alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Makin Berani Mainkan Jebolan Akademi

RADAR MALANG – Salah satu poin yang patut diapresiasi dalam pertandingan tadi malam (23/10) adalah keberanian Eduardo Almeida untuk memberikan waktu bermain kepada pemain jebolan akademi. Tercatat, ada dua nama yang mendapatkan kesempatan main cukup lama. Yakni Achmad Figo dan juga Tito Hamzah.

Penampilan keduanya juga sempat memberi warna di menit-menit akhir. Tito Hamzah lewat kecepatannya sempat melesatkan beberapa tendangan. Salah satu bukti bila dia makin percaya diri (pede).

Hal serupa juga berlaku untuk Achmad Figo. Turun menggantikan Diego Michiels, dia tak segan untuk berduel dengan defender Persiraja. Dari pengamatan koran ini, dia sempat dua kali mengirimkan crossing ke Dedik Setiawan.

Keputusan Eduardo mengganti sejumlah pilar itu dilakukan untuk memberikan waktu istirahat kepada pemain inti. Pasalnya, untuk laga selanjutnya melawan Persita Tangerang, Arema FC tak akan memiliki waktu persiapan yang panjang. Rencananya, laga di pekan kesembilan BRI Liga 1 itu akan berlangsung Rabu mendatang (27/10).

Sementara itu, akibat kekalahan malam kemarin, saat ini posisi tim Persiraja Banda Aceh makin terbenam di dasar klasemen. Dari 8 pertandingan yang sudah dijalani, mereka hanya mampu mengoleksi 4 poin. Catatan yang sama juga dibukukan tim Barito Putera. Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh Hendrie Susilo menyebut beberapa penyebab timnya mengalami hasil minor malam kemarin.

Salah satunya karena kurangnya konsentrasi para pemain. ”Kami membuat kesalahan personal dan basic,” jelasnya. Contohnya ketika Carlos Fortes sukses membuat gol kedua. Dia menyebut bila pemainnya lengah dalam menjaga pemain asal Portugal tersebut. Meski begitu pelatih berusia 55 tahun itu tidak ingin mencari kambing hitam. ”Semua pemain sudah bekerja keras dan berusaha menunjukkan yang terbaik,” Hendrie. Ke depan, dia menyebut bila timnya akan melakukan evaluasi besar-besaran. (gp/by/rmc)

RADAR MALANG – Salah satu poin yang patut diapresiasi dalam pertandingan tadi malam (23/10) adalah keberanian Eduardo Almeida untuk memberikan waktu bermain kepada pemain jebolan akademi. Tercatat, ada dua nama yang mendapatkan kesempatan main cukup lama. Yakni Achmad Figo dan juga Tito Hamzah.

Penampilan keduanya juga sempat memberi warna di menit-menit akhir. Tito Hamzah lewat kecepatannya sempat melesatkan beberapa tendangan. Salah satu bukti bila dia makin percaya diri (pede).

Hal serupa juga berlaku untuk Achmad Figo. Turun menggantikan Diego Michiels, dia tak segan untuk berduel dengan defender Persiraja. Dari pengamatan koran ini, dia sempat dua kali mengirimkan crossing ke Dedik Setiawan.

Keputusan Eduardo mengganti sejumlah pilar itu dilakukan untuk memberikan waktu istirahat kepada pemain inti. Pasalnya, untuk laga selanjutnya melawan Persita Tangerang, Arema FC tak akan memiliki waktu persiapan yang panjang. Rencananya, laga di pekan kesembilan BRI Liga 1 itu akan berlangsung Rabu mendatang (27/10).

Sementara itu, akibat kekalahan malam kemarin, saat ini posisi tim Persiraja Banda Aceh makin terbenam di dasar klasemen. Dari 8 pertandingan yang sudah dijalani, mereka hanya mampu mengoleksi 4 poin. Catatan yang sama juga dibukukan tim Barito Putera. Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh Hendrie Susilo menyebut beberapa penyebab timnya mengalami hasil minor malam kemarin.

Salah satunya karena kurangnya konsentrasi para pemain. ”Kami membuat kesalahan personal dan basic,” jelasnya. Contohnya ketika Carlos Fortes sukses membuat gol kedua. Dia menyebut bila pemainnya lengah dalam menjaga pemain asal Portugal tersebut. Meski begitu pelatih berusia 55 tahun itu tidak ingin mencari kambing hitam. ”Semua pemain sudah bekerja keras dan berusaha menunjukkan yang terbaik,” Hendrie. Ke depan, dia menyebut bila timnya akan melakukan evaluasi besar-besaran. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/