alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Achmad Figo: Arema Vs Persiraja, Saat Mimpi Terwujud

JOGJAKARTA – Laga melawan Persiraja Banda Aceh sabtu lalu (23/10) memberikan kesan khusus bagi salah satu pemain Arema FC. Ialah Achmad Figo Ramdani, yang telah mencatatkan debutnya di tim senior. Sebelumnya, Figo harus menunggu 7 pertandingan di BRI Liga 1 sebelum dipercaya Eduardo Almeida untuk turun gelanggang. Menurut sang pemain, kesempatan itu merupakan sebuah hal yang cukup mengejutkan.

Sebab, ketika sesi latihan tim, dia tidak mendapat pemberitahuan khusus soal rencana debutnya. ”Kemarin (sabtu lalu) adalah hari yang saya impikan sejak dahulu,” tuturnya. Saat awal masuk ke lapangan, Figo mengaku tidak ada rasa nervous. ”Sebab, sebelumnya sudah banyak mendapatkan masukan dari pemain-pemain senior,” kata dia.

Dari sana lah dia mengetahui harus bagaimana saat bermain. Saat di lapangan, dia juga berusaha untuk menjaga komunikasi dengan pemain lainnya. ”Semoga ke depan bisa terus berkembang dan jauh lebih baik dari saat ini,” harap dia. Baginya, dengan mempunyai progres positif, kesempatannya untuk dipercaya bermain bakal terbuka lagi.

Sementara itu, sejumlah pemain senior di tim Singo Edan turut memberikan apresiasi khusus kepada Figo. Seperti disampaikan Diego Michels. ”Saya ikut bangga dengan penampilan pertama dia (Figo) di kompetisi,” jelasnya. Lebih lanjut, pemberian kesempatan untuk para pemain muda dinilai dia menjadi langkah yang tepat. Sebab, ke depan bisa membuat semakin banyak opsi pesepakbola berpotensi di tanah air. ”Ini bagus untuk karena pemain seperti Figo merupakan pemain yang berasal dari akademi,” tambah eks pemain Borneo FC itu. (gp/by/rmc)

JOGJAKARTA – Laga melawan Persiraja Banda Aceh sabtu lalu (23/10) memberikan kesan khusus bagi salah satu pemain Arema FC. Ialah Achmad Figo Ramdani, yang telah mencatatkan debutnya di tim senior. Sebelumnya, Figo harus menunggu 7 pertandingan di BRI Liga 1 sebelum dipercaya Eduardo Almeida untuk turun gelanggang. Menurut sang pemain, kesempatan itu merupakan sebuah hal yang cukup mengejutkan.

Sebab, ketika sesi latihan tim, dia tidak mendapat pemberitahuan khusus soal rencana debutnya. ”Kemarin (sabtu lalu) adalah hari yang saya impikan sejak dahulu,” tuturnya. Saat awal masuk ke lapangan, Figo mengaku tidak ada rasa nervous. ”Sebab, sebelumnya sudah banyak mendapatkan masukan dari pemain-pemain senior,” kata dia.

Dari sana lah dia mengetahui harus bagaimana saat bermain. Saat di lapangan, dia juga berusaha untuk menjaga komunikasi dengan pemain lainnya. ”Semoga ke depan bisa terus berkembang dan jauh lebih baik dari saat ini,” harap dia. Baginya, dengan mempunyai progres positif, kesempatannya untuk dipercaya bermain bakal terbuka lagi.

Sementara itu, sejumlah pemain senior di tim Singo Edan turut memberikan apresiasi khusus kepada Figo. Seperti disampaikan Diego Michels. ”Saya ikut bangga dengan penampilan pertama dia (Figo) di kompetisi,” jelasnya. Lebih lanjut, pemberian kesempatan untuk para pemain muda dinilai dia menjadi langkah yang tepat. Sebab, ke depan bisa membuat semakin banyak opsi pesepakbola berpotensi di tanah air. ”Ini bagus untuk karena pemain seperti Figo merupakan pemain yang berasal dari akademi,” tambah eks pemain Borneo FC itu. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru