alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Ronaldinho, Jadi Idola dan Rujukan Pemain Muda di Negeri Samba

MALANG-Adilson Maringa dan Felipe Americo punya cerita khusus tentang sosok Ronaldinho. Keduanya yang sama-sama dari Brazil menyebut bila Ronaldinho adalah idola dan rujukan bagi banyak pemain muda di Negeri Samba. Eduardo Almeida juga berbagi kesan terhadap pemain terbaik dunia tahun 2005 itu.

Pesan yang masuk lewat grup WhatsApp (WA) pemain dan pelatih Arema FC, Rabu lalu (22/6), membuat Adilson Maringa berbahagia. Dalam pesan tersebut, diumumkan bila Arema FC akan ambil bagian dalam ajang Trofeo Cup, besok (24/6) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Dalam turnamen mini itu, sosok Ronaldinho dipastikan bakal ambil bagian

Pemain terbaik dunia tahun 2005 tersebut bakal bergabung dengan tim Rans Nusantara. Pesan tersebut juga sedikit mengobati sedihnya Maringa, yang sedang berduka setelah ditinggalkan sang kekasih. Menurut kiper berusia 31 tahun itu, Ronaldinho merupakan salah satu idolanya. ”Bermain melawan dia (Ronaldinho, red) akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan dalam hidup saya,” jelas kiper asal Brazil itu kepada wartawan koran ini. Karena itu, dia akan menikmati laga besok malam.

Menurut Maringa, kebanyakan orang Brazil mengenal sosok Ronaldinho dalam dua hal. Pertama sebagai seorang yang sukses di jagat sepak bola. Kedua sebagai orang yang bisa melakukan segalanya di lapangan dengan talentanya. ”Dia luar biasa. Pesepakbola yang ajaib,” jelas kiper bertinggi 194 sentimeter tersebut. ”Bagi orang Brazil, dia adalah salah satu legenda,” terangnya. Berangkat dari hal tersebut, kiper bernomor punggung 90 itu yakin bila laga melawan Ronaldinho bakal memberikan banyak hal positif untuk pemain Arema FC. ”Kami harus melihat Ronaldinho dan berusaha untuk memiliki mentalitas pemenang seperti dia,” tuturnya.

Senada dengannya, Asisten Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo juga punya cerita tentang sosok jebolan akademi sepak bola Gremio itu. Menurut pria yang juga berasal dari Brazil itu, Ronaldino mempunyai sesuatu yang spesial layaknya para pesepakbola hebat lainnya. ”Apabila Pele adalah raja sepak bola, lalu Sócrates pejuang dari lapangan hijau, Ronaldinho adalah referensi (pemain muda, red) Brazil,” ujar dia menggambarkan sosok berusia 42 tahun tersebut kepada wartawan koran ini. Menurutnya, mayoritas pesepakbola muda di Negeri Samba ingin mempunyai kemampuan seperti Ronaldinho. Yang bisa menyuguhkan permainan indah, skill, dan bebas di lapangan hijau.

Hal itu diakui eks Pelatih Kiper Barito Putera tersebut layaknya orang tengah melakukan tarian Samba di lapangan. Selain menjadi kiblat karena kemampuannya di atas lapangan hijau, Felipe juga menyebut bila kebanyakan anak-anak di Brazil ingin punya prestasi seperti Ronaldinho. ”Semua Brazilian (orang Brazil) mengidolakan dia dan ingin mengikuti jejak prestasinya,” jelasnya. Dalam perjalanannya, Ronaldinho memang menjelma sebagai salah satu pemain Brazil yang sukses. Hampir semua ajang bergengsi pernah dimenangkannya. Mulai dari juara Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Champions, hingga Copa Libertadores.

Bersama Timnas Brazil, dia juga sudah menjadi juara Piala Dunia, juara Copa America, sampai juara Piala Dunia U-17. Hebatnya lagi, Ronaldinho juga sukses mendapatkan beberapa gelar individu bergengsi. Salah satunya didapuk menjadi pemain terbaik dunia di tahun 2005. Sementara itu, menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida, di Portugal banyak orang yang mengenal Ronaldinho karena permainannya di lapangan. ”Dia salah satu yang terbaik di dunia,” jelas juru taktik berusia 44 tahun itu.

Eduardo bahkan menyetarakan kepopuleran Ronaldinho seperti Cristiano Ronaldo (CR7) di Portugal. ”Ini bukan membandingkan. Tapi, keduanya sama-sama orang hebat di olahraga ini,” kata eks pelatih Semen Padang itu. Berangkat dari hal tersebut, Eduardo Almeida berharap semua pemainnya bisa menikmati laga bersama bintang dunia tersebut. Sebab, itu merupakan kesempatan yang belum tentu hadir setahun sekali. ”Ini pengalaman yang bagus untuk pemain,” kata dia. (gp/by)

MALANG-Adilson Maringa dan Felipe Americo punya cerita khusus tentang sosok Ronaldinho. Keduanya yang sama-sama dari Brazil menyebut bila Ronaldinho adalah idola dan rujukan bagi banyak pemain muda di Negeri Samba. Eduardo Almeida juga berbagi kesan terhadap pemain terbaik dunia tahun 2005 itu.

