alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Tyson Ingin Tuntaskan Duel dengan Holyfield Akhir Mei

RADAR MALANG – Para fans tinju dunia masih bisa berharap duel dua legenda Evander Holyfield dan Mike Tyson bakal menjadi kenyataan. Itu setelah Tyson menunjukkan keinginnnya agar pertarungan bisa dilaksanakan Mei mendatang.

Petinju berjuluk Leher Beton itu memastikan pihaknya dan pihak Holyfield masih terus melakukan negosiasi. Ada kesepakatan awal yang menyebut bahwa duel mereka diadakan 29 Mei tahun ini. ”Memang masih ada beberapa perbedaan pendapat dan selisih paham terkait dengan masalah-masalah fundamental. Tapi, yang ingin saya katakan ke semua orang adalah rencana pertarungan ini masih lanjut. Holyfield dan saya akan sukses melakukan ini pada 29 Mei,” ungkap Tyson seperti dilansir Jawaspos (25/3).

Komentar Tyson itu muncul untuk menepis pernyataan kubu Holyfield sebelumnya (22/3) saat mereka menumpahkan kekecewaannya di hadapan media. Mereka menyebut negosiasi yang mereka lakukan dengan pihak Tyson hancur akibat ulah Tyson sendiri.

Sebab, tawaran kontrak senilai USD 25 juta (Rp 361 miliar) yang mereka ajukan ditolak mentah-mentah oleh Tyson. ”Kami seperti buang-buang waktu saja selama ini,” ujar Kris Lawrence, manajer Holyfield, kepada New York Fights. (*)

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Para fans tinju dunia masih bisa berharap duel dua legenda Evander Holyfield dan Mike Tyson bakal menjadi kenyataan. Itu setelah Tyson menunjukkan keinginnnya agar pertarungan bisa dilaksanakan Mei mendatang.

Petinju berjuluk Leher Beton itu memastikan pihaknya dan pihak Holyfield masih terus melakukan negosiasi. Ada kesepakatan awal yang menyebut bahwa duel mereka diadakan 29 Mei tahun ini. ”Memang masih ada beberapa perbedaan pendapat dan selisih paham terkait dengan masalah-masalah fundamental. Tapi, yang ingin saya katakan ke semua orang adalah rencana pertarungan ini masih lanjut. Holyfield dan saya akan sukses melakukan ini pada 29 Mei,” ungkap Tyson seperti dilansir Jawaspos (25/3).

Komentar Tyson itu muncul untuk menepis pernyataan kubu Holyfield sebelumnya (22/3) saat mereka menumpahkan kekecewaannya di hadapan media. Mereka menyebut negosiasi yang mereka lakukan dengan pihak Tyson hancur akibat ulah Tyson sendiri.

Sebab, tawaran kontrak senilai USD 25 juta (Rp 361 miliar) yang mereka ajukan ditolak mentah-mentah oleh Tyson. ”Kami seperti buang-buang waktu saja selama ini,” ujar Kris Lawrence, manajer Holyfield, kepada New York Fights. (*)

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/