjadi ketika ibunya selalu menjadi orang pertama yang merawat dirinya ketika sedang cedera.

”Motivasi beliau sebelum pertandingan juga menjadi momen spesial,” jelasnya. Sampai saat ini, pemain yang akrab disapa Ciko itu selalu menelepon ibunya sebelum Arema FC bertanding. Sama dengan Ciko, kiper asal Brazil Adilson Maringa juga punya banyak momen spesial dengan sang ibu.

Salah satu momen yang tidak dilupakannya ketika bisa memberikan kado spesial untuk ibu dari hasil jerih payahnya di jagat sepak bola. ”Salah satu momen spesial adalah bisa memberikannya rumah dan mobil,” jelas pemain berusia 31 tahun tersebut. Saat itu, Maringa mengaku benar-benar bahagia. Sebab bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk sang ibu.

”Bisa membantunya selalu menyenangkan,” tuturnya. Karena itu dia selalu siap ketika ibunya membutuhkannya. Selama meniti karier di dunia sepak bola, Maringa juga menyebut bila sosok ibunya banyak membantu. Baik memberikan motivasi, menyediakan makanan, sampai mendoakannya ketika berkarier di Eropa. ”Dia (ibu) adalah duniaku, doaku, dan tempatku bernaung,” jelasnya. (gp/by)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/