Pesan yang masuk lewat grup WhatsApp (WA) pemain dan pelatih Arema FC, Rabu lalu (22/6), membuat Adilson Maringa berbahagia. Dalam pesan tersebut, diumumkan bila Arema FC akan ambil bagian dalam ajang Trofeo Cup, besok (24/6) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Dalam turnamen mini itu, sosok Ronaldinho dipastikan bakal ambil bagian

Pemain terbaik dunia tahun 2005 tersebut bakal bergabung dengan tim Rans Nusantara. Pesan tersebut juga sedikit mengobati sedihnya Maringa, yang sedang berduka setelah ditinggalkan sang kekasih. Menurut kiper berusia 31 tahun itu, Ronaldinho merupakan salah satu idolanya. ”Bermain melawan dia (Ronaldinho, red) akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan dalam hidup saya,” jelas kiper asal Brazil itu kepada wartawan koran ini. Karena itu, dia akan menikmati laga besok malam.

Menurut Maringa, kebanyakan orang Brazil mengenal sosok Ronaldinho dalam dua hal. Pertama sebagai seorang yang sukses di jagat sepak bola. Kedua sebagai orang yang bisa melakukan segalanya di lapangan dengan talentanya. ”Dia luar biasa. Pesepakbola yang ajaib,” jelas kiper bertinggi 194 sentimeter tersebut. ”Bagi orang Brazil, dia adalah salah satu legenda,” terangnya. Berangkat dari hal tersebut, kiper bernomor punggung 90 itu yakin bila laga melawan Ronaldinho bakal memberikan banyak hal positif untuk pemain Arema FC. ”Kami harus melihat Ronaldinho dan berusaha untuk memiliki mentalitas pemenang seperti dia,” tuturnya.

Senada dengannya, Asisten Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo juga punya cerita tentang sosok jebolan akademi sepak bola Gremio itu. Menurut pria yang juga berasal dari Brazil itu, Ronaldino mempunyai sesuatu yang spesial layaknya para pesepakbola hebat lainnya. ”Apabila Pele adalah raja sepak bola, lalu Sócrates pejuang dari lapangan hijau, Ronaldinho adalah referensi (pemain muda, red) Brazil,” ujar dia menggambarkan sosok berusia 42 tahun tersebut kepada wartawan koran ini. Menurutnya, mayoritas pesepakbola muda di Negeri Samba ingin mempunyai kemampuan seperti Ronaldinho. Yang bisa menyuguhkan permainan indah, skill, dan bebas di lapangan hijau.

Hal itu diakui eks Pelatih Kiper Barito Putera tersebut layaknya orang tengah melakukan tarian Samba di lapangan. Selain menjadi kiblat karena kemampuannya di atas lapangan hijau, Felipe juga menyebut bila kebanyakan anak-anak di Brazil ingin punya prestasi seperti Ronaldinho. ”Semua Brazilian (orang Brazil) mengidolakan dia dan ingin mengikuti jejak prestasinya,” jelasnya. Dalam perjalanannya, Ronaldinho memang menjelma sebagai salah satu pemain Brazil yang sukses. Hampir semua ajang bergengsi pernah dimenangkannya. Mulai dari juara Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Champions, hingga Copa Libertadores.

Bersama Timnas Brazil, dia juga sudah menjadi juara Piala Dunia, juara Copa America, sampai juara Piala Dunia U-17. Hebatnya lagi, Ronaldinho juga sukses mendapatkan beberapa gelar individu bergengsi. Salah satunya didapuk menjadi pemain terbaik dunia di tahun 2005. Sementara itu, menurut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida, di Portugal banyak orang yang mengenal Ronaldinho karena permainannya di lapangan. ”Dia salah satu yang terbaik di dunia,” jelas juru taktik berusia 44 tahun itu.

Eduardo bahkan menyetarakan kepopuleran Ronaldinho seperti Cristiano Ronaldo (CR7) di Portugal. ”Ini bukan membandingkan. Tapi, keduanya sama-sama orang hebat di olahraga ini,” kata eks pelatih Semen Padang itu. Berangkat dari hal tersebut, Eduardo Almeida berharap semua pemainnya bisa menikmati laga bersama bintang dunia tersebut. Sebab, itu merupakan kesempatan yang belum tentu hadir setahun sekali. ”Ini pengalaman yang bagus untuk pemain,” kata dia. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/